Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mengukur Kinerja Electronic Government

Mengukur Kinerja Electronic Government

Ratings: (0)|Views: 405 |Likes:
Published by maswig
Penyelenggaraan Electronic Government perlu secara kontinyu dievaluasi
Penyelenggaraan Electronic Government perlu secara kontinyu dievaluasi

More info:

Published by: maswig on Nov 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2011

pdf

text

original

 
E-Government Sebagai Suatu Investasi: Mengukur Resiko Keuntungan dan Kegagalan – KeberhasilanImplementasi E-Government di Pemerintah Daerah
Oleh: Ir. Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, SE, MSi, MPP
Pengantar 
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan pemerintahan sudah cukuplama berlangsung. Namun demikian sejauh ini masih sedikit penelitian yang mempelajarimanfaat ekonomi yang dapat dihasilkan dari investasi pemerintah untuk membangunsistem informasi berbasis TI. Kajian mengenai manfaat ekonomi dari suatu investasi di bidang TI yang dilakukan pemerintah menjadi penting terutama bila dikaitkan dengandua hal: pertama, untuk mengetahui pola pengembangan dan tingkat efisiensi sertakembalian investasi sistem informasi pemerintahan (Electronic Government), dan kedua,mengukur manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Electronic Government yang seringdikatakan sebagai salah satu upaya reformasi birokrasi menuju terwujudnya
 good  governance
.Munculnya fenomena konvergensi teknologi telekomunikasi dan TI yangkemudian disebut
 Information and Communication Technology
(ICT)
1
dan salah satuwujudnya berupa Internet mendorong terjadinya perubahan mendasar pada tata laksana pemerintahan. Pemanfaatan TI dan Internet di lingkungan instansi pemerintah terutamayang dimaksudkan untuk mendukung layanan publik sering disebut sebagai ElectronicGovernment (electronic government). Pada kenyataannya banyak terjadi kesalah- pahaman mengenai electronic government terutama di lingkungan pemerintahan sendiri.Banyak yang menganggap bahwa suatu instansi pemerintah sudah ber-electronicgovernment ketika sudah memiliki situs Internet (
website
). Pemahaman semacam inimenyebabkan berkurangnya manfaat TI di lingkungan pemerintahan.Permasalahan kurangnya pemahaman yang komprehensif mengenai apa dan bagaimana electronic government, serta adanya perlakuan pembangunan electronicgovernment sama seperti proyek proyek pemerintah lainnya diperkirakan akanmenimbulkan masalah tersendiri di kemudian hari karena menyangkut beberapa halseperti: kepercayaan masyarakat terhadap TI, kelangsungan hidup investasi pemerintahserta pengaruhnya terhadap kebijakan fiskal, implikasi investasi bidang TI terhadap perekonomian nasional, dan masih rendahnya kualitas layanan publik.Paper ini disampaikan dengan harapan agar dapat dikembangkan menjadi materi penelitian lanjut yang hasilnya diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintahdalam menetapkan kebijakan ekonomi khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatanteknologi dalam menunjang tata laksana pemerintahan.
1
Pemerintah Indonesia menggunakan istilah Telematika sebagai padanan dari istilah ICT.
1
 
Pendahuluan
Peradaban dunia pada masa ini dicirikan dengan fenomena pertumbuhan Internetdan globalisasi di hampir semua bidang kehidupan, dari sains dan teknologi, mainan anak - anak hingga tatanan rambut orang dewasa. Salah satu pendorongnya adalah kemajuanteknologi yang berhasil membuahkan integrasi teknologi telekomunikasi, informasi danmultimedia. Ketika mereka masih berkembang sendiri - sendiri dampak yang dihasilkan belum sebesar sekarang, namun ketika telekomunikasi telah memperkaya teknologiinformasi, keduanya menghasilkan jenis - jenis layanan baru yang sebelumnya tidak  pernah terbayangkan. Layanan - layanan baru ini pada hakekatnya bertujuan memenuhikebutuhan informasi yang disajikan dalam berbagai bentuk. Karena manusia menerbitkandan menerima informasi menggunakan inderanya (mata, hidung, telinga, dan mulut),maka pelayanan inipun berupaya menyajikan informasi dalam kombinasi bentuk gambar,grafik, text, dan suara. Oleh karenanya penggunaan berbagai media sebagai data masukanatau informasi luaran dari kombinasi alat telekomunikasi dan komputasi menjadi suatukeniscayaan. Fenomena inilah yang kemudian disebut sebagai konvergensi teknologitelekomunikasi, informasi, dan multimedia.Kemajuan dan perkembangan teknologi, khususnya telekomunikasi, multimediadan teknologi informasi (telematika) pada akhirnya merubah tatanan organisasi danhubungan sosial kemasyarakatan. Hal ini tidak dapat dihindari, karena fleksibilitas dankemampuan telematika untuk memasuki berbagai aspek kehidupan manusia. Bagisebagian orang, telematika telah membuktikan perannya sebagai alat bantu yangmemudahkan aktivitas kehidupan, sekaligus membantu meningkatkan produktivitas.Mereka yang sudah dapat menikmati manfaat telematika, terbukti mengalami peningkatan kekuatan ekonomi dan menjadi kelompok masyarakat yang relatif makmur,sebaliknya mereka yang belum memperoleh kesempatan pada umumnya berpenghasilanrendah dan bahkan di beberapa negara hidup dalam kemiskinan. Fenomena seperti inimakin menguatkan hipotesa
the winner takes all 
yang kurang lebih menyiratkan makna bahwa yang kaya semakin kaya, sementara yang miskin tetap saja miskin.Internet sebagai perwujudan konvergensi telah menyebar ke seluruh penjurudunia pada dua dekade terakhir ini, terutama di negara - negara yang memilikikemampuan menyerap tekonologi, dan oleh karenanya di negara - negara kaya kemudianterbentuk suatu kelompok yang disebut masyarakat informasi (Fukuyama, 2000). Transisikarakter ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat cenderung berjalan lebih cepat ketikaInternet melengkapi kemampuannya untuk memfasilitasi aktivitas bisnis dan pemerintahan menjadi lebih efisien dan kompetitif. Perubahan ini makin nyata,sebagaimana dikatakan Fukuyama
"A society build around information tends to produce more of the two things peoplevalue most in modern democracy: freedom and equality".
Menyikapi kondisi yang demikian, banyak negara yang sedang berusaha kerasmenyiapkan kerangka kebijakan bagi pembangunan telematika agar dapat mengatasifenomena kesenjangan digital
(digital divide)
. Meski yang terlihat di permukaan adalahmasih sedikitnya penggunaan telematika bagi sebagian penduduk di belahan bumi ini,namun akar permasalahan dari
digital divide
ini sangat kompleks, karena tidak sajamenyangkut pengembangan dan penggunaan teknologi, namun juga adanya masalahketidak-mampuan ekonomi, masalah sosio-kultural, serta sistem politik di masing -masing negara. Ada beberapa kesamaan di antara negara - negara di Asia Pasifik dalam2
 
