Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 52 TAHUN 2009 TENTANGPERKEMBANGAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa hakikat pembangunan nasional sebagaipengamalan Pancasila dan Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945 adalahpembangunan manusia Indonesia seutuhnya danpembangunan seluruh masyarakat Indonesia;b. bahwa pembangunan nasional mencakup semuadimensi dan aspek kehidupan termasukperkembangan kependudukan dan pembangunankeluarga untuk mewujudkan masyarakat adil danmakmur yang dilaksanakan berdasarkan Pancasiladan Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;c. bahwa penduduk sebagai modal dasar dan faktordominan pembangunan harus menjadi titik sentraldalam pembangunan berkelanjutan karena jumlahpenduduk yang besar dengan kualitas rendah danpertumbuhan yang cepat akan memperlambattercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dankualitas penduduk dengan daya dukung dan dayatampung lingkungan;d. bahwa . . .
 
 
- 2 -d. bahwa keberhasilan dalam mewujudkanpertumbuhan penduduk yang seimbang danmengembangkan kualitas penduduk serta keluargaakan memperbaiki segala aspek dan dimensipembangunan dan kehidupan masyarakat untuklebih maju, mandiri, dan dapat berdampingan denganbangsa lain dan dapat mempercepat terwujudnyapembangunan berkelanjutan;e. bahwa dalam mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas dilakukanupaya pengendalian angka kelahiran dan penurunanangka kematian, pengarahan mobilitas penduduk,pengembangan kualitas penduduk pada seluruhdimensinya, peningkatan ketahanan dankesejahteraan keluarga, penyiapan dan pengaturanperkawinan serta kehamilan sehingga pendudukmenjadi sumber daya manusia yang tangguh bagipembangunan dan ketahanan nasional, serta mampubersaing dengan bangsa lain, dan dapat menikmatihasil pembangunan secara adil dan merata;f. bahwa Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1992tentang Perkembangan Kependudukan danPembangunan Keluarga Sejahtera belum mengatursecara menyeluruh mengenai kependudukan danpembangunan keluarga sesuai dengan perkembangankondisi saat ini pada tingkat nasional daninternasional sehingga perlu dicabut dan digantidengan Undang-Undang tentang PerkembanganKependudukan dan Pembangunan Keluarga;g. bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut padahuruf a, huruf b, huruf c, huruf d, huruf e danhuruf f, perlu membentuk Undang-Undang tentangPerkembangan Kependudukan dan PembangunanKeluarga;Mengingat . . .
 
 
- 3 -Mengingat : Pasal 20, Pasal 26 ayat (2), Pasal 26 ayat (3), Pasal 28Bayat (1), Pasal 28B ayat (2), Pasal 28C ayat (1), Pasal 28Jayat (1) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERKEMBANGANKEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.
 
Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orangasing yang bertempat tinggal di Indonesia.2.
 
Kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitandengan jumlah, struktur, pertumbuhan, persebaran,mobilitas, penyebaran, kualitas, dan kondisikesejahteraan yang menyangkut politik, ekonomi,sosial budaya, agama serta lingkungan penduduksetempat.3.
 
Perkembangan kependudukan dan pembangunankeluarga adalah upaya terencana untukmewujudkan penduduk tumbuh seimbang danmengembangkan kualitas penduduk pada seluruhdimensi penduduk.
 
4. Perkembangan . . .
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more