Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gedung DPR _ Panggung Sandiwara Anggota Parlemen

Gedung DPR _ Panggung Sandiwara Anggota Parlemen

Ratings: (0)|Views: 2|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 07, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2014

pdf

text

original

 
8/5/2014Gedung DPR : Panggung Sandiwara Anggota Parlemen | Al-Khilafah.orghttp://www.al-khilafah.org/2014/05/gedung-dpr-panggung-sandiwara-anggota-parlemen.html1/2
Gedung DPR : Panggung Sandiwara Anggota Parlemen
Posted by Admin on 5/07/2014 08:00:00 PM in Analisis, artikel, Headline | 0 komentar 
GEDUNG DPR: PANGGUNG SANDIWARA ANGGOTA PARLEMENOleh: Rudini (Lajnah Siyasiyah HTI Surabaya)
Hasil final pileg 2014 memang belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara itu, hasil Quick Countmemperlihatkan siapa yang bakal duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014 -2019. Bahkan sejumlah calegmemastikan diri terpilih. Memang di berbagai provinsi sudah melakukan rekapitulasi suara sehingga masing-masingpartai sudah bisa memastikan siapa-siapa saja jagoannya mendapatkan jatah kursi di Senayan.Seperti pemilu sebelumnya, para caleg hanya berasal dari kalangan politisi. Ada juga dari pengusaha, dari pengamatpolitik sampai pengamat olahraga, peneliti, bahkan para artis. Ada yang berperan sebagai pemain sinetron, drama, hinggakomedian. Partai politik justru diuntungkan karena tidak butuh waktu yang lama dan dana yang besar untukmempromosikan caleg-caleg mereka. Karena dari sisi popularitas telah mereka miliki, bukankah popularitas merupakanmodal utama dalam demokrasi? Partai Amanat Nasional (PAN) misalnya, memastikan jagoannya dari artis papan atas, Eko Patrio, Primus Yustiso, DesiRatnasari, Anang Hermansyah dan Lucky Hakim melenggang ke Senayan. Hal ini disampaikan oleh Ketua BadanPemenangan Pemilu PAN Viva Yoga Mauladi, usai diskusi Forum Kamisan Formappi 'Membahas Isu Politik Aktual secaraKritis, Tajam dan Konstruktif' di kantornya, Jl Matraman Raya, Jakpus, Kamis (24/4/2014).
"PAN itu Partai Artis Nasional,Partai Atlet Nasional dan Partai Anak Negeri. Kita tidak boleh beri sekat karena mereka itu artis. Justru kita beri nilai  profesionalnya. Apa artis itu nggak berkualitas? Apa artis nggak boleh berpolitik? Kita sudah ada proses seleksi danmereka sudah lolos seleksi,”. jelasnya. Kemudian ditambahnya lagi."Desi lolos karena punya latar pendidikan politik danhukum. Kalau Anang karena lebih disenangi masyarakat dan lagunya banyak dikenal".
 Memang PAN menjadi parpoldengan artis terbanyak di pemilu 2014. Ada 18 caleg artis dari PAN yang mengadu nasib ke Senayan.Syamsudin Haris, peneliti politik senior dari Lembaga Ilmu dan Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan bahwa''Munculnya caleg-caleg artis adalah juga kegagalan pendidikan di Indonesia tentang politik”. Ditambahnya lagi "Artis-artisini, saya melihat, tak punya lejitimasi pendidikan ataupun moralitas yang jelas. Apalagi kalau untuk duduk di rodapemerintahan. Saya apatis dan kecewa," ujar dia.(
Republika
,10/02/2014).Dalam sejarah perpolitikan dunia, artis alih profesi menjadi politisi bukan hal yang langka. Presiden ke-13 Filipina JosephEstrada, mantan Gubernur California Arnold Schwarzenegger, mantan Walikota Carmel Clint Eastwood, dan PresidenPartai Peronis Perempuan Argentina Evita Peron adalah beberapa selebriti yang pernah mencicipi karier di dunia politik.(
vivanews
, 14 Maret 2014)Tetapi yang menjadi pertanyaan besar adalah mampukah mereka menjalankan amanah rakyat yang telah memilih danmemberikan kepercayaan, harapan, dan cita-cita kepada mereka? Jangan-jangan mereka juga tidak memahamipermasalahan rakyat yang mereka wakili, karena selama ini kehidupan meraka sangat jauh kalau dibandingkan denganrakyat yang memilih. Kehidupan jet set dan glamour. Serta tidak berlepas dari berbagai persoalan yang melilit.
Politisi Sejati

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->