Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
metil asetat

metil asetat

Ratings: (0)|Views: 1,508 |Likes:
Published by rokoksehat

More info:

Published by: rokoksehat on Nov 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
1
BABIPENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Methil Asetat merupakan senyawa organik (ester) yang pada keadaan normalberupa cairan tak berwarna, berbau khas, larut dalam alkohol, khloroform dan eterdan larut terbatas dalam air.Dalam Industri kimia, methil asetat banyak digunakan sebagai pelarutorganik atau solvent untuk selulosa nitrat, rubber klorida, ethyil selulosa, benzylabitat, resin metil metakrilat, resin cyclohexanone, formaldehid, poli stirene, polivinilasetat, dll. Metil Asetat digunakan juga dalam industri kosmetik, farmasi dan paintremover.Metil asetat sebagai pelarut cukup disukai karena titik didih yang rendah,pada keadaan normal 57
0
C dan tidak berbahaya. Konsumsi methil asetatdiperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang dan hal ini adakaitannya dengan perkembangan industri coating dan plastik yang terus berlangsung.Sehingga methil asetat yang digunakan sebagai solvent dalam industri tersebut akanmendorong terhadap peningkatan konsumsi dari produk ini.
B.
TINJAUAN PUSTAKA
Reaksi pembentukan metil asetat dari methanol dan asam asetat merupakan reaksiesterifikasi. Reaksi berlangsung bolak – balik. Untuk memperoleh hasil yang optimaldibutuhkan beberapa kondisi sebagai berikut :1. Suhu tinggi, karena reaksi berlangsung endotermis maka dengan naiknya shureaksi akan bergeser kekanan. Selain itu dengan naiknya suhu maka harga k1akan semakin naik dengan cepat.2. Salah satu pereaksi dibuat berlebihan karena dengan pereaksi berlebihanreaksi akan bergeser kekanan.3. Pengusiran hasil reaksi, karena reaksi bolak balik, apabila hasil reaksisegera diusir maka reaksi bergeser kekanan.4. Menggunakan katalisator, antara lain H
2
SO
4
,HCl dan lain – lain.
 
2
Katalisator ini berfungsi untuk melepas ion H
+
yang akan mengaktifkangugus karboxilat, sehingga akan terjadi reaksi dengan methanol.Mekanisme reaksi dengan katalisator sebagai berikut :
BABIIDESKRIPSI PROSES
Umpan segar metanol dan asam asetat bersama-sama dengan
recycle 
dari hasil atas Menara Destilasi MD-03 sebanyak 3167,75 kg/j dengan tekanan 1 atmdan suhu 64,7
0
C dan hasil bawah Menara Distilasi MD-04 sebanyak 665,37 kg/jdengan tekanan 1 atm dan suhu 117,83
0
C diumpankan ke dalam Reaktor R-01. Didalam reaktor akan terjadi reaksi antara metanol dan asam asetat menghasilkan metilasetat. Reaksi yang terjadi merupakan reaksi endotermis, sehingga diperlukanpemanas berupa koil dalam reaktor yang dialiri steam jenuh dengan tekanan 65 psiuntuk menjaga suhu reaksi konstan. Reaksi berjalan pada suhu 55
0
C dan tekanan 1atm. Reaktor yang digunakan adalah reaktor alir tangki berpengaduk (RATB)sebanyak dua buah yang disusun seri. Konversi yang diinginkan pada kondisi iniadalah 60 %, dan konversi kesetimbangan dari reaksi esterifikasi ini sebesar 69%.(Grogin, 1982)Hasil dari reaktor dialirkan ke dalam Netralizer (N) untuk menetralkan asamsulfat dengan larutan NaOH 40 % menjadi garamnya. Larutan NaOH 40% dialirkandari Tangki penyimpan TP-04 ke Netralizer. Netralizer bekerja pada tekanan 1 atm.Hasil dari Netralizer dipompakan ke Decanter (DC) untuk memisahkan fase yangringan (fase methanol dan produk) dan fase yang berat (fase air dan garam). Faseyang berat kemudian dialirkan ke Unit Pengolahan Limbah (UPL) setelahdidinginkan pada HE-07 sampai suhu lingkungan yaitu 35
0
C. Sedangkan fase ringanyang mengandung produk metil asetat, diumpankan ke Menara Destilasi MD-01bersama arus recycle dari hasil atas Menara Destilasi MD-02, yang sebelumnyadipanaskan dengan HE-01 agar umpan masuk dalam keadaan cair jenuh pada suhu64
0
C dan tekanan 1 atm. Komposisi destilat Menara Destilasi MD-01 dibatasi olehkeadaan azeotrop antara methanol dan methil asetat dengan perbandingan mol 35 :65, maka diambil komposisi atas dengan perbandingan sedikit dibawahtitik azeotrop
 
3
yaitu 38 : 62. Hasil atas pada tekanan 1 atm dan suhu 60
0
C di umpankan ke menaradestilasi MD-02 untuk memurnikan hasil agar sesuai dengan spesifikasi pasar.Sebelum masuk Menara Destilasi MD-02 diubah tekanannya sebesar 5 atm denganpompa P-15 dengan tujuan untuk mengubah grafik kesetimbangan sehinga kondisiumpan berada diatas titk azeotrop sehingga dapat dilakukan pemisahan sampai hasilyang relatif murni. Selain itu sebelum umpan dari Menara Destilasi MD-01 masuk Menara Destilasi MD-02, terlebih dahulu dinaikkan suhunya dengan HE-02 sampaisuhu cair jenuhnya yaitu 103,6
0
C. Produk yang dihasilkan adalah hasil bawahmenara destilasi MD-02, setelah diturunkan suhunya, yaitu metil asetat dengan kadar95 %, pada suhu lingkungan yaitu 33
0
C dan tekanan 1 atm. Sedangkan hasil atasmenara destilasi MD-02 dibatasi oleh titik bawah azeotrop dengan perbandingan 47 :53, dan diambil komposisi sedikit diatas titik azeotrop sebesar 56 % mol metil asetatdengan tekanan 5 atm dan suhu 103,1
0
C , yang kemudian di recycle ke menaradestilasi MD 01 setelah diturunkan tekanannya menjadi 1 atm . Sedangkan hasilbawah menara destilasi MD-01 dengan suhu 70,46
0
C dan tekanan 1 atm dialirkan kemenara destilasi MD-03 untuk mengambil pereaktan methanol. Umpan dipanaskanterlebih dahulu dengan HE-04 menjadi 76,6
0
Csebelum masuk menara destilasi MD-03. Hasil atas MD-03 yang berupa methanol dengan beberapa komponen yang laindirecycle ke reaktor R-01 pada suhu 64,7
0
C dan tekanan 1 atm. Hasil Bawah darimenara destilasi MD 03 pada suhu 105,6
0
C dan tekanan 1 atm diumpankan kemenara destilasi MD-04 untuk mengambil kembali asam asetat sebagai pereaktan.Hasil atas dari menara destilasi MD-04 pada suhu 96
0
C dan tekanan 1 atm dialirkanke unit pengolahan limbah, sedangkan hasil bawah dari menara destilasi MD-04yang mengandung sebagian besar berupa asam asetat, direcycle ke reaktor R-01 padasuhu 117,8
0
C dan tekanan 1 atm.
BAB IIISPESIFIKASI BAHANA. BAHANBAKU1. AsamAsetat
Rumus molekul : CH
3
COOH

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
pitputpit liked this
Dwita Ariyanti liked this
Fatimah Az Zahra liked this
Sahila Saa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->