Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
89Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pemahaman mengkaji diri

pemahaman mengkaji diri

Ratings: (0)|Views: 3,540 |Likes:
Published by vnetdanjatmi
mengenal diri sendiri
mengenal diri sendiri

More info:

Published by: vnetdanjatmi on Nov 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

 
pemahaman tasauf 
Al-muqaram Buya Syekh M.Ali Abu Bakar,saat memimpin zikir Akbardan Doa keselamatan Bangsa di Masjid Agung At-Taqwa CurupKab.Rejang Lebong Prop.Bengkulu.yg di hadiri kurang lebih 1000 jamaah dari Sumtra.seperti besi dan api yg di bakar,mana yg di ktkan besi,mana yg diktkan api,kedua2nya sdh menyatuh.,"kami tidak akan uji dan mmbebankan hambahNya yg blm snggup tukm'bebaninya"Dgn kata lain setiap ssuatu msalh yg dtng sdh pasti ktsnggup tuk hadapinya,meskipun berat.yg blm snggup kt beban yaituyg blm Allah uji/turun dgn kt saat ini,(apa yg blm)?
AKIBAT tidak mengenal Allah, manusia telah begitu jauh terlanjur sesat di dalamkancah kehidupan dunia yang porak peranda sehingga tercetus berbagai bentuk kerusakandemi kerusakan yang tidak pernah terduga oleh kita.kita perlu suatu disiplin ilmu yang tumbuh bersih sesuai dengan pertumbuhan fitrahseorang manusia. perkara ini telah pernah dilakukan oleh junjungan besar NabiMuhammad SAWcatatan sejarah. Beliow membawa kunci kepada suatu dimensi (dimension) barukehidupan yaitu membawa manusia mengenal Allah (ma’rifatullah) dengan sebenar- benarnya pengenalan.DUNIA semakinpenuh huru-hara, kacau-bilau sehingga menjerumuskan manusia hidupdalam krisis yang tidak berkesudahan, peperangan, pembunuhan, pencabulan hak asasi, perogulan, perzinahan dan berbagai-bagai kerusakan yang lain.seumpama ini berlaku diwaktu dunia sedang menikmati puncak kemajuan serta kecanggihan sains dan telnologi.Di waktu manusia mampu menguasai dan memperkosa semau-maunya segala khazanahyang tersimpan di perut bumi. Tetapi malang sekali, di atas kemajuan kebendaan itu,insaniah manusia hancur.Manusia seolah-olah sudah bertukar menjadi hewan dankehidupan manusia bagaikan kehidupan hewan di dalam hutan belantara, yang gagahhidup, yang lemah menyerah. Unsur timbang rasa, tolak ansur, bantu-membantu, sayang-menyayangi, hormat-menghormati sesama manusia sudah sirna.SUASANA dunia yang sungguh menyesakan ini, membuat kita begitu terkesan, heran,terkejut dan bertanya-tanya , mendorong diri ini untuk meniliti dan mengkaji di manakah puncak atau akar umbi kepada seluruh permasalahan ini.Oleh kerana itu, kita perlu melihat ke arah atau lain dalam usaha menangani persoalanini. Kaedah perlu diwujudkan segera kerana dua faktor :
 
1. puncak masalah sebenar dikenal-pasti dan diubati atau diselesaikan dengan tepat.Akibat salah menilai puncak maka sasaran penyelesaian selama ini kerap tersasar.masalah sedikit pun tidak menunjukkan petanda berkurang tetapi semakin bertambahdengan maju. Apabila puncak telah dikenal-pasti, maka orang atau pemimpin yangmampu atau layak untuk menanganinya juga akan dikenal-pasti.2. Memberi nilai atau arti kehidupan baru yang lebih bermakna untuk manusia.manusiakerapkali mendapatkan perkara yang kurang bernilai dan sambil lewat saja terhadap perkara yang berharga. Dengan membawa tafsiran baru tentang kehidupan, sepertimatlamat hidup, kebahagiaan, ketenangan, kasih-sayang, maka hidup seluruhnya akan berubah.(1)Dalam kehidupan seharian ini kita banyak melakukan kehilapan pentafsiran dan pemahaman berhubung dengan soal-soal kehidupan terutamanya berkaitan denganaqidah.Kita lebih mudah terpesona dengan sesuatu kepercayaan dan ajaran yang berbentuk khayal (fantasi). Kita seronok menerima sesuatu yang bersifat kesaktian (karomah hidup),meskipun ia jauh dari kebenaran dan membawa kepada kesyirikan. Kita juga malas untuk mengkaji ilmu-ilmu Allah yang bertebaran di muka bumi ini.Sikap kita yang suka ambil mudah dan suka berpuas hati dengan sesuatu ilmu jugamenjadi puncak kenapa kita tidak dapat memahami sesuatu ilmu itu dengan mendalamataupun sampai ke dasar hakikatnya.Sikap dan perangai demikian tidak menguntungkan. kita malahan merugikan dan jugamenyebabkan hidup kita ini sia-sia shaja, ke bumi tidak berpijak ke langit tak kesampaian.
Setiap orang yang beramal tanpa dilengkapi dengan ilmu pengetahuan (tentangnya),maka amalan-amalan itu tertolak dan tidak diterima
Demikian juga dalam soal kita hendak mengenal diri dan juga Ma’rifat dengan Allah.Kita kena kenal dengan terperinci dan dari satu peringkat ke satu peringkat. Kita kenakenal diri kita dari peringkat pertama sebelum terwujudnya mani (nauthfah) sampailahkepada masalah roh (diri batin) yang ghaib.Daripada sebelum kewujudan kita, baik selepas disyariat (diwujudkan) hingga kepadadibangkitkan kembali (hidup). Kita kena kenal Allah bukan hanya pada sifat nama-Nya(99 nama dan 20 sifat diri-Nya), tetapi kita kena kenal pada (sifat-sifat), Zat-Nya, Asma’- Nya dan Af’al-Nya.Juteru demikian penting bagi kita mengenali diri dan mema’rifatkan diri dengan Allah,maka sama-samalah kita mengorek langkah dengan penuh bersemangat dan insaf lagiuntuk mempelajari dan memiliki segala ilmu ma’rifat ini.
 
