Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
74Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pohon Biner

Pohon Biner

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 8,989|Likes:
Published by Gilang Maulana
College task
College task

More info:

Published by: Gilang Maulana on Nov 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC or read online from Scribd
See More
See less

07/31/2013

pdf

original

 
STRUKTUR DATAPOHON BINER 
Gilang Maulana ilovelymom@yahoo.comgilang.mendozha@gmail./comManajamen Informatika  Akademik Bina Sarana Informatika Salemba, Jakarta INONESIA 2008
Pendahuluan
Pohon atau (tree) adalah salah satu bentuk graph terhubung yang tidamengandung sirkuit. Karena merupakan graoh terhubung, maka pada pohon (tree) selalauterdapat path atau jalur yan menghubungkan setiap simpul dalam dua pohon.Pohon (tree) dpat juga didefinisikan sebagai kumpulan element yang salah satuelemennya disebut dengan akar (root) dan sisa elemen lain (simpul) yang terpecahmenjadi sebuah hmpuna yang saling tidak berhubungan yang disebut dengan subpohon(subtree) atau cabang.
1.Sifat Utama Pohon Berakar
Sifat utama pohon berakar :
Jika pohon mempunyai simpul sebanyak n, maka banyaknya ruas adalah(n-1). Pada contoh : banyak simpul adalah 8 maka banyaknya ruas adalah 7.
Mempunyai simpul khusus yang disebut Root (Akar), jika simpul tersebutmemiliki derajat keluar 
0 dan derajat masuk = 0. Simpul P merupakan root.
Mempunyai simpul yang disebut Leaf (Daun), jika simpul tersebutmemiliki derajat keluar = 0 dan derajat masuk = 1. Simpul R, S, V, W merupakandaun pada pohon T.
Setiap simpul mempunyai tingkatan (level), dimulai dari root dengan level0 sampai dengan level n pada daun yang paling bawah.
Pada contoh :
P mempunyai level 0
Q, T mempunyai level 1
R, S, U mempunyai level 2
V, W mempunyai level 3
 
Simpul yang mempunyai level yang sama disebut Bersaudara (Brother /Stribling)
Pohon mempunyai ketinggian (kedalaman / height) yaitu leveltertinggi +1. Ketinggian pohon T adalah 3+1 = 3
Pohon mempunyai berat (bobot / weight) yaitu banyaknya daun pada pohon. Berat pohon T adalah 4
Ketinggian Minimum Dan Maksimum Pohon Binar
Jika banyaknya simpul = N, maka :1.Ketinggian Minimum adalah : H
min
= INT(
2
log N) + 12.Ketinggian Maksimum adalah : NContoh : untuk N = 8Ketinggian Minimum adalah : H
min
= INT(
2
log N) + 1= INT(
2
log 8) + 1= INT(
2
log 2
3
) + 1= INT(3) + 1= 3 + 1= 4Ketinggian Maksimum adalah : 8
Penyajian Pohon Binar Dalam Memori
Penyajian pohon binar dalam memori dengan dua cara, yaitu :1.Penyajian Kait (link)2.Penyajian Sequential.
Penyajian KaitKalau tidak dinyatakan lain, suatu pohon binar T akan disimpan dalam memori secara penyajian kait.Penyajian ini menggunakan tiga array sejajar INFO, LEFT dan RIGHT, serta variabel penuding ROOT.Masing-masing simpul N dari pohon T berkorespondensi dengan suatu lokasi K,sedemikan sehingga :(1) INFO(K) berisi data pada simpul N.(2) LEFT(K) berisi lokasi dari anak kiri simpul N.(3) RIGHT(K) berisi lokasi dari anak kanan simpul N.
 
Contoh : Pohon Binar AB C D E G HF J  LSkema Penyajian Kait dari pohon binar TRoot
 
A
 
B
 
C
x D x
E x x G x
H
x F x
J x x K xx L x

Activity (74)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Avid Riangga liked this
Acis Zeze liked this
hasanwahyudi liked this
Rakka Tu Fino liked this
Dian Kumala Sari added this note|
Makasih.. Ini membantu banget buat tugas Struktur Data!
Nanna Erna liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->