Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
60Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
skripsi D4 Epidemiologi JKL YOGYA, dalam jurnal sanitasi

skripsi D4 Epidemiologi JKL YOGYA, dalam jurnal sanitasi

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 3,913 |Likes:
Published by HASTOMO

More info:

Published by: HASTOMO on Nov 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2013

pdf

text

original

 
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DANPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) IBUDENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITADI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEYEGAN, SLEMAN
Hastomo*, Sri Muryani**, Haryono***
* Alumni D4 JKL Poltekkes Depkes Yogyakarta, Jl.Tatabumi 3, Banyuraden, Gamping, DIY 55293,email: hastm_inc@ymail.com** JKL Poltekkes Depkes Yogyakarta*** JKL Poltekkes Depkes Yogyakarta, email: haryono.kl@gmail.com
 
Abstract
 As an environmental based disease, diarrhea frequently attacks infant and un-der five children. The total diarrhea incidences troughout 2008 in SeyeganCommunity Health Centre were more than 800 cases. The study was to under-stood the correlation between mothers’ level of knowledge, attitude and prac-tice on healthy and clean behaviours (PHBS) with diarrhea incidence of their underfive children. The study was an observational one with case control de-sign. The case group consisted of 46 children who were diagnosed of diarrheain the last two months, meanwhile the control group comprised with other 46 undiagnosed children. A valid and reliable piloted questionnaire and check-list were used to measure the predictor factors. The study showed that in the con-trol group, the level of knowledge, attitude and practice on PHBS were signi-ficantly higher than those in case group.
Kata Kunci 
: PHBS, diare
PENDAHULUAN
Penyakit berbasis lingkungan masihmerupakan masalah kesehatan terbesar bagi masyarakat Indonesia. Hal ini ter-cermin dari masih tingginya angka ke- jadian dan kunjungan ke sarana pelaya-nan kesehatan. Yang termasuk ke dalamkelompok penyakit tersebut adalah: in-feksi saluran pernafasan akut, tuberku-losis paru, diare, malaria, demam ber-darah dengue, kecacingan serta gang-guan kesehatan/keracunan makanan a-tau karena bahan kimia dan pestisida
1)
.Tingginya kejadian penyakit berba-sis lingkungan disebabkan oleh masihburuknya kondisi sanitasi dasar terutamaair bersih dan jamban, meningkatnyapencemaran, kurang hiegienisnya carapengelolaan makanan, rendahnya peri-laku hidup bersih dan sehat (PHBS), danburuknya penatalaksanaan bahan kimiapestisida di rumah tangga. Pada masya-rakat, masalah kesehatan berbasis ling-kungan ini dapat menyebabkan kejadianluar biasa
2)
.Berdasarkan hal tersebut, maka ter-hadap masalah kesehatan lingkunganyang ada perlu dilakukan langkah antisi-pasi dan juga langkah untuk mengurangiintensitas kejadian, dengan melihat indi-kator-indikator yang untuk memperoleh-nya diperlukan dukungan sistem survei-lans yang baik.Melalui sistem surveilans yang baikyang mencakup pengumpulan, analisis,penyajian data dan penyebarluasan in-formasi tersebut, maka tindakan reaksicepat yang didukung dengan sumber da-ya dan logistik yang memadai dapat di-lakukan sebagai
effective response
 
3)
.Penyakit diare sebagai salah satupenyakit berbasis lingkungan, sering me-nyerang bayi dan balita. Bila tidak di-atasi, kejadian diare yang berlanjut akanmenyebakan dehidrasi yang dapat me-nyebabkan kematian. Angka kejadian di-are pada anak di dunia mencapai 1 mi- 
 
