Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lagu Sunda Bertabur Bintang

Lagu Sunda Bertabur Bintang

Ratings: (0)|Views: 2,069 |Likes:
Published by dchessy

More info:

Published by: dchessy on Nov 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

 
Author: admin // Category:UncategorizedBANDUNG (SI) – Bagi para penikmat lagu-lagu Sunda, hadirnya album kompilasi popsatu ini tampaknya akan menjadi kabar gembira.Digagas oleh Production House (PH)Dose Hudaya Production (DHP),sebanyak 10 artis asal Jawa Barat meluncurkan sebuahalbum kompilasi bertajuk Bentang- Bentang yang berisikan lagu- lagu Sunda.Kesepuluh artis Sunda itu di antaranya Darso; komedian yang sedang naik daun Sule;Dori; Barakatak, Wina De’Hebrieng; dan artis pendatang baru Ayank Andriani; Salma;serta Astria Risma. ”Itulah kenapa album ini bertajuk Bentang-Bentang.Sebab,album inimelibatkan para bintangbintang musik Sunda Jawa Barat yang namanya telah banyak dikenal luas,”kata produser sekaligus pemilik DHP Dose Hudaya saat launching album Bentang-Bentang di DHP, Jalan Cilengkrang I, Kota Bandung,kemarin. Menurutnya,mereka yangterlibat dalam album kompilasi ini sebelumnya telah melalui seleksi ketat hinggamenghasilkan 10 artis yang masing-masing memiliki karakter khas. Mereka yang terpilihmerupakan artis yang telah melewati seleksi vokal dan karakter suara.Album kompilasi ini merupakan kumpulan lagu-lagu Sunda yang merupakan karyaterbaik Dose. Darso misalnya, dengan ciri khasnya membawakan lagu Sunda yangdibakut dengan nuansa calung berjudul Kahayang Keukeuh dan Dulang Kuring.Sedangkan Sule membawakan lagu dengan nuansa rock dangdut Sinyal Cinta.”Saya berharap album ini dapat menjadi pemicu menggeliatnya kembali lagu-lagu Sundayang kini telah mulai menurun, baik dari segi kuantitas atau kualitas. Targetnya, albumini dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Jawa Barat dan nasional,” paparnya. Namun,menurut Dose, yang perlu digarisbawahi dengan hadirnya album ini adalah bukansekadar didasari oleh motif keuntungan layaknya pengusaha.Tetapi sebagai penyaluran hobi dan bentuk apresiasi memakmurkan pop Sunda.Sementara itu,komedian yang naik daun melalui grup lawak SOS,Sule,mengaku senangdapat turut andil dalam album ini. Dia merasa lagu yang dibawakannya itu sesuai dengankarakter vokalnya.”Ini sebagai tanggung jawab saya sebagai orang Sunda. Saya tidak mempertimbangkan berapa uang atau jumlah kontrak yang saya terima.Tetapi dapat turut andil pada album inimerupakan kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujar Sule singkat. (arif budiantoSelasa, 23 Juni 2009
Album "Bentang-bentang" Dibajak!BARU
satu bulan lebih beredar di pasaran, album pop Sunda "Bentang-bentang" sudahdibajak. Hal itu menunjukkan betapa tingginya animo masyarakat terhadap hasil karya H.
 
