Sumber dataData-data yang dijadikanbahan untuk penelitian skripsi ini adalah kumpulan sajak Blues Kere Lauk karangan Godi Suwarna, diterbitkan pada tahun 1992 bulan november,dengan penerbit CV Geger Sunten Bandung. Buku yang dijadikn penelitian inimerupakan cetaka pertama.Lndasan teoriPenulis dalam menganalisis karya sastra ini menggunakan teori strukturl sebagailangkah awal untuk menganalisis objek penelitian kumpulan sajak Blues Kere Lauk.Analisis struktural ini beranggapan atau seprti yang dikemukakan oleh A.Teeuw (1988 :135) : “ analisis struktural bertujuan untk membongkar dan memaparkan secarmat,seteliti,sememndetel, dan semendalan mungkin keterkaitan dan keterjalinan semua anasir danaspek kary sastra yang bersama-sama menghasilkan makna menyeluruh:, selainitudigunakanjuga teori dan pendapat dari : Panuti Sujiman, Henry Guntur Tarigan,Aminnudin, Atar semi, Todorov, Luksemburg, yangsemuanya itu akan dijadikan dasarpijakandalam menganalisis dan menginterpretasikan perasaannya melalui sajak dalamkumpulan sajak blues kere lauk.KesimpulanKesimpulan dari analisis gaya Godi Suwarna dalam mengekspresikan perasaannyamelalui sajak dalam kumpulan sajak Blues Kere Lauk adalah :1) gaya Godi Suwarna dalam mengekspresikan perasaannya melalui sajak dalamkumpulan sajak Blues Kere Lauk bisa dilihat dari struktur yang menjadi cirikhasnya. Struktur tersebut ialah diksi,imaji, dan ciri khas karya tema dan amanat.2) Diksi pada BKL dibgi menurut tiganuansa , yaitunuansa sunda, nuansa barat, dannuansa unternasional. Sajak-sajak yang termasuk kedalam nuansa sunda adalahPapantunan, Sukasrana, Ruwana, Durmaning Durma, Pucung, Abimanyu. Sajak-sajak yang termasuknuansa barat adalah jenis Joplin, Lady Jane, Yesterday,Rolling Stones, Black Sabbath,dan Sympathy For The Devil. Sedangkan sajak-sajak yang termasuk nuansa internasional adalah Bohemin Rhapsody dan The