Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan

Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 1|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 11, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
11/5/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan?http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/05/10/kecurangan-un-ada-apa-dunia-pendidikan/1/5
Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan?
May 10th, 2014 by MHTI
“Soal Ujian Nasional bocor? Masak iya sih?” Iya, cuman karena beritanya kalah heboh samaPemilu, maka wajar kalo beritanya nggak sampe di telinga sobat semua. Menurut salah satukutipan berita antaranews.com, pihak Ombdusman Jabar memastikan soal Ujian Nasional (UN)2013/2014 tingkat SMA bocor dan beredar di Kota Bandung. Mendikbud Mohammad Nuhmengakui dirinya bukan hanya menemukan jawaban ujian nasional (UN) yang bocor, namundirinya pun sudah menemukan naskah soal UN yang bocor di Bandung pada H-3 UN untukSMA/SMK/MA pada 16 April lalu.
Lagu Lama Diputar Ulang
Bocor atau curangnya UN kayaknya emang bukan sekali ini aja terjadi. Hampir setiap tahunnyaterjadi, jadi kasus ini lebih mirip kayak lagu lama yang diputar ulang. Dan memang itu sepertiudah jadi semacam tradisi. Seperti pengakuan R, siswa kelas 12 SMAN 12 Surabaya, yangsempat menghebohkan dunia pendidikan, karena ketahuan menjadi koordinator menyebarkankunci jawaban. R mengaku, mendapat informasi tersebut dari kakak kelasnya, yang kini telahmenjadi alumni. ”Saya mendapat informasi itu dari kakak kelas saya, dulu dia juga pakai,” kataR. (tribunnews.com 21/04/2014).Sobat, sekedar catatan tambahan tentang kebocoran soal UN untuk dua tahun terakhir. Pada
 
11/5/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan?http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/05/10/kecurangan-un-ada-apa-dunia-pendidikan/2/5
UN 2013 lalu Kemendikbud hanya menerima satu laporan kebocoran naskah ujian. Tetapipada tahun ini laporan tentang kebocoran soal ujian itu naik menjadi tujuh kasus. Laporan inibaru terkumpul mulai H-2 UN hingga pelaksanaan UN hari kedua. Pada pelaksanaan UN 2013lalu tercatat hanya ada dua laporan isu kebocoran kunci jawaban ujian. Tetapi pada periodeyang sama di UN 2014 ini, pengaduan kebocoran kunci jawaban naik menjadi tujuh kasus.(http://www.timorexpress.com)Trus selain kebocoran soal UN, yang juga cukup bikin heboh bin menggelikan, ternyata soal UNdiselipin berita politis tentang salah satu Capres. Ada soal UN bahasa Indonesia yangmenceritakan kisah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, soal itu ada di paket P3. Dimanapaket P3 ini tersebar di 18 provinsi yang rata-rata di Indonesia bagian timur.Nah, bagaimana dengan UN SMP? Setali tiga uang, bro. Soal ujian nasional (UN) jenjangsekolah menengah pertama (SMP) diragukan validitas dan kerahasiaannya. Pasalnya, adaamplop soal yang tidak tersegel dan naskah soal yang tertukar. (sindonews.com).“Dugaan bahwa terjadi kebocoran soal dan jawaban mengemuka. Sebab saya dapat informasidi Bali, Tarakan, dan Kalimantan Utara masih ada soal yang menyangkut Jokowi.Pertanyaannya darimana hal itu bisa diketahui? Jika soal tidak bocor,” kata pengamatpendidikan, Darmaningtyas, kepada Harian Terbit, Senin (5/5).Nah, yang mencengangkan, Sejumlah guru di Ponorogo menginap di kantor polisi demimenjaga soal naskah Ujian Nasional (UN) SMP. Para guru tidak ingin naskah UN bocor sebelum pelaksanaan UN SMP Senin (5/5/2014) ini. (sindonews.com). Pertanyaannya,semengerikan itukah UN dan serendah itukah kelakuan orang-orang di negeri ini sampai pakguru harus menginap di kantor polisi untuk jaga soal? Ckckck.
Kecurangan Sistemik
Kalo bicara soal kebocoran atau kecurangan UN, kayaknya emang sudah jadi rahasia umumbahwa semua piha, terlibat dalam proses itu. Mulai dari si murid sendiri yang memang sepertibutuh contekan, trus guru dan kepala sekolahnya juga nggak pengin anak didiknya nggak lulus.Dan tentunya para orang tua, malu, takut juga kalo sampe anaknya jadi bagian dari yang tidaklulus. Nah, jadi semua ikut berperan yang berawal dari keresahan massal, akhirnya muncullahkecurangan sistemik.Kecurangan sistemik itu bukan isapan jempol. Seperti survei yang dilakukan Pusat PsikologiTerapan Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menemukan kalokecurangan UN terjadi secara massal lewat aksi mencontek, serta melibatkan peran timsukses yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pengawas.Temuan survei membuktikan 75% responden mengaku pernah menyaksikan kecurangandalam UN. Jenis kecurangan terbanyak yang diakui adalah mencontek massal lewat pesan
 
