Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ramalan Joyoboyo

Ramalan Joyoboyo

Ratings: (0)|Views: 75|Likes:
Published by A.ARIEF.MADROMI
Delapan Ramalan Joyoboyo by mbah subowo bin sukaris
Delapan Ramalan Joyoboyo by mbah subowo bin sukaris

More info:

Published by: A.ARIEF.MADROMI on Jun 02, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2014

pdf

text

original

 
Ramalan Jayabaya (Jongko Joyoboyo) TentangNusantara
1. Pendahuluan
Ramalan yang bernada pilu itu pantas dikumandangkan lagi agar kita bisa berkaca diri. Para elite politik dan pemegang tampuk kekuasaan pun selavaknyamerefleksikan diri atas segala sesuatu yang telah dilakukannya, yang seakan-akan justru "menggenapi" ramalan itu.Ramalan Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang dipercava telahditulis oleh Prabu Jayabaya, raja dari kerajaan Kadiri/Kediri. Ramalan inidikenal pada khususnya di kalangan masvarakat Jawa yang dilestarikan secaraturun temurun oleh para pujangga. Asal usul utama serat Jangka Jayabaya dapatdilihat pada kitab Musarar yang digubah oleh Sunan Giri Prapen. Sekalipun banyak keraguan tentang keasliannya, tapi sangat jelas bunvi pada bait pertamadari kitab Musarar yang menuliskan bahwasanya Jayabaya lah yang membuatramalan-ramalan tersebut; "Kitab Musarar dibuat tatkala Prabu Jayabaya diKediri yang gagah perkasa, musuh takut dan takluk, tak ada yang berani."
2. Asal-usul Ramalan
Tradisi Jawa mengakui, Ramalan Jayabaya ditulis oleh Prabu Jayabaya, RajaKerajaan Kadiri/Kediri (11351159 Masehi) yang bergelar Sri Maharaja SriWarmmeswara Madhusudanawatarani ndita Suhrtsingha ParakramaDigjayottunggadewan ama. Gelar yang amat panjang itu tertera pada tiga prasasti batu yang ditemukan dan dikenal sebagai peninggalan sang raja, yakni prasasti Hantang (1135 M), prasasti Talan (1136 M), dan prasasti dari DesaJepun (1144 M).Pada zamannya, ditopang kekuatan armada laut yang tangguh, kekuasaannyameluas tidak hanya meliputi Tanah Jawa, tetapi hingga pantai Kalimantan.Bahkan, Temate pun menjadi kerajaan subordinat kerajaannya. Sebagai rajadan pujangga. Prabu Jayabaya memandang jauh ke depan dengan mata hati dan perasaan. Ia meramalkan keadaan kacau balau, yang disebutnya sebagai "wolak-walik ing zaman" atau keadaan zaman yang serba jungkir balik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->