/  2
 
Testimoni Susno Duadji di Komisi III DPR RI---------------------------------------------------------------http://maubaca.com/serba-serbi/581-ini-dia-isi-testimoni-susno-duadji-di-komisi-iii-dpr-ri.htmlMaubaca.com.- Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kapolri dengan Komisi III DPR RIternyata membuka babak baru dalam menuntaskan kriminalisasi Komisi PemberantasanKorupsi (KPK).Selain mendapat dukungan secara terbuka dari anggota DPR RI, Polri juga secaraapik menampilkan Kabareskrim nonaktif Polri, Komjen Pol. Susno Duadji untukmemberikan testimoni yang disiarkan secara langsung melalui TV Nasional. Susnodiberi waktu khusus untuk mengklarifikasi seputar tuduhan keterlibatan dirinyaitu.Diawal testimoninya Susno membuka dengan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh anggota keluarganya yang telah ikut menanggung derita dankesulitan akibat dirinya. Ia sengaja memanfaatkan forum rapat yang disiarkansecara langsung oleh beberapa stasiun televisi swasta tersebut, untukberkomunikasi dengan sanak familinya."Saya gunakan forum ini untuk sekaligus melakukan klarifikasi kepada keluarga sayayang sudah tersiksa," ujar Susno. Diuraikan, istrinya sampai tidak sanggup untukkeluar rumah ketika dirinya dikabarkan menerima uang sebesar 10 milyar rupiah."Saya tidak pernah mendapat duit 10 milyar dari siapapun yang katanya terkaitkasus Bank Century," tegas Susno. Ia menambahkan, dirinya bahkan sudah dua kalimendatangi KPK untuk diperiksa. Ia pun telah diperiksa di internal Polri dandinyatakan clear. "Ke KPK sudah, ke lembaga saya sendiri sudah. Lantas ke manalagi saya harus mengadu?" kata Susno di hadapan Komisi III yang membidangi hukum."Saya sudah mengadu ke Tuhan, cabutlah nyawa saya kalau saya memang bersalah,"tandas Susno. Namun, lanjut Susno, dirinya tetap saja dituduh menerima suap. "Tapisaya tidak takut. Yang satu belum tentu salah, dan yang banyak belum tentu benar,"bebernya.Susno mempersilahkan dirinya kembali diperiksa apabila memang terdapat rekamanyang berisi keterlibatan dirinya dalam suatu kasus. Terlebih, menurutnya, orang-orang yang harus dimintai klarifikasi seputar kasus Century pun masih hidup."Pimpinan Bank Century, LPSK, PPATK, BI, semua masih hidup. Sampai besok pun InsyaAllah mereka masih hidup," kata Susno. Dengan demikian, tuturnya, hal itu bisadiklarifikasi kepada mereka.Kesaksian lain juga diungkapkan terkait namanya yang ikut disebut-sebut dalamrekaman penyadapan KPK atas Anggodo, adik buronan Anggoro Widjaja. "Kenapa yangditampilkan (diributkan) adalah nama yang disebut-sebut dalam rekaman, danbukannya nama orang yang berhubungan (langsung via telpon)," tanya Susno."Padahal saya tidak pernah sekalipun berhubungan (lewat telpon) dengan Anggodo,"tandas Susno. Selain itu, ujarnya, yang disebut 'Truno 3' dalam rekaman adalahalamat kantor polisi. "Tapi direka-reka dalam berita bahwa itu adalah (sandi)untuk Susno Duadji. Rupanya tidak enak kalau tidak menyebut Susno Duadji," ujarSusno melontarkan sindiran.Susno menutup testimoninya dengan kembali menyampaikan permintaan maaf kepadakeluarganya. "Saya minta maaf kepada anak istri yang telah ikut menderita akibatjabatan yang saya emban," katanya. Namun, rupanya tidak semua anggota Komisi HukumDPR dapat menerima kesaksian Susno dengan baik.

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...