Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
jurnal perkembangan

jurnal perkembangan

Ratings: (0)|Views: 2,401 |Likes:
Published by Erika Coleman

More info:

Published by: Erika Coleman on Nov 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
Posted on November 19th, 2008 inPsikologi Anak by Fitri
Tugas-Tugas Perkembangan Anak 
Salah satu dasar untuk menentukan apakah seorang anak telah mengalami perkembagan dengan baik adalah memulai apa yang disebut dengan tugas-tugas perkembangan atauDevelopment Task .Tugas perkembangan masa anak menurut Munandar (1985) adalah belajar berjalan, belajar mengambil makanan yang padat, belajar berbicara, toilet training, belajar membedakan jeniskelamin dan dapat kerja kooperatif, belajar mencapai stabilitas fisiologis, pembentukan konsep-konsep yang sederhana mengenai kenyataan sosial dan fisik, belajar untuk mengembangkan dirisendiri secara emosional dengan orang tua, sanak saudara dan orang lain serta belajar membedakan baik dan buruk.Menurut Havighurts (dalam Gunarsa, 1986) tugas-tugas perkembangan pada anak bersumber padatiga hal, yaitu : kematangan fisik, rangsangan atau tuntutan dari masyarakat dan norma pribadimengenai aspirasi-aspirasinya. Tugas-tugas perkembangan tersebut adalah sebagai berikut: tugas-tugas perkembangan anak usia 0-6 tahun, meliputi belajar memfungsikan visual motoriknya secarasederhana, belajar memakan makanan padat, belajar bahasa, kontrol badan, mengenali realita sosialatau fisiknya, belajar melibatkan diri secara emosional dengan orang tua, saudara dan lainnya, belajar membedakan benar atau salah serta membentuk nurani. Tugas-tugas perkembangan anak usia 6-12 tahun adalah menggunakan kemampuan fisiknya, belajar sosial, mengembangakankemampuan-kemampuan dasar dalam membaca, menulis, dan menghitung, memperoleh kebebasan pribadi, bergaul, mengembangkan konsep-konsep yang dipadukan untuk hidup sehari-hari,mempersiapkan dirinya sebagai jenis kelamin tertentu, mengembangkan kata nurani dan moral,menentukan skala nilai dan mengembangkan sikap terhadap kelompok sosial atau lembaga(Havighurts dalam Gunarsa, 1986).Menurut Havighurst (dalam Hurlock, 1980) tugas perkembangan pada masa anak-anak adalahsebagai berikut: a) Mempelajari ketrampilan fisik yang diperlukan untuk permainan-permainanyang umum. b) Membangun sikap yang sehat mengenai diri sendiri sebagai mahluk yang sedangtumbuh. c) Belajar menyesuaikan diri dengan teman-teman seusianya d) Mulai mengembangkan peran sosial pria atau wanita yang tepat e) Mengembangkan ketrampilan-ketrampilan dasar untuk membaca, menulis dan berhitung f) Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari g) Mengembangkan hati nurani, pengertian moral, dan tata dan tingkatan nilaih) Mengembangkan sikap terhadap kelompok-kelompok sosial dan lembaga-lembaga i) Mencapaikebebasan pribadi.Perkembangan seorang anak seperti yang telah banyak terurai di atas, tidak hanya terbatas pada perkembangan fisik saja tetapi juga pada perkembangan mental, sosial dan emosional. Tugas-tugas pada masa setiap perkembangan adalah satu tugas yang timbul pada suatu periode tertentu dalamhidup seseorang, dimana keterbatasan dalam menyelesaikan tugas ini menimbulkan perasaan bahagia serta keberhasilan pada tugas berikutnya, sedangkan kegagalan akan menimbulkan ketidak  bahagiaan dan kesulitan atau hambatan dalam menyelesaikan tugas berikutnya.rujukan buku :Hurluck, E. , 1990. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.Hurlock, Elizabeth B., 1973. Adolescent Development. Tokyo: Mc Graw-Hill Kogakusha Ltd,
 
