Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Berhala Garuda Pancasila Dan Tata Dunia Baru

Berhala Garuda Pancasila Dan Tata Dunia Baru

Ratings: (0)|Views: 0 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 31, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/31/2014

pdf

text

original

 
31/5/2014 Garuda Pancasila dan Tata Dunia Baruhttp://www.akhirzaman.info/nasional/ipoleksosbud/2190-garuda-pancasila-dan-tata-dunia-baru.html 1/5
Garuda Pancasila dan Tata Dunia Baru
Burung garuda yang digantungi perisai itu ialah lambang tenaga pembangun. Dikenal dalamperadaban Nusantara, mitos yang dilukiskan di Candi Dieng, Prambanan, dan Panataran. Adakalanya dengan memakai gambaran berupa manusia dengan berparuh burung dan bersayap,sebagaimana di Dieng yang sangat mirip dengan gambaran dewa Horus di Mesir. Kemudian di CandiPrambanan dan Sukuh rupanya seperti burung dengan paruh panjang yang melambangkan prosesperjalanan kepada keabadian.Meskipun rupanya agak berbeda, tetapi ide dan konsepnya samadengan mitos burung Phoenix yang menjadi salah satu dari sekian banyak simbol Freemasonry. Sedangkan untuk bendera negara yangterdiri dari merah-putih, oleh penyuka teori-teori
secret society,symbology, elite system
, dan sebagainya, merah-putih merupakanalegori mistik lambang papan catur hitam-putih dalam tradisiFreemason yang ide dasarnya diambil dari
 floor checkered 
. Bentuk alegori lainnya seperti biru-putih pada bendera Israel. Dan masih banyak lagi hidangan permainansimbol semacam ini, terutama yang diperuntukkan bagi Indonesia dan pondasi-pondasi negaranya.Gerakan pemuda seperti Boedi Oetomo atau perkumpulan Jong dari berbagai propinsi, sejatinyaadalah senjata kelompok Freemason atau dalam bahasa Belanda Vrijmetselarij yang turut berperandalam proses kemerdekaan Indonesia, di mana kemerdekaan Indonesia sendiri bukanlah karenamurni berdasarkan ide kemerdekaan yang dicantumkan dalam Pembukaan UUD 45. Melainkan atasgagasan untuk menjadikan Indonesia sebagai lahan perah bagi kepentingan Freemason. Mengapa?Karena sejumlah tokoh bangsa adalah anggota perkumpulan tersebut.Monsterverbond adalah kelompok elit dalam VOC yang terdiridari tiga pilar seperti disimbolkan dalam lambang mason. Duapilar utama yang melambangkan pilar Jachin dan Boazadalah gerbang menuju pilar selanjutnya dalam simbol kuilSolomon yang disebut altar batu. Monsterverbond dalam VOCdigerakkan oleh dua orang asing dan seorang pribumi.Sejatinya Monsterverbond yang menjadi elit penggerak dalam VOC adalah bagian dari kelompok Freemasonry atau Vrijmetselarij. Dalam sejarah Indonesia pola initerus menerus dipertahankan. Oleh karena itu banyak tokoh-tokoh di era awal kemerdekaanIndonesia juga masuk dalam kelompok Freemasonry ini, dan tanpa pernah ditulis di buku-bukusejarah sekolahan, merupakan rekanan dengan tokoh-tokoh VOC.Perisai pada dada Garuda serupa dengan perisai-perisai di beberapa negara yang dikendalikan olehFreemason, seperti contohnya Inggris. Atau jauh ke belakang sama halnya dengan lambang KsatriaTemplar yang kerap diasosiakan dengan pemuja setan yang menyembah Dajjal. Lambang bintang
 