liar kasus tiap tahun, dengan korban me-ninggal sekitar 5 juta jiwa, 3,2 juta di an-taranya ada di negara berkembang
4)
.Berdasarkan data pada tahun 2003,frekuensi KLB penyakit diare tercatat se-banyak 92 kasus dengan 3865 orangpenderita dan 113 orang meninggal de-ngan
case fatality rate
(CFR) 2,92%. Se-lanjutnya, data dari profil kesehatan In-donesia tahun 2005, penyakit diare me-nempati urutan kelima dari 10 penyakitutama pada pasien rawat jalan dan urut-an pertama pada pasien rawat inap dirumah sakit.Adapun untuk lokasi penelitian, yaituwilayah kerja Puskesmas Seyegan, Sle-man, berdasarkan data laporan minggu-an wabah (W2), pada tahun 2008 ter-catat 293 kasus diare yang terjadi padakelompok umur kurang dari 5 tahun dan516 kasus untuk kelompok umur lebihdari 5 tahun. Total kasus yang terjaditersebut meningkat bila dibandingkandengan data tahun 2007. Hal ini menjadiindikator bahwa kegiatan surveilans dia-re di daerah tersebut perlu ditingkatkan.Ada beberapa faktor risiko berbasislingkungan untuk kejadian diare di wila-yah kerja Puskesmas Seyegan, yaitu pe-rilaku masyarakat, kondisi air dan kua-litas sarana sanitasi yang ada di masya-rakat . Prosentase sarana sanitasi yangmemenuhi syarat di daerah tersebutadalah: Sarana Air Bersih 96,55%, Jam-ban 36,99%, dan Sarana PembuanganAir Limbah 26,85%. Terlihat bahwa duasarana yang disebut terakhir, prosenta-senya masih sangat rendah
5)
.Kejadian diare pada balita sangat e-rat kaitannya dengan perilaku sehat ibumereka, sehingga kajian terhadap peri-laku sehat sang ibu terhadap kesehatanbalitanya perlu dilakukan guna memberitolok ukur mekanisme pencegahannya.Berdasarkan hasil kegiatan PHBS diwilayah kerja Puskesmas Seyegan, dariempat sampel desa pada pertengahantahun, diperoleh data bahwa 75% wargasudah berperilaku baik. Walaupun demi-kian, perilaku yang diukur dalam kegiat-an tersebut sangatlah kompleks dan be-lum menjamin kemungkinan sebagai fak-tor risiko spesifik bagi penyakit penyakitdiare.Menurut Suhartini
6)
, perilaku yangdiukur sebaiknya adalah perilaku yangsecara spesifik mempengaruhi kejadianpenyakit diare tersebut menurut distribu-si dan etiologinya.Dari latar belakang di atas, penulismengasumsikan bahwa tingkat pendidik-an dan pengetahuan ibu sangat men-dukung dalam menerapkan PHBS danselanjutnya akan menentukan status ke-sehatan anak balitanya. Hal tersebutadalah karena ibu merupakan pengasuh,pelindung dan pendidik yang selalu ber-ada dekat dengan anak-anaknya.Dalam hal ini, perilaku sang ibu ber-fungsi sebagai
defence mechanism
ataupertahanan diri. Dengan kata lain, peri-laku ibu yang bersih dan sehat dapatmelindungi anaknya dari bahaya penya-kit, terlebih diare juga sering terjadi ka-rena buruknya
intake
makanan yang di-berikan oleh sang ibu yang menyebab-kan rendahnya imunitas sang anak
7)
. 
METODA
Penelitian ini menggunakan metoda
observational study 
dengan desain
casecontrol 
 
8)
. Data dikumpulkan dengan me-toda wawancara terhadap responden ya-itu ibu balita dengan menggunakan ins-trumen kuesioner dan pengamatan lang-sung terhadap kondiri sarana sanitasidengan menggunakan
check-list 
.Pengumpulan data dilakukan terha-dap kelompok kasus dan kelompok kon-trol. Sebagai kelompok kasus adalahpenderita diare berumur di bawah 5 ta-hun yang memeriksakan diri ke Puskes-mas Seyegan pada dua bulan terakhir dan didiagnosis oleh tenaga medis atauparamedis setempat menderita diare.Sedangkan kelompok kontrol adalahbalita yang tinggal berdekatan dengankasus, yang pada kurun waktu yang sa-ma tidak menderita diare. Salah satu kri-teria yang digunakan untuk memilih kon-trol adalah mereka tidak menggunakansarana air bersih dan jamban yang samayang digunakan oleh balita kasus. 
 
