Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
217Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Budidaya Belut

Budidaya Belut

Ratings:

4.79

(53)
|Views: 31,108 |Likes:
Published by petoeah
Ternak Belut, Budidaya belut, cara menternak belut
Ternak Belut, Budidaya belut, cara menternak belut

More info:

Published by: petoeah on Mar 14, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 1/ 6
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
BUDIDAYA IKAN BELUT
( Synbranchus ) 
1.SEJARAH SINGKAT
Belut merupakan jenis
ikan konsumsi air tawar
dengan bentuk tubuh bulatmemanjang yang hanya memiliki sirip punggung dan tubuhnya licin. Belut sukamemakan anak-anak ikan yang masih kecil. Biasanya hidup di sawah-sawah, dirawa-rawa/lumpur dan di kali-kali kecil. Di Indonesia sejak tahun 1979, belutmulai dikenal dan digemari, hingga saat ini belut banyak dibudidayakan danmenjadi salah satu komoditas ekspor.
2.SENTRA PERIKANAN
Sentra perikanan belut Internasional terpusat di Taiwan, Jepang, Hongkong,Perancis dan Malaysia. Sedangkan sentra perikanan belut di Indonesia beradadi daerah Yogyakarta dan di daerah Jawa Barat. Di daerah lainnya barumerupakan tempat penampungan belut-belut tangkapan dari alam atau sebagaipos penampungan.
3.JENIS
Klasifikasi belut adalah sebagai berikut:Kelas:PiscesSubkelas:TeleosteiOrdo:Synbranchoidae
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 2/ 6
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
Famili:SynbranchidaeGenus:SynbranchusSpecies:Synbranchus bengalensis Mc clell (belut rawa); Monopterusalbus Zuieuw (belut sawah); Macrotema caligans Cant (belutkali/laut)Jadi jenis belut ada 3 (tiga) macam yaitu belut rawa, belut sawah dan belutkali/laut. Namun demikian jenis belut yang sering dijumpai adalah jenis belutsawah.
4.MANFAAT
Manfaat dari budidaya belut adalah:1)Sebagai penyediaan sumber protein hewani.2)Sebagai pemenuhan kebutuhan sehari-hari.3)Sebagai obat penambah darah.
5.PERSYARATAN LOKASI
1)Secara klimatologis ikan belut tidak membutuhkan kondisi iklim dan geografisyang spesifik. Ketinggian tempat budidaya ikan belut dapat berada di dataranrendah sampai dataran tinggi. Begitu pula dengan kelembaban dan curahhujan tidak ada batasan yang spesifik.2)Kualitas air untuk pemeliharaan belut harus bersih, tidak terlalu keruh dantidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik.Kondisi tanah dasar kolam tidak beracun.3)Suhu udara/temperatur optimal untukpertumbuhan belut yaitu berkisar antara25-31 derajat C.4)Pada prinsipnya kondisi perairan adalah air yang harus bersih dan kaya akanosigen terutama untuk bibit/benih yang masih kecil yaitu ukuran 1-2 cm.Sedangkan untuk perkembangan selanjutnya belut dewasa tidak memilihkualitas air dan dapat hidup di air yang keruh.
6.PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
6.1.Penyiapan Sarana dan Peralatan
1)Perlu diketahui bahwa jenis kolam budidaya ikan belut harus dibedakanantara lain: kolam induk/kolam pemijahan, kolam pendederan (untuk benihbelut berukuran 1-2 cm), kolam belut remaja (untuk belut ukuran 3-5 cm) dankolam pemeliharaan belut konsumsi (terbagi menjadi 2 tahapan yangmasing-masing dibutuhkan waktu 2 bulan) yaitu untuk pemeliharaan belut
 
TTG BUDIDAYA PERIKANAN
Hal. 3/ 6
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan TeknologiGedung II BPP Teknologi Lantai 6, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340Tel. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id
ukuran 5-8 cm sampai menjadi ukuran 15-20 cm dan untuk pemeliharanbelut dengan ukuran 15-20 cm sampai menjadi ukuran 30-40 cm.2)Bangunan jenis-jenis kolam belut secara umum relatif sama hanyadibedakan oleh ukuran, kapasitas dan daya tampung belut itu sendiri.3)Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m
2
. Untuk kolam pendederan(ukuran belut 1-2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m
2
. Untuk kolam belutremaja (ukuran 2-5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m
2
. Dan untuk kolambelut konsumsi tahap pertama (ukuran 5-8 cm) daya tampungnya 100ekor/m
2
. Serta kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15-20cm) dayatampungnya 50 ekor/m
2
, hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran3-50 cm.4)Pembuatan kolam belut dengan bahan bak dinding tembok/disemen dandasar bak tidak perlu diplester.5)Peralatan lainnya berupa media dasar kolam, sumber air yang selalu ada,alat penangkapan yang diperlukan, ember plastik dan peralatan-peralatanlainnya.6)Media dasar kolam terdiri dari bahan-bahan organik seperti pupukkandang, sekam padi dan jerami padi. Caranya kolam yang masih kosonguntuk lapisan pertama diberi sekam padi setebal 10 cm, diatasnya ditimbundengan pupuk kandang setebal 10 cm, lalu diatasnya lagi ditimbun denganikatan-ikatan merang atau jerami kering. Setelah tumpukan-tumpukan bahanorganik selesai dibuat (tebal seluruhnya sekitar 30 cm), berulah air dialirkankedalam kolam secara perlahan-lahan sampai setinggi 50 cm (bahan organik+ air). Dengan demikian media dasar kolam sudah selesai, tinggal mediatersebut dibiarkan beberapa saat agar sampai menjadi lumpur sawah.Setelah itu belut-belut diluncurkan ke dalam kolam.
6.2.Penyiapan Bibit
1)Menyiapkan Bibita.Anak belut yang sudah siap dipelihara secara intensif adalah yangberukuran 5-8 cm. Di pelihara selama 4 bulan dalam 2 tahapan denganmasing-masing tahapannya selama 2 bulan.b)Bibit bisa diperoleh dari bak/kolam pembibitan atau bisa juga bibitdiperoleh dari sarang-sarang bibit yang ada di alam.c.Pemilihan bibit bisa diperoleh dari kolam peternakan atau pemijahan.Biasanya belut yang dipijahkan adalah belut betina berukuran
±
30 cmdan belut jantan berukuran
±
40 cm.d.Pemijahan dilakukan di kolam pemijahan dengan kapasitas satu ekorpejantan dengan dua ekor betina untuk kolam seluas 1 m
2
. Waktupemijahan kira-kira berlangsung 10 hari baru telur-telur ikan belut

Activity (217)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aria Dwi Prastya liked this
I'am Menantimu liked this
Win Mild liked this
Jack Paroji liked this
Ahmed Nizar liked this
Budi Arso liked this
Sinyo Kedinten liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->