(6)
Menggalang dana masyarakat dalam rangka pembiayaan penyelengaraanpendidikan pada satuan pendidikan.
(7)
Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program,penyelenggaran, dan keluaran pendidikan pada satuan pendidikan.
Pasal 9PERANAN
(1)
Pemberi pertimbangan (Advisory Agency) dalam penentuan dan pelaksanaankebijakan pada satuan pendidikan.
(2)
Pendukung (Supporting Agency) baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupuntenaga dalam penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan.
(3)
Pengontrol (Controlling Agency) dalam rangka transparansi dan akuntabilasipenyelenggaraan dan keluaran pendidikan pada satuan pendidikan.
(4)
Mediator antara pemerintah dan masyarakat pada satuan pendidikan
BAB IVKEANGGOTAN DAN KEPENGURUSANPasal 10KEANGGOTAAN
(1)
Anggota Komite Sekolah berasal dari unsur masyarakat, Unsur Dewan Guru/yayasan/lembaga penyelenggara Pendidikan, dan Tenga Kependidikan
(2)
Tata cara Pemilihan, dan Jumlah Anggota Komite Sekolah diatur lebih lanjut dalamAnaggaran Rumah Tangga dan atau dalam peraturan organisasi lainnya
.
Pasal 11KEPENGURUSAN
(1)
Pengurus Komite Sekolah dipilih dari dan oleh anggota Komite Sekolah danditetapkan dalam Musyawarah Anggota Komite Sekolah
(2)
Masa bakti pengurus Komite Sekolah adalah selama dua tahun, dan sesudahnyadapat dipilih kembali dalam satu kali masa bakti.
(3)
Struktur Kepengrusuan Komite Sekolah terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris,Wakil Sekretaris, Bendahara, dan Sekretaris Bidang dimuat dalam lampiran yangmerupakan bagian yang tak terpisahkan dari Anggaran Dasar ini.
(4)
Tata Cara Pemilihan, dan Jumlah Pengurus Komite Sekolah diatur lebih lanjur dalam Anggaran Rumah Tangga dan atau Peraturan organisasi lainnya.
Komitesman3watapone
3