Pengetahuan, sikap dan perilaku ibuyang diobservasi adalah yang berkaitandengan: kebiasaan cuci tangan setelahbuang air besar, kebiasaan cuci tangansebelum makan dan sebelum minum,serta kebiasaan buang air besar.Sebelum digunakan, instrumen pe-ngumpulan data diuji terlebih dahulu vali-ditasnya. Validitas konstruk diuji denganuji statistik
 product moment 
, dan validi-tas isi melalui persetujuan pembimbingpenelitian ini, dengan merujuk pada te-ori-teori yang ada.Selain itu, dilakukan pula uji reliabi-litas untuk mengetahui apakah instru-men mempunyai konsistensi jawabanyang tinggi, yaitu dengan menggunakanuji
Cronbach Alpha
 Untuk menguji ke dua validitas,dilibatkan 10 orang ibu yang mempunyaianak usia balita yang karakteristiknyakurang lebih sama dengan ibu-ibu res-ponden penelitian. Mereka berasal dariDusun Danen RT 03 RW 29, Sumberadi,Mlati, Sleman. Yogyakarta.Data dianalisis dengan uji
Chi Squa-re
dengan program SPSS dan juga ana-lisis
Odds Ratio
(OR) dari masing-ma-sing faktor risiko dengan menggunakanperangkat lunak EpiInfo, masing-masingmenggunakan
α
0,05. Selain itu, jugadihitung 95%
Confidence Interval 
untukmenyajikan kisaran nilai yang dipercayaada pada populasi penelitian. 
HASILUji Validitas
Dengan menggunakan perangkat lu-nak SPSS, diperoleh koefisien korelasi(R) tiap butir pertanyaan pada kuesioner dan
check list 
lebih besar daripada Rtabel (0,632). Dengan demikian instru-men yang digunakan disimpulkan validdan dapat digunakan.
Uji Reliabilitas
Uji statistik untuk mengukur reliabili-tas kuesioner tingkat pengetahuan, sikapdan perilaku, serta
check-list 
kondisilingkungan; masing-masing menghasil-kan R sebesar 0,9785, 0,6714, 0,9824,dan 0,9705.Angka tersebut kesemuanya lebihbesar daripada R tabel 0,632, sehinggadapat dinyatakan bahwa semua instru-men adalah reliabel dan dapat diper-gunakan dalam penelitian.
Pengetahuan Responden tentangPHBS
Tabel 1
.Distribusi frekuensitingkat pengetahuan responden tentang PHBS
KategoritingkatpengetahuanKelompok kasusKelompok kontrolf%f%Kurang2758,7 2 4,3Cukup1328,32350,0Baik 613,02145,7Jumlah4610046100
Dari tabel di atas, terlihat bahwa pa-da kelompok kasus, jumlah respondenyang tingkat pengetahuannya kurang a-dalah yang terbanyak, yaitu 27 orang a-tau 58,7%. Sedangkan pada kelompokkontrol, yang paling banyak adalah me-reka dengan tingkat pengetahuan cukup,yaitu 23 orang atau 50,0%.Selanjutnya, hasil uji statistik me-nunjukkan
 p-value
< 0,001, yang dapatdiinterpretasikan bahwa tingkat penge-tahuan responden pada kedua kelompokmemang berbeda bermakna.Analisis epidemiologis lanjutan yangdiperoleh dengan membandingkan ha-nya antara tingkat pengetahuan kurangdan baik, diperoleh OR sebesar 47,25(95% CI: 7,35 – 400,38).
Sikap Responden tentang PHBS
Tabel 2
.Distribusi frekuensisikap responden tentang PHBS 
KategorisikapKelompok kasusKelompok kontrolf%f%Kurang1839,11021,7Cukup2656,51430,5
 

Activity (60)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
permanaegi liked this
Jhu added this note
gimana downloadnyaaaaaaaa?
ichaparas liked this
Nuriz Ode liked this
HASTOMO liked this
IPandun liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->