Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Elegi Minah Dan Tiga Buah Kakao Di Meja Hijau...

Elegi Minah Dan Tiga Buah Kakao Di Meja Hijau...

Ratings: (0)|Views: 180 |Likes:
Published by smaquis
sumber: http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942%20/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau...
sumber: http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942%20/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau...

More info:

Published by: smaquis on Nov 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2010

pdf

text

original

 
11/20/09 10:50 PMKOMPAS.com - Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hijau...Page 1 of 3http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942%20/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau...
KOMPAS.comBolaEntertainmentTeknoOtomoti
Female
ForumKompasianaImagesMobileKompas CetakePaperPasangIklanGramediaShopHomeNasionalRegionalInternasionalMegapolitanBisnis & KeuanganKesehatanOlahragaPropertiSainsTravelOaseEdukasiEnglish SumateraJawaKalimantanIndonesia Timur Index Berita| Surat Pembaca| Berita Duka| Seremonia| DKK| Archive| What's New
KOMPAS/ MADINA NUSRAT
Minah (55), petani dari Dusun Sidoharjo, DesaDarmakradenan, Kecamatan Ajibarang, KabupatenBanyumas, JawaTengah, Kamis (19/11), dihukum percobaan 1 bulan 15 hari karena mencuri tiga buah kakaodi kebun PT Rumpun Sari Antan 4 di desanya. PersidangandiPengadilanNegeriPurwokertoini menyedot perhatian masyar akat karena benda yangdidakwakan dicuri hanya tiga buah kakao yangakan digunakan Minah sebagaibibit.
Artikel Terkait:
 /Home/Regional/Jawa
RASA KEADILAN
Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di MejaHijau...
JUMAT, 20 NOVEMBER 2009 | 08:09 WIB
Madina Nusrat
Minah (55) hanya dapat meremas kedua belah tangannyauntuk menepis kegalauan agar tetap tegar saat menyampaikanpembelaan atau pleidoi di hadapan majelis hakim diPengadilan Negeri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, JawaTengah, Kamis(19/11).Tanpa didampingi pengacara, ia menceritakan bahwaalasannya memetik tiga buah kakao di kebun PTRumpun SariAntan 4, pertengahan Agustus lalu, adalah untukdijadikanbibit.Nenek tujuh cucu yang buta huruf ini sesekali melemparkanpandangan kepada beberapa orang yang dikenal gunamemperoleh kekuatan. Iaberusaha memastikan bahwa pembelaannya dapat meyakinkan majelis hakim.Dengan menggunakan bahasa Jawa
ngapak 
(dialekBanyumasan) bercampur bahasa Indonesia, Minahmenuturkan, tiga buah kakao itu untuk menambah bibittanaman kakao di kebunnya di Dusun Sidoharjo, DesaDarmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. ”Kalau dipenjara,
inyong 
(saya) enggak mau Pak Hakim.
Namung 
(cuma) tiga buah kakao,” ujar Minah kepada majelis hakim.Minah mengaku sudah menanam 200 bibit pohon kakao di kebunnya, tetapi ia merasa jumlah itu masih kurang. Namun,belum sempat buah tersebut dibawa pulang, seorang mandor perkebunan, Sutarno, menegurnya. Minah lantas memintamaaf dan meminta Sutarno untuk membawa ketiga buah kakao tersebut.Alih-alih permintaan maafnya diterima, manajemen PT RSA 4 malah melaporkan Minah ke Kepolisian Sektor Ajibarang,akhir Agustus lalu. Laporan itu berlanjut pada pemeriksaan kepolisian dan berakhir di meja hijau.Minah sudah berusaha melepaskan diri dari jerat hukum. Tapi usahanya sia-sia. Hukum yang mestinya mengayomimasyarakat dengan menegakkan keadilan, bagi nenek Minah, ternyata tak punya nurani. Hukum kita rupanya takmemberi ampun bagi orang kecil seperti Minah. Tetapi, koruptor pencuri miliaran rupiah uang rakyat melenggang bebasdari sanksi hukum.Di Jawa Tengah, misalnya, empat bekas anggota DPRD dan aparat Pemerintah Kota Semarang yang menjadi terpidanakasus korupsi dana APBD Kota Semarang tahun 2004 sebesar Rp 2,16 miliar divonis bebas. Mereka bebas dari sanksihukum setelah Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali mereka. MA menyatakan keempatterpidana itu tidak melakukan tindak pidana.
 TERPOPULER
Patrialis: Perkara Minah MemalukanBuang Sampah, Dedi Temukan Jenazah TugimanPramana, Balon Bupati Gungkidul IndependenWarsid Tewas Terseret Arus Bengawan SoloIngat, KDRT Itu Kejahatan Kemanusiaan!Wartawan Gadungan Peras Kepala DinasPemerkosa Itu Ternyata Masih Berbaju Serag...Hendak Melahirkan, Runi dan Bayinya Mening...Saksikan! Sejarah Bandung dalam Spanduk 50...Pemprov Jateng Bakal Bangun Depo Batu BaraTerburu-buru, ABG Ini Mesum Ketika Masih B...Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hi...Gadis Itu Diperkosa di Lapangan SentolPemerkosa Itu Ternyata Masih Berbaju Serag...Saat Diperkosa, Tubuh Wulan Dipegangi Kene...Dua Mantan Pembalap Merampok Toko EmasPolisi Gadungan itu Gemar Memeriksa STNK d... 
BERITA TERKINI
 
