Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laa Rohata Ba’Da Al-Yaum (I) _ [Kajian Islam Mahasiswa UPI]

Laa Rohata Ba’Da Al-Yaum (I) _ [Kajian Islam Mahasiswa UPI]

Ratings: (0)|Views: 0 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 28, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2014

pdf

text

original

 
28/5/2014Laa Rohata Bada al-Yaum (I) | Kajian Islam Mahasiswa UPIhttp://kalam-upi.org/laa-rohata-bada-al-yaum-i/1/3
Laa Rohata Ba’da al-Yaum (I)
Oleh : Aif Saiful Ma’ruf  “Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan merekaberk uasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yangtelah Dia ridhai (Islam). Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetapmenyembahku-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (Q.S. An Nuur : 55)Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan: “Ini adalah janji Allah SWT. kepada Rasul-Nya bahwa Dia akan menjadikan umatnya sebagai para penguasa di bumi,yakni para pemimpin dan para wali (penguasa daerah), menjadikan negeri mereka makmur, dan menjadikan umat manusia tunduk kepada mereka. Allah juga akan menggantikan ketakutan mereka dengan rasa aman. Hal itu telah Allah buktikan (segala pujian bagi-Nya) dengan dibebaskannya Makkah, Khaibar,Bahrain, seluruh jazirah Arab dan seluruh wilayah Yaman; dipungutnya jizyah dari kalangan Majusi Hijir dan sebagian wilayah Syam; Hiraklius, penguasaRomawi, memberi Nabi saw hadiah; begitu juga Muqauqis, penguasa Mesir, Iskandariyah; penguasa Oman; dan Najasy, penguasa Habsyah, yang kemudian(daerah-daerah tersebut) dikuasai oleh para sahabat Rasulullah saw yang mulia.” Kemudian, Imam Asy Syaukani berkata dalam kitabnya Fathul Qadir mengatakan “Inilah janji dari Allah SWT. kepada orang yang beriman kepada-Nya danmelaksanakan amal salih tentang kekhilafahan bagi mereka di muka bumi sebagaimana Allah pernah mengangkat sebagai penguasa orang-orang sebelummereka. Inilah janji yang berlaku umum bagi seluruh generasi umat. Ada yang menyatakan bahwa janji ini hanya berlaku bagi sahabat saja. Sesungguhnya
 
28/5/2014Laa Rohata Bada al-Yaum (I) | Kajian Islam Mahasiswa UPIhttp://kalam-upi.org/laa-rohata-bada-al-yaum-i/2/3
pendapat ini tidak memiliki dasar sama sekali. Alasannya, iman dan amal salih tidak hanya khusus ada para sahabat saja, namun bisa saja dipenuhi olehsetiap generasi dari umat ini.” Sungguh, janji Allah SWT. itu pasti terwujud. Karena Allah tidak akan pernah ingkar terhadap janji-Nya dan sebaik-baik penepat janji adalah Dia. Bagiseorang muslim yang meyakini akan janji Allah ini akan terhujam didalam hatinya keyakinan yang kuat bahwa kelak ummat Islam akan kembali berkuasa danmemimpin dunia. Dalam hatinya tidak ada sedikit keraguan, pandangannya selalu mantap menatap kemenangan, langkah kakinya yang kuat melangkahkedepan untuk mewujudkannya, tangannya merangkul kekuatan dan lisannya berdakwah menyeru kepada kebajikan.Sekalipun orang-orang kafir berusaha membuatnya ragu, sekalipun banyak orang-orang yang mencemoohkaan dirinya dan menganggap perjuangan yangdilakukannya adalah utopis, dia tetap melangkah tegar. Dalam hidupnya sudah terpatri satu keyakinan bahwa janji Allah tentang kembalinya umat Islammemimpin dunia adalah sebuah kepastian.
Peradaban Mulia, Pengguncang Dunia
Sejarah mencatat, pada masa Rasulullah saw negara Islam berdiri di Jazirah Arab. Negara Islam berkembang menjadi sebuah peradaban mulia yangmampu mengguncang dunia. Sejak awal berdirinya, negara Islam sudah mampu menyaingi dua Imperium besar yang sudah berkuasa berabad-abad, yakniImperium Persia dan Romawi.Keagungan negara Islam pun semakin tampak diawal berdirinya ketika Rasulullah saw mengirimkan surat kepada raja-raja dan mengajak mereka masuk kedalam Islam. Rasulullah meminta beberapa sahabat untuk menyampaikan surat, diantaranya surat untuk Heraklius dibawa oleh Dihya bin Kholifah, suratuntuk Kisro dibawa oleh Abdulloh bin Hudzafah, surat untuk Najasyi oleh ‘Amr bin Umayyah, surat untuk Muqauqis oleh Hatib bin Abi Balta’ah, surat untuk penguasa Oman oleh ‘Amr bin al-Ash, surat untuk penguasa Yamamah oleh Salit bin ‘Amr, surat untuk raja Bahrain oleh al-‘Ala bin al-Hadhromi, surat untuk Harits al-Ghossani, untuk raja perbatasan Syam oleh Syuja’ bin Wahb dan terakhir surat untuk Harits al-Himyari (raja Yaman) oleh Muhajir bin Umayyah.Sungguh begitu hebatnya peradaban Islam saat itu, baru berdiri namun keberanian dan kekuatannya sudah terasa sangat dahsyat. Berikut isi surat yangRasulullah berikan kepada Kaisar Heraklius. “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad hamba Allah kepada Heraklius pembesar Romawi. Semoga salam dankesejahteraan teruntuk bagi siapa yang sudi mengikuti petunjuk. Kemudian daripada itu, dengan ini saya mengajak anda untuk menyambut seruan Islam.Terimalah ajaran Islam, niscaya anda akan selamat dan Allah akan memberi pahala dua kali kepada anda. Jika anda mengelak, maka dosa orang-orang Arisiyyin (rakyat Romawi) menjadi tanggungan anda. Wahai orang-orang ahli kitab, marilah sama-sama kita berpegang pada kata yang sama antara kamidan kalian yakni bahwa tidak ada yang wajib disembah keuali Allah dan tidak ada yang mempersekutukan-Nya dengan apapun, juga sebagian kita takkanmengambil sebagian yang lain menjadi tuhan-tuhan selain Allah. Tetapi jika mereka berpaling juga, maka katakanlah kepada mereka, saksikanlah bahwakami adalah orang-orang Islam.” Subhanallah, dari isi suratnya benar-benar memperlihatkan keagungan Islam. Sebuah negara yang baru saja berdiri, namun ia sudah berani menantangImperium dan kerajaan-kerajaan yang sudah berdiri berabad-abad.Lalu bagaimana dengan hasilnya? Ternyata yang menerima seruan itu hanyalah Raja Ethiopia, yakni Najasyi. Raja-raja yang lainnya menolak, bahkan Raja

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->