• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
BAB 17 PEMBUATAN KEPUTUSANPokok Bahasan
Dasar – Dasar Pembuatan Keputusan
Jenis – Jenis Keputusan
Pertanggung jawaban Bagi Pembuatan keputusan Organisasi
Unsur – Unsur Situasi atau Keadaan keputusan
Proses Pembuatan keputusan
Kondisi Pembuatan Keputusan
Perangkat – Perangkat dalam Pembuatan KeputusanA.DASAR – DASAR PEMBUATAN KEPUTUSANKeputusan adalah suatu pilihan yang dibuat diantara satu atau lebih alternatif yang tersedia. “Pemilihan alternatif terbaik untuk mencapai tujuan”, langkah keempatdalam proses perencanaan adalah pembuatan keputusan. Walaupun pembuatankeputusan telah diliput oleh perencanaan, wirausahawan juga harus membuatkeputusan ketika melaksanakan ketiga fungsi managerial lainnya ; pengorganisasian, pengawasan, dan mempengaruhi.Seorang wirausahawan harus membuat keputusan setiap hari. Tidak semuakeputusan itu mempunyai arti penting yang sama bagi organisasi. Beberapakeputusan mempengaruhi sejumlah anggota organisasi, membutuhkan biaya banyak untuk dijalankan, dan / atau mempunyai pengaruh jangka panjang pada organisasi.Keputusan lainnya tidak begitu penting artinya dan hanya mempengaruhi sebagiankecil anggita organisasi, membutuhkan biaya yang tidak banyak, dan hanyamempunyai pengaruh jangka pendek pada organisasi.Walaupun wirausahawan harus membuat keputusan yang relatif mempunyai arti penting dan arti yang tidak begitu penting, mereka hendaknya menyusun keputusanyang penting dengan sangat hati – hati. Keputusan yang penting dengan sangat hati – hati. Keputusan yang penting mempunyai dampak besar tidak hanya pada sisitemmanajemen itu sendiri, tetapi juga pada masa depan wirausahawan itu sendiri.
 
B.JENIS – JENIS KEPUTUSANKeputusan dikategorikan dengan beberapa banyak waktu yang diperlukan olehwirausahawan untuk membuatnya, bagian organisasi mana yang harus dilibatkanuntuk membuat keputusan tersebut, dan fungsi organisasi mana keputusan tersebut difokuskan. Mungkin metode kategorisasi keputusan yang umumnya diterima adalahdidasarkan pada bahasa teknologi komputer dan pembagian keputusan menjadi duatipe dasar : terprogram dan tidak terprogram.Menurut Herbert A. Simon, keputusan terprogram adalah keputusan yang sifatnyarutin dan berulang – ulang, dan organisasi biasanya mengembangkan cara tertentuuntuk mengendalikannya. Suatu keputusan terprogram mungkin melibatkan penentuan bagaimana produk itu akan di tata dalam toko grosir. Hal ini merupakanmasalah rutin dan berulang ulang bagi suatu organisasi, dan keputusan pengaturanstandar biasanya dibuat menurut garis pedoman organisasi yansg sudah ditetapkan.Tipe – Tipe KeputusanTeknik Pembuatan KeputusanTradisionalModern
Terprogram :
Rutin, keputusan berulang – ulang atau ( repetitif )Organsisasi pengembangan proses proses tertentuuntuk menanganinya
Tidak Terprogram
Keputusan sekali pakai,terstruktur dengan buruk,novel keputusan kebijakanDitangani oleh prosese –  proses pemecahan masalahumum.1.Kebiasaan2.rutinitas klerk : prosedur operasi standar 3.Struktur organisasi :ekspektasi umum, sistemsubtujuan(subgoal)saluran informasi terdefinisidengan baik 1.penilaian,intuisi, dankreatifitas2.aturan – aturan jempol( rule of thumb)3.seleksi dan pelatihaneksekutif 1.Riset Operasional Modelanalisis matematissimulasi komputer 2.pemrosesan dataelektronik  pemecahan masalahheurustic tehknik diterapkan pada :a.pelatihan pembuatankeputusan kemanusiaan b.penyusunan program komputer heuritc
Gambar 17-1 Cara Tradisional dan Modern dalam Pengendalian Keputusan terprogram dan didak terprogram
 
Keputusan tidak terprogram biasanya keputusan yang dikeluarkan sekali danumumnya tidak terstruktur dibandingkan dengan keputusan yang terprogram.Keputusan ini lebih merupakan keputusan sekali pakai dan tentu saja tidak begitumendetail.C.PERTANGGUNG JAWABAN BAGI PEMBUATAN KEPUTUSANORGANISASIBanyak jenis keputusan yang berbeda harus dibuat dalam organisasi, seperti bagaimana membuat suatu produk, bagaiman memelihara mesin, bagaimana menjagakualitas suatu produk, dan bagaiman membentuk hubungan yang menguntungkandengan pelanggan. Dengan keputusan yang berbeda ini, beberapa tipe dasa pemikiran harus dikembangkan siapa siapa dalam organisasi yang mempunyaitanggung jawab untuk membuat keputusan yang bagaiman.Salah satu dari dasar pemikiran tersebut berdasarkan dua faktor : 1. jankauan( scope ) dari keputusan tersebut yang dibuat dan 2. Tingkat manajemen. Jankauandari keputusan tersebut menunjuk pada proporsi dari sistem manajemen total yangakan dipengaruhi oleh keputusan tersebut. Semakin besar proporsi tersebut, semakinluas jangkauan dari keputusan tersebut. Tingkat menajemen menunjuk padamanajemen tingkat bawah, manajemen tingkat menengah, dan manajemen tingkatatas. Dasar pemikiran dan untuk pendisainan siapa pembuat keputusan yang manaadalah ;semakain luas jangkauan keputusan tersebut, sdemakin tinggi tingkat manajer yang bertanggung jawab bagi pembuat keputusan tersebut.Bahkan walaupun seorang wirausahawan mempunyai tanggung jawab untuk  pembuatan keputusan tertentu, dia tidak bererti harus membuat keputusan tersebuttanpa bantuan dari anggota organisasi lainnya. Manajer bisa meminta bantuan darimanajer atau bawahan lainnya dalam membuat suatu keputuasan. Pada kenyataannya, beberapa penasihat wirausahawan mempunyai kelompok dalam pembuatan keputusantertentu.Konsensus adalah salah satu metode yang bisa digunakan oleh wirausahawanuntuk mendorong suatu kelompok mencapai keputusan tertentu. Konsensus adalah persetujuan pada suatu keputusan oleh semua individu yang terlibat didalamnya.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...