Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
491Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MaKaLaH KonJungTiVitiS

MaKaLaH KonJungTiVitiS

Ratings:

2.0

(1)
|Views: 18,765 |Likes:
Published by Tofan

More info:

Published by: Tofan on Nov 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Konjungtivitis (konjungtivitis, pink eye) merupakan peradangan padakonjungtiva (lapisan luar mata dan lapisan dalam kelopak mata) yangdisebabkan oleh mikroorganisme (virus, bakteri, jamur, chlamidia), alergi, daniritasi bahan-bahan kimia (Anonim, 2009).Konjungtivitis, terdiri dari:1.Konjungtivitis alergi (keratokonjungtivits atopik, simple alergikonjungtivitis, konjungtivitis seasonal, konjungtivitis vernal, giant papillary conjungtivitis).2.Konjungtivitis bakterial (hiperakut, akut, kronik).3.Konjungtivitis virus (adenovirus, herpetik).4.Konjungtivitis klamidia.5.Bentuk konjungtivitis lain (Contact lens-related, mekanik, trauma, toksik,neonatal, Parinaud’s okuloglandular syndrome, phlyctenular, sekunder)(Alamsyah, 2007).Boleh dikatakan masyarakat sudah sangat mengenalnya. Penyakit ini dapatmenyerang semua umur. Konjungtivitis yang disebabkan oleh mikro-organisme (terutama virus dan kuman atau campuran keduanya) ditularkanmelalui kontak dan udara. Dalam waktu 12 sampai 48 jam setelah infeksimulai, mata menjadi merah dan nyeri. Jika tidak diobati bisa terbentuk ulkuskornea, abses, perforasi mata bahkan kebutaan. Untuk mengatasikonjungtivitis bisa diberikan tablet, suntikan maupun tetes mata yangmengandung antibiotik (Alamsyah, 2007).
1
 
1.2
Tujuan1.2.1 Tujuan Umum
a.
Memenuhi penugasan sebagai prasyarat dalam kegiatan perkuliahanKeperawatan Medikal Bedah III.
b.
Mengetahui konsep medis dari Penyakit Konjungtivitis.
c.
Mengetahui Asuhan Keperawatan pada klien dengan Konjungtivitis.
1.2.2 Tujuan Khusus
1.
Mengetahui konsep medis Konjungtivitis meliputi,
1.
definisi.
2.
etiologi.3.tanda dan gejala
4.
 patofisiologi.
5.
manifestasi klinis.
6.
komplikasi.7.prognosis.
2.
Mengetahui Asuhan Keperawatan pada klien dengan Konjungtivitismeliputi: pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, danevaluasi.1.3
Manfaat
Penulis tentunya berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pambacanya.Sesuai dengan tujuan awal, maka kami harap para pembaca dapat mengetahuiseluk beluk tentang Konjungtivitis mulai dari penyebab, pengobatan dan pencegahannya serta yang terpenting adalah asuhan keperawatannya.Diharapkan dengan pengetahuan yang sedikit ini nantinya bisa meningkatkantingkat kesehatan masyarakat di Indonesia.
2
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Definisi
Konjungtivitis lebih dikenal sebagai pink eye, yaitu adanya inflamasi padakonjungtiva atau peradangan pada konjungtiva, selaput bening yang menutupi bagian berwarna putih pada mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata.Konjungtivitis terkadang dapat ditandai dengan mata berwarna sangat merahdan menyebar begitu cepat dan biasanya menyebabkan mata rusak. Beberapa jenis Konjungtivitis dapat hilang dengan sendiri, tapi ada juga yangmemerlukan pengobatan (Effendi, 2008).Konjungtivitis dapat mengenai pada usia bayi maupun dewasa. Konjungtivitis pada bayi baru lahir, bisa mendapatkan infeksi gonokokus pada konjungtivadari ibunya ketika melewati jalan lahir. Karena itu setiap bayi baru lahir mendapatkan tetes mata (biasanya perak nitrat, povidin iodin) atau salepantibiotik (misalnya eritromisin) untuk membunuh bakteri yang bisamenyebabkan konjungtivitis gonokokal. Pada usia dewasa bisa mendapatkankonjungtivitis melalui hubungan seksual (misalnya jika cairan semen yangterinfeksi masuk ke dalam mata). Biasanya konjungtivitis hanya menyerangsatu mata. Dalam waktu 12 sampai 48 jam setelah infeksi mulai, matamenjadi merah dan nyeri. Jika tidak diobati bisa terbentuk ulkus kornea,abses, perforasi mata bahkan kebutaan. Untuk mengatasi konjungtivitisgonokokal bisa diberikan tablet, suntikan maupun tetes mata yangmengandung antibiotik (Medicastore, 2009).
2.2 Anatomi Konjungtiva
Konjungtiva merupakan membran mukosa tipis yang membatasi permukaandalam dari kelopak mata dan melipat ke belakang membungkus permukaandepan dari bola mata, kecuali bagian jernih di tengah-tengah mata (kornea).
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->