31/5/2014 Garuda Pancasila dan Tata Dunia Baruhttp://www.akhirzaman.info/nasional/ipoleksosbud/2190-garuda-pancasila-dan-tata-dunia-baru.html 2/5
lima di dada Garuda adalah simbol kepala Baphomet,kambing jantan jelmaan iblis. Sengaja ditaruh terbalik untuk mengaburkan bintang pentagram tersebut. Adapun lambangrantai merupakan simbol untuk garis darah (
bloodline
)kelompok Illuminati atau sejenisnya yang menjaga(gatekeeper) keberlangsungan gerakan Freemason. PohonBeringin adalah simbol pohon Sephiroth dalam tradisi mistik Kabbalah. Kepala Banteng adalah simbol sapi Samiri yangmenjadi sesembahan orang Yahudi ketika Mosesmeninggalkannya. Dan terakhir adalah padi dan kapas yangtidak ada bedanya dengan zaitun dan gandum yangdigenggam Elang Amerika Serikat, simbol kesuburan atausumber kehidupan utama kehidupan manusia yang dijadikanlahan perah, atau sumber daya yang harus dihisap dandikendalikan oleh Freemason. Intinya adalah Garuda Pancasila dianggap murni representasi simbol-simbol Freemason, Knight Templar, Illuminati, dan sebagainya yang dianggap sebagai pengikutDajjal.Berikut di atas adalah sebagian kecil dari tudingan kelompok-kelompok penggemar teori konspirasiseputar Freemasonry, Illuminati, Anti-Kristus, dan sebagainya. Kalau di Indonesia fenomenasemacam ini kadang dikaitkan dengan propaganda meninggalkan bentuk negara dan sistempemerintahan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, sambil mengelukan serta mengusungideologi Negara Islam. Entah dengan berkedok organisasi danatas nama apapun, yang telah banyak disebarluaskan diIndonesia. Karena mereka berpendapat bahwa cengkramanFreemason di Indonesia begitu kuat, saking kuatnya telahmenghapuskan 7 kata sakral dari Piagam Jakarta sebagaicikal bakal Pancasila, dan menjadikan Pancasila sebagai porosideologi sekuler utama untuk Indonesia. Termasuk dengan bentuk NKRI yang telah final ini ialah hasil rekayasa kesesatan yang sangat gamblang.Tapi kalau melihat tradisi besarnya adalah adanya pertarungan globalantara berbagai macam kepentingan, atau kasarnya mirip era perang dinginantara blok Timur dan Barat dahulu. Demikian pula saat ini, macam-macam kepentingan saling bersaing, yang satunya mengimpikan TatananDunia Baru yang mengacu kepada
 Novus Ordo Seclorum
, sedangkan yanglain menegakkan sistem Kekhalifahan dunia. Sementara orang-orangIndonesia berada di posisi tradisi kecil yang selalu diombang-ambingkanoleh corong-corong kepentingan itu melalui berbagai media. Ada televisi,radio, buku, internet, dan lain-lain.Persis seperti diutarakan oleh
 Pierre Bourdieu
 bahwaruang publik merupakan arena atau wadah produksikultural. Di dalam suatu arena ada modal (
capital 
) yang digunakan para agen,aktor atau pelaku.
Capital 
 tidak selalu identik dengan modal berupa material. Tapi bisa berbentuk kemampuan tertentu yang dimiliki agen, seperti kemampuanintelektual atau kemampuan menulis. Jika agen memiliki capital yang besar sesuaidengan hukum dan kultural arenanya, maka ia akan dapat lebih unggul
 
31/5/2014 Garuda Pancasila dan Tata Dunia Baruhttp://www.akhirzaman.info/nasional/ipoleksosbud/2190-garuda-pancasila-dan-tata-dunia-baru.html 3/5
dibandingkan lainnya. Dalam pertemuan antara satu agen dengan agen yang lain, terdapat istilah yang disebut arena. Arena pun bermacam-macam. Bourdieu menyebutkan beberapa arena dalampenjelasannya yaitu arena ekonomi, pendidikan, politik, dan kultural.Dalam pandangan
 Alberto Melucci,
 konflik di abad ke-21 ini banyak disebabkanoleh aktor-aktor yang saling memerebutkan kontrol dalam domain publik maupunprivat. Dan senjata paling ampuh adalah penggunaan
cultural codes
, sistem tanda,produksi informasi, atau apa yang disebut sebagai kuasa simbolik dalam istilahBourdieu. Dengan carut marutnya pertarungan sistem tandaini,
 Baudrillard
mengindikasikan bahwa manusia telah memasuki kondisihiperrealitas. Implikasinya kalau mau ditarik pada ranah mikro ke dalam sebuahnegara semisal Indonesia, atau lebih spesifik rakyat Indonesia, yakni seperti yang kita saksikansekarang ini; situasi politik yang penuh dengan kegamangan. Contohnya adalah kita masih sibuk membicarakan persoalan bentuk negara, dasar negara, lambang negara dan sebagainya.
 So what? 
 Apakah rakyat negeri ini akan terus mau diombang-ambingkan dalamsebuah simulasi realitas yang penuh pertarungan sistem tanda ini. Antara masing-masing komunitas saling bersaing dengan produksi kultural mereka. Tapipertanyaannya adalah apakah kita mau menyerahkan diri untuk sengaja beradadalam kondisi kefanatikan terhadap masing-masing pihak atau kepentingan yangkita bela atau yakini? Seperti kondisi di era perang dingin antara Sekutu dan Soviet,kita dipaksa memilih dua kekuatan dan dipaksa menjadi fanatik membela masing-masing pihak. Sekarang pun polanya sama atau sengaja dibiarkan sama, agar orang-orang yangmenganggap diri mereka elit dari tiap kelompok dapat menjaring pengikut sebanyak-banyaknyademi menggolkan kepentingan mereka.Sedangkan dalam arena pertarungan berbentuk elips bernama Bumi ini, manusia bisa menggunakansegala macam cara, baik persuasif maupun represif. Perang simbol atau perang senjata api. Entahkondisi hiperrealitas ini akan membawa manusia, terlebih orang-orang Indonesia ke arah mana.Tetapi biasanya orang yang terus bergantung pada sistem elitis, yakni menganggap elit(mensakralisasi) orang lain, atau institusi seperti lembaga politik atau agama, organisasi rahasia atauorganisasi massa, tokoh-tokoh tertentu, dan sebagainya. Maka tujuan hidupnya cuma satu, berusahamasuk dalam lingkaran elit tersebut meski dengan segala cara ditempuhnya.Nasib sebagai rakyat kebudayaan pinggiran, jadi terombang-ambing antara satu kebudayaan besarsatu ke kebudayaan besar lain.
 Kapan ya jadi pemilik kebudayaan besar yang mempengaruhi dunia(sumber: filsafat-kompasiana.com )
 
Pancasila Tidak Sakti Lagi, Bakal Tinggal Sejarah

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->