Contoh :
Badudu, J.S. 1985.
Cakrawala Bahasa Indonesia.
Jakarta : Gramedia.Depdikbud 1988
. Pedoman Umum Pembentukan Istilah
, Jakarta: Balai Pustaka.1.Buku sebagai sumber acuanUrutan penyebutan tentang buku adalah :a.nama pengarang b.Tahun terbitc.Judul Bukud.Tempat terbite.Nama PenerbitBuku dengan dua atau tiga pengarang, nama pengaranag kedua dan ketiga tidak dibalikan, urutan nama pengarang harus sesuai dengan apa yang tercentum pada halaman judul buku, tidak boleh diadakan perubahan urutannya. Buku dengan banyak pengarang,hanya nama pengarang pertama dicantumkan dengan susunan terbalik. Untuk mengagantikan nama-nama pengarang lainnya cukup dipergunakan singakatan dll. Dandkk (dan kawan-kawan)
Contoh 3 Pengarang
Atosokhi, Antonius, Antonina Panca Yuni Wulandari dan Yohanes Babasari. 2003.
Character Building II Relasi Dengan Sesama.
Jakarta : Elex Media Komputindo.
Perhatikan contoh penulisan daftar pustaka di bawah ini!
Judul buku: Riset Pemasaran Pendekatan Terapan Edisi Keempat Jilid 1Penulis : Naresh K. MalhotraPenerbit : PT Indeks Kelompok Gramedia, Jakarta Tahun terbit: 2005Dalam bibliografi atau daftar pustaka, buku tersebut dapat ditulis dengan alternatif sebagai berikut.
1.
Malhotra, Naresh K. 2005.
Riset Pemasaran Pendekatan Terapan Edisi Keempat Jilid 1.
Jakarta: Indeks Kelompok Gramedia.
2.
Malhotra, Naresh K. 2005. Riset Pemasaran Pendekatan Terapan Edisi Keempat Jilid 1. Jakarta: Indeks Kelompok Gramedia