Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
44Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Inovasi, Teknologi Informasi dan Kinerja Organisasi

Inovasi, Teknologi Informasi dan Kinerja Organisasi

Ratings: (0)|Views: 2,346 |Likes:
Published by maswig

More info:

Published by: maswig on Nov 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2013

pdf

text

original

 
Inovasi, Teknologi Informasi dan Kinerja Organisasi
Oleh:
Mas Wigrantoro Roes Setiyadi *)
Abstrak 
 Paper ini menyajikan kajian teoretis hubungan dan pengaruh antara inovasi,teknologi informasi dan kinerja organisasi. Inovasi diperlukan untuk mendukung kelestarian organisasi. Teknologi Informasi dapat dimasukkan sebagai sarana dalammenjalankan strategi inovasi. Hubungan antara keduanya dan pengaruhnya terhadapkinerja organisasi ternyata tidak selalu linier.
Inovasi
Sukses bisnis di abad milenium ditentukan oleh inovasi (Hammel, 1999). Inovasidiartikan sebagai proses di dalam organisasi untuk memanfaatkan ketrampilan dan sumber daya untuk mengembangkan produk dan atau jasa baru atau untuk membangun sistem produksi dan operasional baru sehingga mampu menjawab kebutuhan pelanggan (Jones,2004). Inovasi dapat menghasilkan sukses luar biasa bagi perusahaan. Inovasi padadasarnya berkenaan dengan perubahan, selain itu juga berkaitan dengan resiko karenaseringkali inovasi merupakan luaran aktivitas penelitian dan pengembangan yang hasilnyatidak dapat dipastikan
.
Inovasi diawali dengan ide kreatif. Ide kreatif ini tidak selalu harus berupa upaya penemuan atau atau pencapaian sesuatu yang “besarnamun dapat juga berwujud upaya perubahan kecil untuk memperbaiki praktek yang sedang berlaku.Suatu perusahaan tidak dapat bertahan tanpa inovasi. Tanpa inovasi, nasib perusahaan ditentukan oleh pertanyaan apakah akhir dari perusahaan akan terjadi dengantiba-tiba karena pesaing datang dengan inovasi yang radikal atau akhir tersebut terjadi saat perusahaan perlahan-lahan mengalami kemunduran. Dengan melakukan inovasi, perusahaan dapat menentukan kembali industrinya, menciptakan yang baru, dan mencapai posisi sebagai pemimpin yang dapat mendikte aturan main dalam persaingan.
Ruang Lingkup Inovasi
Menurut Peter Drucker (1993), inovasi adalah usaha untuk menciptakan perubahandalam perekonomian perusahaan atau potensi sosial. Pernyataan tersebut sesuai dengan posisi inovasi sebagai agen perubahan dan peralatan penting bagi setiap pemimpin perusahaan. Setiap perusahaan memiliki kombinasi yang berbeda dalam strategi inovasi,organisasi, proses,
culture
, metrik dan penghargaan sehingga hasil dari inovasi setiap perusahaan akan berbeda. Untuk mencapai keberhasilan dalan inovasi dengan waktu dan1
 
