Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
52Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembelajaran Pengayaan

Pembelajaran Pengayaan

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 6,524|Likes:
Published by abulfawwaz
belajar-belajar dan belajar
belajar-belajar dan belajar

More info:

Published by: abulfawwaz on Nov 20, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/16/2013

pdf

text

original

 
Pembelajaran Pengayaan
I.PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Dalam kegiatan pembelajaran tidak jarang dijumpai adanya peserta didik yanglebih cepat dalam mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar danpenguasaan materi pelajaran yang telah ditentukan. Peserta didik kelompok initidak mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran maupunmengerjakan tugas-tugas atau latihan dan menyelesaikan soal-soal ulangansebagai indikator penguasaan kompetensi. Peserta didik yang telah mencapaikompetensi lebih cepat dari peserta didik lain dapat mengembangkan danmemperdalam kecakapannya secara optimal melalui pembelajaran pengayaan.Untuk keperluan pemberian pembelajaran pengayaan perlu dipilih strategi danlangkah-langkah yang tepat setelah terlebih dahulu dilakukan identifikasiterhadap potensi lebih yang dimiliki peserta didik.Sehubungan dengan hal-hal tersebut, sekolah perlu menyusun rencana sistematispemberian pembelajaran pengayaan untuk membantu perkembangan potensipeserta didik secara optimal.
B.Tujuan
Panduan pembelajaran pengayaan ini bertujuan untuk menyamakan pemahamanmengenai pengayaan dan membantu guru mengembangkan pembelajaranpengayaan
C.Ruang Lingkup
Ruang lingkup panduan ini, menyajikan latar belakang dan tujuan penyusunanpanduan pembelajaran pengayaan, hakikat pembelajaran pengayaan,pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran pengayaan.1
 
Pembelajaran Pengayaan
II. PEMBELAJARAN PENGAYAAN
A. Pembelajaran Menurut Standar Nasional Pendidikan
Standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalamrangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradabanbangsa yang bermartabat. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, PeraturanPemerintah nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikanmenetapkan 8 standar yang harus dipenuhi dalam melaksanakan pendidikan.Kedelapan standar dimaksud meliputi standar isi, standar proses, standarkompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana danprasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaianpendidikan.Dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut, kompetensi yangharus dikuasai oleh peserta didik setelah melaksanakan kegiatan pembelajaranditetapkan dalam standar isi dan standar kompetensi lulusan. Standar isi (SI)memuat standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasaipeserta didik dalam mempelajari mata pelajaran tertentu. Standar kompetensilulusan (SKL) berisikan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik pada setiapsatuan pendidikan. Sementara berkenaan dengan materi yang harus dipelajari,disajikan dalam silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yangdikembangkan oleh guru. Menurut pasal 6 PP. 19 Th. 2005, terdapat 5 kelompokmata pelajaran yang harus dipelajari peserta didik pada jenjang pendidikan dasardan menengah untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus. Kelimakelompok mata pelajaran tersebut meliputi: agama dan akhlak mulia;kewarganegaraan dan kepribadian; ilmu pengetahuan dan teknologi; estetika;jasmani, olah raga, dan kesehatan.Dalam rangka membantu peserta didik mencapai standar isi dan standarkompetensi lulusan, pelaksanaan atau proses pembelajaran perlu diusahakan agarinteraktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untukberpartisipasi aktif, serta memberikan kesempatan yang cukup bagi prakarsa,kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisikserta psikologis peserta didik.Untuk mencapai tujuan dan prinsip-prinsip pembelajaran tersebut tidak jarangdijumpai adanya peserta didik yang memerlukan tantangan berlebih untukmengoptimalkan perkembangan prakarsa, kreativitas, partisipasi, kemandirian,minat, bakat, keterampilan fisik, dsb. Untuk mengantisipasi potensi lebih yangdimiliki peserta didik tersebut, setiap satuan pendidikan perlu menyelenggarakanprogram pembelajaran pengayaan.
B. Hakikat Pembelajaran Pengayaan
Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatanpeserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan olehkurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya.2
 
Pembelajaran Pengayaan
Untuk memahami pengertian program pembelajaran pengayaan, terlebih dahuluperlu diperhatikan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yangberlaku berdasar Permendiknas 22, 23, dan 24 Tahun 2006 pada dasarnyamenganut sistem pembelajaran berbasis kompetensi, sistem pembelajaran tuntas,dan sistem pembelajaran yang memperhatikan dan melayani perbedaan individualpeserta didik. Sistem dimaksud ditandai dengan dirumuskannya secara jelasstandar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai pesertadidik. Penguasaan SK dan KD setiap peserta didik diukur dengan menggunakansistem penilaian acuan kriteria (PAK). Jika seorang peserta didik mencapai standartertentu maka peserta didik tersebut dipandang telah mencapai ketuntasan.Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi dan pembelajaran tuntas,lazimnya guru mengadakan penilaian awal untuk mengetahui kemampuan pesertadidik terhadap kompetensi atau materi yang akan dipelajari sebelumpembelajaran dimulai. Kemudian dilaksanakan pembelajaran denganmenggunakan berbagai strategi seperti ceramah, demonstrasi, pembelajarankolaboratif/kooperatif, inkuiri, diskoveri, dsb. Melengkapi strategi pembelajarandigunakan juga berbagai media seperti media audio, video, dan audiovisual dalamberbagai format, mulai dari kaset audio, slide, video, komputer multimedia, dsb.Di tengah pelaksanaan pembelajaran atau pada saat kegiatan pembelajaransedang berlangsung, diadakan penilaian proses dengan menggunakan berbagaiteknik dan instrumen dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan belajar sertaseberapa jauh penguasaan peserta didik terhadap kompetensi yang telah atausedang dipelajari. Penilaian proses juga digunakan untuk memperbaiki prosespembelajaran bila dijumpai hambatan-hambatan.Pada akhir program pembelajaran, diadakan penilaian yang lebih formal berupaulangan harian. Ulangan harian dimaksudkan untuk menentukan tingkatpencapaian belajar, apakah seorang peserta didik gagal atau berhasil mencapaitingkat penguasaan kompetensi tertentu. Penilaian akhir program ini dimaksudkanuntuk menjawab pertanyaan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi(tingkat penguasaan) minimal atau ketuntasan belajar seperti yang telahdirumuskan pada saat pembelajaran direncanakan.Jika ada peserta didik yang lebih mudah dan cepat mencapai penguasaankompetensi minimal yang ditetapkan, maka sekolah perlu memberikan perlakuankhusus berupa program pembelajaran pengayaan. Pembelajaran pengayaanmerupakan pembelajaran tambahan dengan tujuan untuk memberikankesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihansedemikain rupa sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan minat,bakat, dan kecakapannya. Pembelajaran pengayaan berupaya mengembangkanketerampilan berpikir, kreativitas, keterampilan memecahkan masalah,eksperimentasi, inovasi, penemuan, keterampilan seni, keterampilan gerak, dsb.Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yangmemiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untukmembantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->