Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
190Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SIKLUS BIOGEOKIMIA

SIKLUS BIOGEOKIMIA

Ratings: (0)|Views: 18,702 |Likes:
Published by LITA

More info:

Published by: LITA on Nov 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2013

pdf

text

original

 
;;o;;;;;;;;;;;;;;;;;;;.;
;;;;;o;;;;;;o;;;;;.;;.;;.;;.;;
.;;.;;.;;.;;.;;;;;o;;;;;;;;;;;;;;;;;
SIKLUS BIOGEOKIMIA
Siklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atausenyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagike komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme,tetapi jugs melibatkan reaksireaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehinggadisebut siklus biogeokimia. Siklus-siklus tersebut antara lain: siklus air, siklusoksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus sulfur. Di sini hanya akandibahas 3 macam siklus, yaitu siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus karbon.Siklus karbon
Siklus karbon
adalah siklus biogeokimiadimana karbon dipertukarkanantara biosfer ,geosfer , hidrosfer , danatmosfer bumi.
 
Diagram dari siklus karbon. Angka dengan warna hitam menyatakan berapa banyak karbon tersimpan dalam berbagai reservoir, dalam milyar ton("GtC" berarti Giga Ton Karbon). Angka dengan warna biru menyatakan berapa banyak karbon berpindah antar reservoir setiap tahun. Sedimen, sebagaimanayang diberikan dalam diagram, tidak termasuk ~70 juta GtC batuan karbonat dankerogen. Model siklus karbon dapat digabungkan ke dalammodel iklim global,sehingga reaksi interaktif dari lautan dan biosfer terhadap nilai CO
2
di masa depandapat dimodelkan. Ada ketidakpastian yang besar dalam model ini, baik dalamsub model fisika maupun biokimia (khususnya pada sub model terakhir). Model-model seperti itu biasanya menunjukkan bahwa ada timbal balik yang positif antara temperatur dan CO
2
. Sebagai contoh, Zeng dkk. (
GRL
, 2004) menemukandalam model mereka bahwa terdapat pemanasan ekstra sebesar 0,6°C (yangsebaliknya dapat menambah jumlah CO
2
atmosferik yang lebih besar).Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara:Ketika matahari bersinar,tumbuhan melakukan fotosintesauntuk mengubah karbon dioksida menjadikarbohidrat,dan melepaskanoksigenke atmosfer. Proses ini akan lebih banyak menyerap karbon pada hutandengan tumbuhan yang baru saja tumbuh atau hutan yang sedangmengalami pertumbuhan yang cepat.
 
Pada permukaan laut ke arah kutub, air laut menjadi lebih dingin dan CO2akan lebih mudah larut. Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawaolehsirkulasi termohalinyang membawa massa air di permukaan yanglebih berat ke kedalaman laut atau interior laut (lihat bagiansolubility  pump).Di laut bagian atas (upper ocean), pada daerah dengan produktivitas yangtinggi, organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon, beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian- bagian tubuh lainnya yang keras. Proses ini akan menyebabkan alirankarbon ke bawah (lihat bagian biological pump).Pelapukan batuan silikat. Tidak seperti dua proses sebelumnya, proses initidak memindahkan karbon ke dalam reservoir yang siap untuk kembali keatmosfer. Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadapCO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke lautdimana selanjutnya dipakai untuk membuat karbonat laut dengan reaksiyang sebaliknya (
reverse reaction
).Karbon dapat kembali ke atmosfer dengan berbagai cara pula, yaitu:Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Hal ini merupakanreaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa(atau molekul organik lainnya) menjadi karbon dioksida dan air.Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan.Fungiatau jamur dan bakteri  mengurai senyawa karbon pada binatang dan tumbuhan yang mati danmengubah karbon menjadi karbon dioksida jika tersedia oksigen, ataumenjadimetanajika tidak tersedia oksigen.Melalui  pembakaranmaterial organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya sepertiasap). Pembakaran bahan bakar fosilseperti batu bara, produk dari industri  perminyakan ( petroleum), dangas alamakan melepaskan karbon yang

Activity (190)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Fatku Cakell UM liked this
Veggy Arman liked this
Anha Kimziee liked this
Ncuhi Parapimpi liked this
Ay Alle liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->