11/5/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Kecurangan UN; Ada Apa Dunia Pendidikan?http://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/05/10/kecurangan-un-ada-apa-dunia-pendidikan/3/5
singkat (sms), grup
chat 
, kertas contekan, atau kode bahasa tubuh. Ada pula modus jual belibocoran soal dan peran dari tim sukses (guru, sekolah, pengawas) atau pihak lain (bimbinganbelajar dan joki). Sobat, temuan survei itu memberi bukti kuat, memang ada kongkalikong dalam pelaksanaanUN. Retno Listyarti dari juru bicara Koalisi Reformasi Pendidikan (KRP) berpendapat,“Kecurangan diduga juga melibatkan berbagai pihak dari alumni, bimbingan belajar bahkanguru. Retno mengatakan, ada yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia. Sistemtersebutlah yang mendorong siswa melakukan kecurangan-kecurangan saat UN.”(news.detik.com, 15/04/2014).
Catatan Kritis Buat UN
Secara psikologis, diakui atau nggak, hampir semua pihak yang terlibat dalam pelaksaan UN,dihantui rasa ketakutan tidak lulus UN. Padahal di beberapa sekolah, sudah melakukan ritualsebelum UN, ada yang istiqhasah atau doa bersama di sekolah. Ada pula sebagian kecil yangmelakukan ritual adat, seperti pergi ke orang pintar atau dukun.Tapi emang pada faktanya sistem kelulusan yang ditentuin melalui UN bikin stress berat.Makanya semua pihak, satu sisi nggak mau kalo nggak lulus, trus di sisi yang lain adaketakutan yang tersistem karena UN. Imbasnya ya dunia pendidikan kita menjadi pendidikantak berkarakter. Memang sih lulus 100 persen, tapi output yang kita bisa liat, orang-orangterdidik tetapi tak berkarakter.Kalo melihat proses pendidikan sehari-hari di sekolah, guru seperti dituntut untukmenyelesaikan semua target pembelajaran berdasarkan kurikulum, sehingga materi-materipelajaran yang disampaikan kepada siswa cenderung ‘transfer ilmu’. Ya memang karenatuntutan untuk mengejar UN, maka guru hanya mempersiapkan muridnya menghadapi danmengerjakan soal-soal UN. Gurunya mencekoki pelajaran dengan sistem drill, sementarasiswanya belajarnya dengan sistem SKS, sistem kebut semalam. Klop sudah.Model pembelajaran kayak gitu hampir nggak ada bedanya dengan ngajarin robot. Jadi, sistematau program sudah disiapkan, kalo ada masalah ini maka keluar kunci ini, kalo ada persoalanitu, ada solusi ini. Nah, lebih sayangnya lagi, soal-soal UN bentuknya pilihan ganda, yangmembuntu kreatifitas siswa dalam mengurai dan menyelesaikan masalah. Nggak mengajaripara siswa pada penguasaan konsep yang esensial, mengembangkan kemampuan berpikir dalam memecahkan masalah, yang menjadi indikator kecerdasan.Satu hal lagi yang juga perlu jadi catatan kritis UN adalah hanya dipilihnya beberapa matapelajaran yang di ujikan di UN. Padahal kalo pendidikan ditujukan untuk memperbaiki kualitasmoral, etika, dan karakter para siswa, maka dengan dipilihnya beberapa mata pelajaran sajayang di-UN-kan, maka akan memfokuskan siswa, guru dan juga orang tua pada pelajaran itusaja.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->