Aji Dedi Mulawarman – Mengembangkan Kemandirian Bisnis Koperasi Indonesia
MENGEMBANGKAN KOMPETENSI INTI DAN KONSEP BISNIS KOPERASI:Digali dari realitas masyarakat Indonesia
1
Oleh: Aji Dedi Mulawarman
2
http://ajidedim.wordpress.com ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan kompetensi inti dan konsep bisniskoperasi sesuai realitas bisnis berkoperasi masyarakat Indonesia berbasis ekonomirakyat.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif, yaitu
Beyond Structuralism.
Beyond Structuralism
mensinergikan antropologi strukturalis sinkronis(kontekstual) dan postrukturalis diakronis (masa lalu). Metodologi dijalankan denganmetode
Constructivist Structuralism
-nya Pierre Bourdieu untuk mengetahui secaraempiris (
habitus, capital, field dan practice
) aktivitas bisnis koperasi di Indonesia.Tahap pertama, teoritisasi antropologis melalui sinergi antropologi sinkronis (realitas bisnis koperasi kontekstual) dan antropologi diakronis (realitas bisnis koperasi faseawal). Tahap kedua, melakukan sinergi keduanya untuk menemukan benang merahkonsep kemandirian berbisnis koperasi secara empiris di lapangan Teoritisasidiperlukan untuk merumuskan Konsep Kemandirian Koperasi.Hasilnya, konsep
kemandirian, kompetensi inti kekeluargaan
dan sinergi produktif-intermediasi-retail merupakan substansi pengembangan koperasi sesuai realitasmasyarakat Indonesia yang unik. Meskipun perkembangannya saat ini banyak tereduksi intervensi kebijakan dan subordinasi usaha besar. Diperlukan kebijakan,regulasi,
supporting movement
, dan
strategic positioning
berkenaan menumbuhkankembali konsep kemandirian, kompetensi inti kekeluargaan dan sinergi produktif-intermediasi-retail yang komprehensif.
Kata kunci:
Koperasi ala Indonesia, kemandirian, kompetensi inti kekeluargaan,ekonomi rakyat, sinergi produktif-intermediasi-retail.
1
Dipresentasikan dalam Diskusi Panel Kajian Koperasi: Peluang dan Prospek Masa Depan. Kementrian Negara Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Universitas Negeri Malang. 10 Desember 2007.
2
Kandidat Doktor Ilmu Ekonomi, Program Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.Direktur Lembaga Riset Keuangan Syari’ah Universitas Cokroaminoto Yogyakarta.
Add a Comment