Dose Hudaya tersebut. Melambungnya respons publik terhadap album yang melibatkansejumlah penyanyi kenamaan asal Jawa Barat, seperti Sule, Darso, Wina D'Hebringhingga Astria Risma ini dimanfaatkan para pengganda ilegal alias pembajak untuk mengeruk keuntungan.Praktis kondisi itu membuat Dose meradang. Bersama beberapa artisnya dan senimanSunda lain, ia mendatangi Mapolwiltabes Bandung, Senin (22/6) untuk berdialog perihalmaraknya pembajakan buah ciptanya. Di samping itu, kehadiran mereka guna melihathasil sweeping yang dilakukan jajaran polwiltabes beberapa hari lalu yang berhasilmenjaring ribuan keping VCD bajakan album Sunda."Kedatangan kami ke sini (mapolwiltabes, red) selain mengadukan hasil temuan tim kamidi lapangan perihal maraknya pembajakan album 'Bentang-bentang', juga untuk silaturahmi dan mengucapkan terima kasih terhadap jajaran kepolisian yang telahmenyita album-album Sunda bajakan, termasuk 'Bentang-bentang'," jelas Dose usai bertemu Kasatreskrim Polwiltabes Bandung, AKBP Arman Achdiyat mewakili Kapolwil,Kombes Imam Budi Sumpeno.Dalam kesempatan tersebut, Dose datang bersama para artisnya, Wina D'Hebring, AstriaRisma, Aam Barakatak, dan Dora Dori. Sedangkan musisi Sunda lain yang turut sertaadalah Asep Darso, Yana Kermit, dan Leo Theo P.Menurut Dose, aksi pembajakan VCD karyanya bisa berdampak terhadap produktivitas berkeseniannya. Tembang-tembang yang murni merupakan olah rasa dirinya hanya akanmemperkaya perseorangan (pembajak). "Mereka tidak ubahnya seperti penjahat yangmelakukan tindakan kriminal karena sudah melakukan perbuatan tanpa seizin pemilik,"kata Dose.Ia menambahkan, terciptanya kondisi industri rekaman seperti sekarang ini lebihdikarenakan lemahnya penegakan hukum. Tidak terciptanya iklim yang sehat di industrikaset juga sebagai salah satu pemicu. Oleh karenanya, lanjut Dose, sebagai salah satuupaya untuk mengeliminasi aksi pembajakan, pihaknya akan terus melakukan pendekatanterhadap pihak kepolisian."Yang saya heran, para penjual hasil bajakan berani membanderol harga lebih tinggi dariyang kami tawarkan. Untuk original album 'Bentang-bentang' kita lempar dengan hargaRp 12.500, ternyata di luaran untuk non-original ada yang menjual Rp 20.000. Inimenunjukkan selera masyarakat tinggi, tetapi mereka kesulitan mencari yang asli karenamungkin oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab tidak ditawarkan sehingga perhatian publik jadi pada barang ilegal," bebernya.Sementara itu, Kasatreskrim Polwiltabes Bandung, AKBP Arman Achdiat mengatakan, polisi akan serius menindaklanjuti setiap pembajakan hak cipta, khususnya lagu-lagusunda, baik ada laporan atau tidak. Hal tersebut dibuktikan dalam dua kali kegiatan padaSabtu dan Minggu (20-21/6) kemarin, polisi berhasil mengamankan sekitar 8.000 kepingCD bajakan lagu Sunda di enam titik. (mza/rem/eri.job)**
 
Sabtu, 20 Juni 2009Dora Dori
Dibaledog Sapatu
KEJENAKAAN
menjadi salah satu ciri khas Dora Dori. Baik dalam keseharianmaupun di atas panggung. Komedian sekaligus penyanyi ini selalu ngabodor.Celotehannya yang nyaris tanpa koma kerap membuat tertawa orang yangmendengarkan.Hal itu pula yang mengispirasi pencipta lagu, H. Dose Hudaya untuk memberikansalah satu karyanya, "Nyiap na Tikungan" dalam album kompilasi pop Sunda"Bentang-bentang" pada lelaki tambun yang akrab disapa Dori ini. Dose begitu jelimelihat bakat heureuy Dori. Karena itu, ia pun sangat yakin buah ciptanya mampudibawakan pria bernama asli Lili Somantri tersebut dengan baik.Apa yang dilakukan Dose memang tepat. Dori berhasil mendendangkankan laguSunda bercorak musik semitarling tersebut sesuai karakter vokalnya. Bahkan dalamvideo klip, berbagai adegan lucu dipertontonkan Dori, sehingga kian mempertegassosoknya sebagai tukang ngocol."Alhamdullilah jika lagu saya ini bisa diterima masyarakat. Itu bukan semata-matalantaran saya mampu menyanyikannya dengan sempurna, tapi karena Pak Dosesangat pintar memilih penyanyi untuk membawakan ciptaannya. Jiga ka Dori, Pak Dose teu mere lagu nu kalem da teu cocok jeung vokal. Saya mah leuwih pas lagu nurada ngebeat siga 'Nyiapna Tikungan'," kata Dori menanggapi pertanyaan soalrespons publik yang cukup besar terhadap album "Bentang-bentang", termasuk lagunya.Dori yang ditemui usai siaran di Radio Rama Bandung, Jumat (19/6) menceritakantema lagu yang dibawakannya. "Laguna nyaritakeun perselingkuhan Dori jeung hijiwanoja. Ternyata, saat apel bareng jeung mitoha nu saurna salingkuh ka awewe eta.Ada beberapa adegan lucu di klip, misalna ngadegungkeun hulu mitoha. Si mitoha balik nyarekan. Manehna ngudag bari maledog ku sapatu," cerocosnya.Meski cuma diberi satu lagu, Dori mengaku bangga dan bersyukur bisa terlibat di"Bentang-bentang". "Dori mah ngarasa dihargai. Tidak saja dari honor yang bagiDori cukup besar, tapi perlakuan Pak Dose yang juga sangat baik. Beliau begitumemperhatikan Dori," ungkap seniman yang memulai karier sebagai pemain calunggrup Cakakak ini.Bagi lelaki kelahiran Bandung, 8 September 1970 tersebut, "Bentang-bentang"merupakan album ketujuh selama kiprahnya di dunia seni suara. Dori mengawalidebutnya pada 1996 lewat album "Dicobi Heula". Lalu dua album berikutnya,

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
RD Firman Rezeki liked this
M Ñåsry Añas liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->