para pengguna
facebook
kini lebih memilih menjalin komunikasi denganmemanfaatkan situs ini. Mereka cenderung melihat sisi praktis dan efektif karenatidak harus menyesuaikan diri sebagaimana tatanan berkomunikasi secaralangsung. Hal ini seperti diungkap Dr. Sigman, seorang peneliti dari
Institut of Biology Inggris
yang menemukan bahwa para pengguna
facebook
pada akhirnyahanya tertarik pada dunia artifisial sehingga lama-kelamaan akan menemuikesulitan dalam berkomunikasi secara
face-to-face.
Hal itu terjadi disebabkanselama ini mereka menjalin komunikasi yang kering dalam dunia maya sehinggaakan mengalami kesulitan jika harus berkomunikasi dalam dunia nyata.Kenyataan di atas adalah sisi negatif dari penggunaan
facebook
bagimasyarakat penggunanya. Adanya kecenderungan menjadikan seseorangindividualis dan
intovert
(menutup diri terhadap lingkungannya) adalah sisi lainyang patut disayangkan. Padahal seharusnya perkembangan teknologi tidaklahmenjadi penyebab perubahan konsep-konsep mendasar yang dimiliki masyarakat.Kenyataan lain ditemukan bahwa demam
facebook
juga telah berdampak besar bagi dunia pendidikan. Hal ini tidak terlepas dari masyarakat penggunanya yangkebanyakan dari kalangan pelajar. Dari sini diungkap fakta yang cukupmemilukan dimana ada kecenderungan pelajar yang gemar mengakses
facebook
, prestasi akademiknya menurun. Hal itu terjadi sebagai akibat mereka disibukkandengan
update
statusnya, mengomentari status dan foto orang lain, chatting, dansebagainya yang sangat menyita waktu. Kebanyakan mereka melakukan haltersebut diluar kendali karena menganggap aktivitas itu sama sekali tidak mengganggu aktivitas lainnya. Padahal sejatinya banyak waktu yang terbuangdemi menulis, mengomentarai hal-hal sepele yang jauh dari dikatakan intelek. Halini sebagaimana diungkapkan Frank (2009:32) yang menyatakan bahwa pengguna
facebook
, kemungkinan besar selalu ingin mengetahui statusnya setiaphari sehingga tanpa disadari menyita waktu. Mereka terpicu untuk menulis hal-haltak penting, membaca hal-hal sepele, dan juga berpikir secara tak cerdas.Berkaitan dengan hal ini, tentu saja secara otomatis berimbas pada penurunan prestasi akademik karena dijumpai realita pelajar yang kecanduan
facebook
mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian dan konsentrasinya dalammenerima pelajaran. Fokus perhatiannya hanya tertuju pada
facebook
nya. Belum