11/20/09 10:50 PMKOMPAS.com - Elegi Minah dan Tiga Buah Kakao di Meja Hijau...Page 2 of 3http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/08094942%20/elegi.minah.dan.tiga.buah.kakao.di.meja.hijau...
21926
Nilai 4.78
 - Beri Rating Artikel -Rate A
 A 
A
 Muramnya penuntasan masalah hukum di Jateng masih ditambah lagi dengan putusan hakim yang hanya memberikanhukuman percobaan kepada pelaku tindak pidana korupsi. Salah satunya dijatuhkan kepada Ketua DPRD Jatengperiode 1999-2004, Mardijo. Terdakwa korupsi dobel anggaran APBD Jateng sebesar Rp 14,8 miliar ini hanya diberihukuman percobaan selama dua tahun.Minah memang tak mengerti masalah hukum seperti para terpidana dan terdakwa kasus korupsi itu. Namun, denganberkata jujur, ia memiliki keyakinan bahwa ia mampu menghadapi rimba hukum formal yang tidak dimengertinya samasekali.Terhitung tanggal 13 Oktober sampai 1 November, Minah menjadi tahanan rumah, yakni sejak kasusnya dilimpahkandari kepolisian kepada Kejaksaan Negeri Purwokerto. Sejak itu hingga sekarang, ia harus lima kali pergi pulangmemenuhi panggilan pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Purwokerto, dan persidangan di Pengadilan Negeri Purwokerto.Rumah Minah di dusun, di pelosok bukit. Letaknya sekitar 15 kilometer dari jalan utama Ajibarang-Wangon. Perjalananke Purwokerto masih menempuh jarak sejauh 25 kilometer lagi. Jarak sepanjang itulah yang harus ditempuh Minahsetiap kali memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Purwokerto dan Pengadilan Negeri Purwokerto.Satu kali perjalanan ke Purwokerto, Minah mengaku, bisa menghabiskan Rp 50.000 untuk naik ojek dan angkutanumum. Ditambah lagi untuk makan selama di perjalanan. ”
Kadang disangoni anak kula
(kadang dibiayai anak saya),”katanya.Sebelum menyampaikan putusan, majelis hakim juga pernah bertanya kepada Minah, siapa lagi yang memberikannyaongkos ke Purwokerto. ”Saya juga pernah dikasih Rp 50.000 sama ibu jaksa, untuk ongkos pulang,” kata Minah sambilmenoleh kepada jaksa penuntut umum Noor Haniah.Noor Haniah yang mendengar jawaban itu hanya dapat memandang lurus ke Minah.Elegi Minah tentang tiga kakao yang diambilnya melarutkan perasaan majelis hakim. Saat membacakan pertimbanganputusan hukum, Ketua Majelis Hakim Muslich Bambang Luqmono sempat bersuara tersendat karena menahan tangis.Muslich mengaku tersentuh karena teringat akan orangtuanya yang juga petani.Majelis hakim memutuskan, Minah dihukum percobaan penjara 1 bulan 15 hari. Jadi, Minah tak perlu menjalani hukumanitu, dengan catatan tidak melakukan tindak pidana lain selama masa percobaan tiga bulan.Persidangan ditutup dengan tepuk tangan para warga yang mengikuti persidangan tersebut.Kasus Minah bisa menjadi contoh bahwa penuntasan masalah hukum di negeri ini masih saja berlangsung tanpamendengarkan hati nurani, yaitu rasa keadilan....
Sent from Indosat BlackBerry powered by 
Editor: Glo
 
Sumber : Kompas Cetakhttp://m.kompas.com
di mana saja melalui
ponsel
,
Blackberry
,
iPhone
, atau
Windows Mobile Phone Anda
Ada 379 Komentar Untuk Artikel Ini.Posting komentar Anda
big emosion @ Jumat, 20 November 2009 | 16:39 WIB
bu Minah memang sangat kasihan tapi itu 200 pohon kakao bibitnya dr mana ya? yg nmnya mencuri kecil2an lamakelaman bisa menjadi pencuri besar2an, itu tetap salah, tapi ... kenapa bu Minah tdk di beri pengacara prodio aliasgratis utk membela tuttutannya, apakah Ri masih blum ada pengacara prodio bagi orang tak mampu? Jangan salahkan siapa pun, coba kalau itu perkubuan punya kalian n selalu di curi bhnya, apakah kalian juga senang n terimo dglego? be positif thinking without big emosion !!!
: uernur a ormaHendak Melahirkan, Runi dan Bayinya Mening...Di Kudus, 26 Korban Kekerasan Seksual, Per...
4 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->