Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
77Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
materi keperawatan tentang Pengontrolan Infeksi

materi keperawatan tentang Pengontrolan Infeksi

Ratings: (0)|Views: 4,669 |Likes:
Published by norman mahendra
infeksi, nosokomial, keperawatan, materi, pengendalian infeksi
infeksi, nosokomial, keperawatan, materi, pengendalian infeksi

More info:

Published by: norman mahendra on Nov 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

 
KDM I-----INFECTION CONTROL
PENGONTROLAN INFEKSI
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS:
Mahasiswa akan dapat:a.Menjelaskan pengertian infeksib.Mengetahui penyebab infeksic.Mengetahui sifat infeksid.Memahami rantai infeksie.Mengetahui proses infeksif.Menjelaskan infeksi nosokomialg.Mengetahui konsep asepsish.Memahami proses pengendalian infeksii.Asuhan keperawatan dengan infeksi
PENDAHULUAN
Kesehatan yang baik tergantung sebagian pada lingkungan yang aman. Praktisiatau teknisi yang memantau atau mencegah penularan infeksi membantu melindungiklien dan pekerja kesehatan dari penyakit. Setiap tahun diperkirakan 2 juta pasienmengalami infeksi saat dirawat di Rumah Sakit. Hal ini terjadi karena pasien yang dirawatdi Rumah Sakit mempunyai daya tahan tubuh yang melemah sehingga resistensiterhadap mikroorganisme penyebab penyakit menjadi turun, adanya peningkatanpaparan terhadap berbagai mikroorganisme dan dilakukannya prosedur invasiveterhadap pasien di Rumah Sakit. Mikroorganisme bisa eksis di setiap tempat, dalam air,tanah, permukaan tubuh seperti kulit, saluran pencernaan dan area terbuka lainnya.Infeksi yang di derita pasien karena dirawat di Rumah Sakit, dimana sebelumnya pasientidak mengalami infeksi tersebut dinamakan infeksi nosokomial. Menurut Patricia CParen, pasien dikatakan mengalami infeksi nosokomial jika pada saat masuk belummengalami infeksi kemudian setelah dirawat selama 48-72 jam klien menjadi terinfeksi.Infeksi nosokomial bisa bersumber dari petugas kesehatan, pasien yang lain, alatdan bahan yang digunakan untuk pengobatan maupun dari lingkungan Rumah Sakit.Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial antara lain: faktorinternal (seperti usia, penggunaan obat, penyakit penyerta, malnutrisi, kolonisasi floranormal tubuh, personal hygiene yang rendah, perilaku personal dll) serta faktor eksternal(seperti banyaknya petugas kesehatan yang kontak langsung dengan pasien, banyaknyaprosedur invasif, lama tinggal di RS, lingkungan yang terkontaminasi dll). Dengan caramempraktikkan teknik pencegahan dan pengendalian infeksi, perawat dapatmenghindarkan penyebaran mikroorganisme terhadap klien.
By: Retno Purwandari, S.Kep., NS
1
 
