Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Darah Kebiasaan Wanita

Darah Kebiasaan Wanita

Ratings:

4.83

(6)
|Views: 3,555 |Likes:
Published by abuqudamah
Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al 'Utsaimin
Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al 'Utsaimin

More info:

Published by: abuqudamah on Mar 11, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2012

pdf

text

original

 
http://www.ummusalma.wordpress.com
Maktabah Ummu Salma al-Atsariyah
Darah Kebiasaan Wanita
Syaikh Muhammad Bin Shaleh Al 'Utsaimin
Makna Haid Dan Hikmahnya
1.
Makna Haid
 Menurut bahasa, haid berarti sesuatu yang mengalir. Dan menurut istilahsyara' ialah darah yang terjadi pada wanita secara alami, bukan karenasuatu sebab, dan pada waktu tertentu. Jadi haid adalah darah normal,bukan disebabkan oleh suatu penyakit, luka, keguguran atau kelahiran.Oleh karena ia darah normal, maka darah tersebut berbeda sesuaikondisi, lingkungan dan iklimnya, sehingga terjadi perbedaan yang nyatapada setiap wanita.
2.Hikmah Haid
Adapun hikmahnya, bahwa karena janin yang ada di dalam kandunganibu tidak dapat memakan sebagaimana yang dimakan oleh anak yangberada di luar kandungan, dan tidak mungkin bagi si ibu untukmenyampaikan sesuatu makanan untuknya, maka Allah Ta'ala telahmenjadikan pada diri kaum wanita proses pengeluaran darah yangberguna sebagai zat makanan bagi janin dalam kandungan ibu tanpaperlu dimakan dan dicerna, yang sampai kepada tubuh janin melalui talipusar, di mana darah tersebut merasuk melalui urat dan menjadi zatmakanannya. Maha Mulia Allah, Dialah sebaik-baik Pencipta. Inilahhikmah haid. Karena itu, apabila seorang wanita sedang dalam keadaanhamil tidak mendapatkan haid lagi, kecuali jarang sekali. Demikian pulawanita yang menyusui sedikit haid, terutama pada awal masa penyusuan.
Usia Dan Masa HaidUsia Haid
Usia haid biasanya antara 12 sampai dengan 50 tahun Dan kemungkinanseorang wanita sudah mendapatkan haid sebelum usia 12 tahun, ataumasih mendapatkan haid sesudah usia 50 tahun. Itu semua tergantungpada kondisi, lingkungan dan iklim yang mempengaruhinya.Para ulama, rahimahullah, berbeda pendapat tentang apakah ada batasantertentu bagi usia haid, di mana seorang wanita tidak mendapatkan haidsebelum atau sesudah usia tersebut?Ad-Darimi, setelah menyebutkan perbedaan pendapat dalam masalah ini,mengatakan: "Hal ini semua, menurut saya, keliru. Sebab, yang
Ummu Salma2 dari 3110/03/2008
 
http://www.ummusalma.wordpress.com
Maktabah Ummu Salma al-Atsariyah
menjadi acuan adalah keberadaan darah. Seberapa pun adanya, dalamkondisi bagaimana pun, dan pada usia berapapun, darah tersebut wajibdihukumi sebagai darah haid. Dan hanya Allah Yang Maha Tahu. (Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, Juz 1, hal 486)Pendapat Ad-Darimi inilah yang benar dan menjadi pilihan Syaikhul IslamIbnu Taimiyah. Jadi, kapan pun seorang wanita mendapatkan darah haidberarti ia haid, meskipun usianya belum mencapai 9 tahun atau di atas 50tahun. Sebab, Allah dan Rasul-Nya mengaitkan hukum-hukum haid padakeberadaan darah tersebut, serta tidak memberikan batasan usiatertentu. Maka, dalam masalah ini, wajib mengacu kepada keberadaandarah yang telah dijadikan sandaran hukum. Adapun pembatasanpadahal tidak ada satupun dalil yang menunjukkan hal tersebut .
Masa Haid
Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan masa atau lamanyahaid. Ada sekitar enam atau tujuh pendapat dalam hal ini.Ibnu Al-Mundzir mengatakan: "Ada kelompok yang berpendapat bahwamasa haid tidak mempunyai batasan berapa hari minimal ataumaksimalnya''. Pendapat ini seperti pendapat Ad-Darimi di atas, danmenjadi pilihan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Dan itulah yang benarberdasarkan Al Qur'an, Sunnah dan logika.
Dalil pertama:
Firman Allah Ta 'ala.
"Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu suatukotoran". Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanitadiwaktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka sebelum merekasuci" 
(Al-Baqarah :222).Dalam ayat ini, yang dijadikan Allah sebagai batas akhir larangan adalahkesucian, bukan berlalunya sehari-semalam, ataupun tiga hari, ataupunlima belas hari. Hal ini menunjukkan bahwa illat (alasan) hukumnyaadalah haid, yakni ada atau tidaknya. Jadi, jika ada haid berlakulahhukum itu dan jika telah suci(tidakhaid) tidakberlaku lagi hukum-hukumhaid tersebut.
Dalil kedua:
Diriwayatkan dalam Shahih Muslim bahwa Nabi bersabda kepada Aisyahyang mendapatkan haid ketika dalam keadaan ihram untuk umrah:
"Lakukanlah apa yang dilakukan jemaah haji, hanya saja janganmelakukan tawaf di ka'bah sebelum kamu suci".
Kata Aisyah:
"Setelahmasuk hari raya kurban, barulah aku suci".
Dalam Shahih Al Bukhari,
Ummu Salma3 dari 3110/03/2008

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Teuku Alief liked this
aspha liked this
Saiah Ituw Iedha liked this
Kanda Ari Sandi liked this
thes0uljahgirl liked this
jauhar_nuriz21 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->