Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
permendagri nomor 69 tahun 2007 kerjasama pembangunan perkotaan

permendagri nomor 69 tahun 2007 kerjasama pembangunan perkotaan

Ratings: (0)|Views: 844|Likes:
Published by yahyapandega

More info:

Published by: yahyapandega on Nov 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
 PERATURAN MENTERI DALAM NEGERINOMOR 69 TAHUN 2007TENTANGKERJA SAMA PEMBANGUNAN PERKOTAANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI DALAM NEGERI,Menimbang : a. bahwa perkembangan dan pertumbuhan kawasan perkotaanyang pesat telah menimbulkan berbagai permasalahan yangbersifat lintas daerah;b. bahwa dalam rangka pembangunan kawasan perkotaan yangterpadu dan berkesinambungan, perlu
 
dilakukan kerja samapembangunan perkotaan untuk menciptakan efisiensi,efektifitas, dan sinergitas dalam penyediaan pelayanan umumkepada masyarakat dan pelestarian ekosistem;c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan PeraturanMenteri Dalam Negeri tentang Kerja sama PembangunanPerkotaan;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang SistemPerencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan PeraturanPemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun2004 tentang Pemerintahan Daerah Menjadi Undang-Undang(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4548);3. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang PenataanRuang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4725);
 
- 2 -
4. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentangPedoman Pembinaan dan Pengawasan PenyelenggaraanPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4593);5. Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2007 tentang TataCara Pelaksanaan Kerja sama Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 112, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4761);MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG KERJA SAMAPEMBANGUNAN PERKOTAAN.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:1.
 
Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati atau Walikota dan perangkatdaerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.2.
 
Pemerintah Daerah adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan olehpemerintah daerah dan DPRD menurut asas otonomi dan tugas pembantuandengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip NegaraKesatuan Republik Indonesia.3.
 
Kepala Daerah adalah Gubernur bagi daerah Provinsi atau Bupati bagi daerahKabupaten atau Walikota bagi daerah Kota.4.
 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalahlembaga perwakilan rakyat sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.5.
 
Pembangunan adalah kegiatan yang terencana dan tersusun secara sistemikdan sistematik untuk menata, mengubah, memperbaiki, merawat danmemelihara suatu aset atau potensi yang terdapat di dalam ruang agarmempunyai manfaat dan kegunaan yang lebih baik dan maju bagi masyarakat.6.
 
Kawasan Perkotaan yang selanjutnya dapat disebut perkotaan adalah kawasanyang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsikawasan sebagai tempat pemukiman perkotaan, pemusatan dan distribusipelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi.7.
 
Kerja sama pembangunan perkotaan adalah kesepakatan antar kepala daerahyang dibuat secara tertulis serta menimbulkan hak dan kewajiban di dalampelaksanaan pembangunan perkotaan.8.
 
Kerja sama pembangunan perkotaan bertetangga adalah kesepakatan antarkepala daerah yang bertetangga, yang dibuat secara tertulis serta menimbulkanhak dan kewajiban di dalam pelaksanaan pembangunan perkotaan9.
 
Kerja sama jaringan lintas perkotaan adalah kesepakatan antar kepala daerahyang tidak memiliki keterkaitan wilayah/geografis
(non spasial)
, yang dibuatsecara tertulis serta menimbulkan hak dan kewajiban dalam pelaksanaanpeningkatan kinerja pembangunan perkotaan.10.
 
Perencanaan teknis adalah penyusunan rencana yang bersifat spesifik dandetail.
 
- 3 -
11.
 
Perencanaan pembiayaan adalah penyusunan rencana alokasi keuangan untukmembiayai program penyelenggaraan pembangunan perkotaan.12.
 
Perencanaan kelembagaan adalah penyusunan rencana hubungan kerja antarlembaga yang melaksanakan program penyelenggaraan pembangunanperkotaan.13.
 
Perencanaan bagi hasil adalah penyusunan rencana pembagian keuntunganatau pendistribusian nilai tambah dari pelaksanaan kerja sama pembangunanperkotaan.14.
 
Perencanaan disinsentif adalah penyusunan rencana dalam rangkamengendalikan perubahan pemanfaatan ruang, fasilitas umum, dan/atauekonomi di suatu daerah yang akan berdampak negatif terhadap daerah lain.15.
 
Perencanaan insentif adalah penyusunan rencana dalam rangka mendorongpemanfaatan ruang, pembangunan fasilitas umum, dan/atau ekonomi yangberdampak positif terhadap daerah lain.16.
 
Perencanaan kompensasi adalah penyusunan rencana pendanaan dari daerahyang melakukan kerjasama kepada daerah yang terkena dampak negatifpelaksanaan kerja sama.BAB IIPEMBANGUNAN PERKOTAANPasal 2Pembangunan perkotaan dilakukan untuk menciptakan keterpaduan pembangunanantar kawasan perkotaan dan mewujudkan efisiensi, efektifitas, dan sinergitasdalam penyediaan pelayanan umum kepada masyarakat dan pelestarianekosistem.Pasal 3Pembangunan perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dapat dilakukandengan kerja sama pembangunan perkotaan.Pasal 4Kerja sama pembangunan perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3dituangkan dalam kesepakatan bersama (
memorandum of understanding 
) dan/atauperjanjian kerja sama.BAB IIIKERJA SAMA PEMBANGUNAN PERKOTAANBagian KesatuPola Kerja samaPasal 5Pola kerja sama pembangunan perkotaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3meliputi:a
 
kerja sama pembangunan perkotaan bertetangga; danb
 
kerja sama jaringan lintas perkotaan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->