KDM I-----INFECTION CONTROL
Infeksi adalah proses invasif oleh mikroorganisme dan berpoliferasi di dalamtubuh yang menyebabkan sakit
(Potter & Perry, 2005).
Infeksi adalah invasi tubuh olehmikroorganisme dan berproliferasi dalam jaringan tubuh. (Kozier, et al, 1995). DalamKamus Keperawatan disebutkan bahwa infeksi adalah invasi dan multiplikasimikroorganisme dalam jaringan tubuh, khususnya yang menimbulkan cedera selulersetempat akibat metabolisme kompetitif, toksin, replikasi intraseluler atau reaksi antigen-antibodi. Munculnya infeksi dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitandalam rantai infeksi. Adanya patogen tidak berarti bahwa infeksi akan terjadi.Mikroorganisme yang bisa menimbulkan penyakit disebut pathogen (agen infeksi),sedangkan mikroorganisme yang tidak menimbulkan penyakit/kerusakan disebutasimtomatik. Penyakit timbul jika pathogen berkembang biak dan menyebabkanperubahan pada jaringan normal. Jika penyakit bisa ditularkan dari satu orang ke oranglain, penyakit ini merupakan penyakit menular (
contagius)
. Mikroorganisme mempunyaikeragaman dalam virulensi/keganasan dan juga beragam dalam menyebabkan beratnyasuatu penyakit yang disebabkan.
TIPE MIKROORGANISME PENYEBAB INFEKSI
Penyebab infeksi dibagi menjadi 4 kategori, yaitu:
BakteriBakteri merupakan penyebab terbanyak dari infeksi. Ratusan spesies bakteridapat menyebabkan penyakit pada tubuh manusia dan dapat hidup didalamnya,bakteri bisa masuk melalui udara, air, tanah, makanan, cairan dan jaringan tubuhdan benda mati lainnya.
VirusVirus terutama berisi asam nukleat (
nucleic acid 
), karenanya harus masuk dalamsel hidup untuk diproduksi.
FungiFungi terdiri dari ragi dan jamur
ParasitParasit hidup dalam organisme hidup lain, termasuk kelompok parasit adalahprotozoa, cacing dan arthropoda.
TIPE INFEKSI
KolonisasiMerupakan suatu proses dimana benih mikroorganisme menjadi flora yangmenetap/flora residen. Mikroorganisme bisa tumbuh dan berkembang biak tetapitidak dapat menimbulkan penyakit. Infeksi terjadi ketika mikroorganisme yangmenetap tadi sukses menginvasi/menyerang bagian tubuh host/manusia yangsistem pertahanannya tidak efektif dan patogen menyebabkan kerusakan jaringan.
Infeksi lokal : spesifik dan terbatas pada bagain tubuh dimana mikroorganismetinggal.
By: Retno Purwandari, S.Kep., NS
2
 
KDM I-----INFECTION CONTROL
Infeksi sistemik: terjadi bila mikroorganisme menyebar ke bagian tubuh yanglain dan menimbulkan kerusakan.
Bakterimia: terjadi ketika dalam darah ditemukan adanya bakteri
Septikemia: multiplikasi bakteri dalam darah sebagai hasil dari infeksisistemik
Infeksi akut: infeksi yang muncul dalam waktu singkat
Infeksi kronik : infeksi yang terjadi secara lambat dalam periode yang lama(dalam hitungan bulan sampai tahun)
RANTAI INFEKSI
Proses terjadinya infeksi seperti rantai yang saling terkait antar berbagai faktor yangmempengaruhi, yaitu agen infeksi, reservoir, portal of exit, cara penularan, portal of entry dan host/ pejamu yang rentan. 
AGEN INFEKSI
Microorganisme yang termasuk dalam agen infeksi antara lain bakteri, virus, jamurdan protozoa. Mikroorganisme di kulit bisa merupakan flora transient maupunresident. Organisme transient normalnya ada dan jumlahnya stabil, organisme ini bisahidup dan berbiak di kulit. Organisme transien melekat pada kulit saat seseorangkontak dengan obyek atau orang lain dalam aktivitas normal. Organisme ini siapditularkan, kecuali dihilangkan dengan cuci tangan. Organisme residen tidak denganmudah bisa dihilangkan melalui cuci tangan dengan sabun dan deterjen biasa kecualibila gosokan dilakukan dengan seksama. Mikroorganisme dapat menyebabkan infeksitergantung pada: jumlah microorganisme, virulensi (kemampuan menyebabkanpenyakit), kemampuan untuk masuk dan bertahan hidup dalam host serta kerentanandari host/penjamu.
By: Retno Purwandari, S.Kep., NS
3AgenInfeksiHost/ PejamuPortal de EntryCara PenularanPortal de ExitReservoir 

Activity (77)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rizmala Prasanthi added this note
sangat membantu
Putra Anugrah liked this
Muhammad Iqbal liked this
Bayu Lussanda added this note
terima kasih y gan.... artikel ny sangat membantu
Sheila Silvia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->