sumber daya yang terbatas, dibutuhkan kemampuan untuk tetap terfokus pada upaya inovasiyang membutuhkan banyak perhatian.Inovasi menciptakan suatu perubahan yang dilakukan dengan sengaja sehingga perusahan tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Untuk dapat bersaing denganefektif, perusahaan harus memiliki inovasi: tidak hanya sekali, tapi secara terus menerus,dalam seluruh proses menghasikan produk, pelayanan. Inovasi yang memberi keuntungantidak datang begitu saja. Inovasi harus dilaksanakan, dikelola, dan diukur, sementara ituhanya sedikit perusahaan yang dapat melakukannya dengan baik. Persoalan yang seringdihadapi antara lain bagaimana menentukan strategi dan struktur organisasi yang efektif untuk inovasi, mengelola inovasi agar lebih berhasil, mendorong tim untuk maju, danmenanamkan metrik melalui setiap fase dari proses inovasi.Davila et all (2006) memberikan tiga perspektif penting bagi manajer senior.1.Inovasi, merupakan proses pengelolaan yang membutuhkan peralatanspesifik, aturan dan kedisiplinan. Eksekutif perusahaan biasanya mengeluh bahwamereka tidak dapat menyelesaikan inovasi dalam organisasinya. Guna membantueksekutif perlu diberikan kerangka, proses formal dan peralatan yang dapat digunakanuntuk mengembangkan inovasi.2.Inovasi membutuhkan pengukuran dan dorongan untuk memberikan hasilyang besar secara terus menerus. Banyak perusahaan mengukur hal yang salah danmemberikan dorongan terhadap tindakan yang merusak sistem dan proses yangmendukung inovasi. Oleh karena itu diperlukan pedoman guna menunjukkan bagaimanamenggunakan metrik dan dorongan untuk mengelola setiap segi inovasi pada setiap perusahaan.3.Perusahaan dapat menggunakan inovasi untuk mendefinisikan ulang suatuindustri dengan menerapkan kombinasi inovasi model bisnis dan teknologi. Untuk itu perlu pedoman bagaimana mengintegrasikan perubahan model perusahaan danteknologi untuk menentukan kembali lingkungan persaingan dalam industri. Banya perusahaan yang lebih baik dari perusahaan lainnya, tetapi hanya sedikit yang memilikikemampuan mengintegrasikan inovasi model perusahaan dan teknologi.Bagi beberapa perusahaan, inovasi tidak hanya mewakili peluang untuk berkembangdan bertahan tetapi juga peluang untuk mempengaruhi kepemimpinan industri. Inovasi bukan hanya sebagai alat dalam pasar persaingan. Inovasi yang unggul memberikan peluang bagi perusahaan untuk berkembang lebih cepat, lebih baik dan lebih
 smart 
dari pesaingnya dan akhirnya dapat mempengaruhi kepemimpinan industri.2
 
Manfaat Inovasi
Secara umum dapat dikatakan bahwa Inovasi merupakan suatu hal yang pentinguntuk dapat terus meraih keberhasilan. Inovasi melindungi asset perusahaan dari pengikisan pasar. Inovasi merupakan bagian dari integrasi perusahaan sehingga harus dikelola. Hanyasedikit perusahaan yang memiliki diagnosa efektif untuk keseluruhan aktivitas inovasinya.Tanpa diagnosa inovasi yang kuat, sulit untuk mengetahui bagaimana memulai inovasi.Proses inovasi yang berlangsung tanpa melihat diagnosanya, akan sulit untuk memisahkan gejala permasalahan dari penyebabnya. Untuk memperoleh hasil yang terbaik dari inovasi dalam perusahaan, kunci keberhasilannya yaitu dengan menyelaraskan CEOdan tim manajemen senior untuk melakukan hal-hal berikut:1.Mendesak kepemimpinan yang kuat dalam strategi inovasi dan keputusan portofolio. Kepemimpinan yang jelas dari atas organisasi meresap melalui organisasimenuju motivasi, dukunganm dan penghargaan yang dapat meningkatkan inovasi.2.Mengintegrasikan inovasi ke dalam mentalitas
basic business
perusahaan. Inovasitidak dapat diperoleh begitu saja, tetapi harus diintegrasikan dalam setiap kegiatanoperasi perusahaan.3.Menyesuaikan inovasi dengan kegiatan dan srategi perusahaan. Bisa atau tidainovasi menjadi kunci sukses dalam seluruh strategi perusahaan, tetap harus ditentukan jenis dan jumlah inovasi yang dibutuhkan untuk mendukung strategi perusahaan.4.Mengelola tegangan antara kreativitas dan nilai yang diperoleh. Kreativitas tanpakemampuan untuk mengubahnya menjadi keuntungan tidak bisa menopang perusahaandan keuntungan tanpa kreativitas merupakan penghargaaan dalam jangka pendek.5.Menetralkan pengerusakan organisasi. Inovasi mengharuskan perubahan, perubahanmendorong ketegasan aturan rutinitas dan
cultural 
yang menghalangi perubahan.6.Mengenali bahwa unit dasar inovasi merupakan suatu jaringan yang memasukkanorang dan pengetahuan di dalam dan di luar organisasi, organisasi yang sukses dapatmenyatukan setiap bagian sumber daya di dalamnya dengan seimbang.7.Menciptakan metrik yang benar dan menghargai inovasi. Keberhasilan dalaminovasi tidak akan dapat diraih jika individu di dalamnya tidak mendapatkan penghargaan yang pantas atas kreativitasnya.3

Activity (44)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fajar Firmana liked this
Afrian Dp liked this
Marta Dinata liked this
tmaulana_4 liked this
Bayu Alfitra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->