3
pembelian yang telah berulang kali dilakukan. Pertimbangan-pertimbangan inidapat diolah oleh konsumen dari sudut pandang ekonomi, hubungannya denganorang lain sebagai dampak dari hubungan sosial, hasil analisa kognitif yangrasional ataupun lebih kepada ketidakpastian emosi (unsur emosional). Schiffmandan Kanuk (2004) menggambarkan bahwa pada saat mengambil keputusan,semua pertimbangan ini akan dialami oleh konsumen walaupun perannya akan berbeda-beda di setiap individu. Akan tetapi hal tersebut juga dipengaruhi oleh banyak faktor dalam konsumen melakukan pembelian. Hal tersebut dapat dilihatdari konsep mengenai perilaku konsumen dalam keputusan pembelian yangmelewati beberapa tahap yaitu sebelum pembelian, pembelian, dan setelah pembelian. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarianinformasi yang terkait produk dan jasa. Pada tahap pembelian, konsumen akanmelakukan pembelian produk, dan pada tahap setelah pembelian, konsumenmelakukan konsumsi (penggunaan produk), evaluasi kinerja produk, dan akhirnyamembuang produk setelah digunakan.(
Dalam tahap konsumen setelah melakukan konsumsi atau melakukan pembelian, konsumen tentu memiliki perasaan setelah pembelian produk tersebut.Dalam penelitian ini akan membahas mengenai pembentukan disonansi kognitif atau sikap ketidakpuasan dari konsumen yang memiliki produk Honda VARIO.Disonansi kognitif adalah suatu keadaan emosional yang tidak menyenangkanyang dirasakan ketika terjadi ketidakkonsistenan logis diantara unsur-unsur kognitif (Mowen dan Minor,2002). Menurut Paul Peter dan Jerry C Olson (2000)fungsi utama dari kognisi sendiri adalah menginterprestasikan, memberi makna,
Leave a Comment