menyikapi fenomena
digital divide
ini, khususnya menyangkut strategi dan prioritaskebijakan pembangunan bidang telematika.Di sisi lain, struktur fisik Internet yang cenderung menjadi substitusi bagi saranatelekomunikasi konvensional, menjadikannya sulit bagi pemerintah dan anggotamasyarakat lain untuk melakukan upaya pengendalian dan atau sensor. Dapat dimengerti bila kemudian muncul kekhawatiran dari sementara pihak bahwa penggunaan Internetakan lebih banyak menimbulkan mudharat dari pada manfaat. Beberapa pemimpin pemerintahan negara di Asia bahkan telah menyuarakan kekhawatirannya bahwaketerbukaan Internet dapat merusak moralitas dan identitas budaya masyarakat. Namundemikian di tengah retorika dan kontroversi, beberapa negara di Asia sudah mulaimenyediakan kebijakan yang dimaksudkan untuk mendukung penyebar-luasan Internet,dengan suatu keyakinan bahwa Internet akan membawa manfaat yang lebih besar danmembantu meningkatkan daya saing ekonomi bila dikelola dengan benar (Hongladarom,2000). Antusiasme dalam mengadopsi Internet pada gilirannya mengundang pertanyaansejauh mana ia dapat berpengaruh pada semua aspek kehidupan dan bagaimanasebaiknya kebijakan publik yang memadai perlu disediakan agar pengaruh ekonomi,sosial dan budaya terhadap masyarakat penggunanya memberikan manfaat dari padamudharat.Paper ini mengetengahkan hasil pengamatan terhadap perlunya kebijakanmengukur manfaat ekonomi dari investasi Pemerintah pada program pengembanganelectronic government di Indonesia. Pada bagian pertama diuraikan pendahuluan, dan pada bagian kedua dijelaskan beberapa permasalahan yang menjadi ruang lingkup bahasan dalam penelitian. Berangkat dari permasalahan yang ada, pada bagian ketigaakan menguraikan landasan teori yang akan dipakai sebagai alat analisa terhadap datayang diperoleh dari pengamatan.
Permasalahan
1.Permasalahan di sekitar Kebijakan Telematika
Meski terhitung sudah banyak kebijakan di bidang telematika yang dibuat pemerintah, namun dapat dirasakan betapa lambatnya laju pembangunan sektor ini. Dari pengamatan sementara ini, ada beberapa penyebab lambatnya pembangunan telematika diIndonesia:
 pertama
, belum ada kepemimpinan nasional telematika (
e-leadership
) yangdapat dijadikan panutan bagi aparat pemerintah maupun masyarakat luas dalammenetapkan sasarn dan strategi pembangunan telematika. Kepemimpinan nasional di bidang telematika sangat penting sebagaimana dicontohkan oleh Perdana MenteriMalaysia Dr. Mahathir Muhammad, yang telah memberikan visi, misi dan keteladanan bagi pembangunan Malaysia untuk mencapai
 Knowledge Economy
melalui penyediaansarana dan prasarana InfoComm. Demikian pula dicontohkan oleh Presiden Bill Clintonketika mencanangkan penggunaan electronic commerce bagi mempermudah transaksiekonomi.
 Kedua
, belum tersedia kebijakan pada setiap jenjang pemerintahan yang dapatmenjadi petunjuk operasional. Hal ini menjadi wajar karena karakter budaya Indonesiayang paternalistik sehingga ketika terjadi kekosongan e-leadership, birokrat pemerintahdi bawahnya tidak termotivasi untuk membangun dan menyediakan perangkat kebijakanyang memfasilitasi pembangunan telematika.3

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yudi Permadi liked this
hendro92 liked this
Must Danoe liked this
Titin Ningrum liked this
Novian Nur Cahya liked this
hsahar liked this
lahlohlahloh liked this
muhammadizman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->