Kecerdasan dan kesanggupan akal manusia di dunia ini tidaklah sama, karena ada yangdikatakan umum dan ada pula yang dikata khas tetapi yang khas itu berfikir lebih cerdasdaripada pemikiran umum. Dengan perkataan yang luas “umum” itu adalah manusia biasa , dan “khas” pula adalah dikhususkan kepada manusia yang sempurna dari sudutalam pemikirannya. Oleh orang umum yang belum sanggup berfikir-fikir cerdas, teratur dan meluaskan pengetahuannya, tidak perlu bersoal-jawab dengan perkara yang tidak diketahuinya berdalam-dalam, yang mana banyak menimbulkan keraguan di dalamhatinya sendiri(2)Ilmu yang sukar difahami akan mendatangkan mudarat kepada diri seseorang seandainyaia tidak mempelajarinya dengan bersungguh-sungguh dan dikhuatiri merusak daripadamemperbaiki, andaikata ia tidak dapat mencungkil atau menembusi erti maksudnya yangsebenar. Oleh itu bagi orang umum, memadailah jika ia berpegang dengan Nas Al-Qurandan Sunnah itu adalah lebih baik daripada bertanya, bahkan tidak pernah campur untuk menta’wilkan ayat dan Hadis yang dalam pengertian, fahaman dan kehendaknya, keranaia boleh merusakkan pendiriannya sendiri. Ta’wil orang umum, adalah laksana orangyang tidak pandai berenang mencuba-cuba hendak merenangi lautan yang luas dandalam; itu adalah suatu kerja atau perbuatan yang sia-sia (bodoh sombong) saja.Firman Allah Ta’ala, bermaksud :
“Mengapa tidak pula berangkat satu rombongan dari tiap-tiap golongan itu untuk mempelajari perkara agama.”[At-Taubah : 122] 
Dan firman-Nya lagi, bermaksud :
“Maka bertanyalah anda kepada ahli ilmu jika anda tidak tahu.”[An-Nahl : 43] 
Sabda Rasulullah SAW, bermaksud :
“Tidak wajarlah bagi orang yang bodoh, berdiam diri atas kebodohannya. Dan tidak wajarlah bagi orang yang berilmu, berdiam diri atas ilmunya.”[HR. Thabrani & Abu Na’im] 
Ilmu Tasauf yang benar tidak sekali-kali bertentangan dan memang tidak boleh bertentangan dengan ajaran Al-Quran, Hadis dan Sunnah Rasulullah SAW. Sebabsebagai suatu cabang cabang ilmu ke Islaman, Tasauf tidak boleh bertentangan dengansumber asalnya. Andaikata terdapat seorang yang mengaku dirinya Sufi atau mengakudirinya sudah kenal hakikat, tetapi ia menyalahi dan melanggar hukum-hukum syariat,ternyata benar bahawa mereka itu adalah manusia jahil dan sesat Imannya.Saya ingin menyentuh sedikit tentang bab Solat (sembahyang) di dalam perbahasan ini.Ada seorang netters yang mempertikaikan tentang ajaran Keronahian ini yang katanyatidak perlu mengerjakan solat, cukup berniat sahaja. Begitu juga dengan puasa, cukupdengan berniat sahaja. Dan perkara ini pula berlaku ke atas kerabatnya (keluarga) sendiri.Lalu dengan firasat yang rendah akhlaknya, perkara yang bertentangan syara’ ini disama

Activity (89)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
pretender liked this
pretender liked this
Nur Cahyo liked this
Pak Teh liked this
pretender liked this
pretender liked this
pretender liked this
Wawan Odi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->