Perkembangan Psikologi Anak Dalam Kehidupan Sosial
Perbedaan fase perkembangan status sosial di dunia anak-anak dalam persahabatan danmendapatkan kawan bermain di lingkungan sekolah dan di luar lingkungan sekolah, berbedadengan pengertian persahabatan yang terjadi pada orang dewasa, untuk orang dewasapersahabatan adalah suatu ikatan relasi dengan orang lain, di mana kepercayaan, pengertian,pengorbanan dan saling membantu satu sama lainnya akan terjalin dalam periode yang lama,sedangkan di dunia anak-anak tidak seperti halnya yang terjadi pada orang dewasa, di duniaanak-anak persahabatan terjalin tidak untuk waktu yang lama, terkadang bila terjadi masalah yangkecil saja, jalinan persahabatan tersebut akan terputus.Ada dua metode penelitian untuk mengetahui arti persahabatan dan kawan bermain di dalamdunia anak-anak :1. Dengan cara kita mengajukan beberapa pertanyaan, seperti ;Siapa teman dekatmu ? kenapa dia ? apa yang kamu senangi dari dia ?2. Dengan cara kita bercerita tentang persahabatan, kemudian kedua orang sahabat tersebutbertengkar karena mereka tidak dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik.Dari kedua metode tersebut, metode yang nomor dua kita akan banyak mendapatkan informasi,kemudian kita ajukan pertanyaan kepada anak ; Harus bagaimanakah situasi itu diselesaikan ?Dari banyak informasi yang diberikan anak tersebut, kita akan mendapatkan kesimpulan yang kitabagi dalam beberapa fase, seperti ;Fase Pertama ;- Teman untuk bermainTeman bermain untuk usia anak antara 5 sampai 7 tahun.Bagi mereka, teman adalah seseorang yang mempunyai mainan yang menarik yang tempattinggalnya dekat di sekitar mereka, dan mereka mempunyai ketertarikkan yang sama.Kepribadian dari teman tersebut tidak menjadi masalah, yang terpenting bagi mereka adalahkegiatan dan mainan apa yang mereka miliki, persahabatan mereka akan terputus apabila salahseorang dari anak tersebut tidak mau bermain lagi dengan anak lainnya karena kejenuhan dankebosanan, persahabatan mereka akan secepat mungkin terputus dan terbina kembali begitu saja.
 
Contoh percakapan yang sering kita temui pada anak-anak usia 5 sampai 7 tahun, antara lainmengenai berbagi makanan, misalnya ;“Kalau kamu memberi saya coklat, kamu temanku lagi”Dalam usia ini mereka dengan gampangnya mengatakan tentang berteman, biasanya percakapanmereka dimulai dengan perkataan “namamu siapa ? dan namaku......” dan mereka bisa begitu sajaberteman setelah saling mengetahui nama masing-masing.Fase Kedua- Teman untuk bersamaTeman bermain dan membangun kepercayaan, untuk usia anak antara 8 sampai 10 tahun.Dalam usia mereka ini, pengertian teman sedikit lebih luas dari pada fase pertama, karena artiteman bagi mereka sudah melangkah ke perasaan saling percaya, saling membutuhkan dansaling mengunjungi.Dalam fase ini seorang anak untuk mendapatkan teman tidak segampang anak pada fasepertama, karena mereka harus ada kemauan berteman dari kedua belah pihak.Mereka tidak akan mau berteman lagi setelah di antara mereka timbul masalah, seperti ;- Salah seorang di antara mereka ada yang melanggar janji ;- Salah seorang di antara mereka ada yang terkena gosip ;- Salah seorang di antara mereka tidak mau membantu, disaat temannya tersebutmembutuhkan pertolongan.Percakapan yang sering kita temui pada fase kedua ini, misalnya ;“Kenapa kamu pilih dia sebagai temanmu ?”Dalam fase ini, seorang anak tidak mudah menjalin persahabatan, biasanya persahabatantersebut terjadi setelah beberapa saat mereka saling mengenal baik baru mereka akanmenjalinnya, kadang persahabatan mereka bisa sampai usia dewasa, kadang juga terputus

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->