Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
Natrium bikarbonat
 Natrium bikarbonat
Natrium bikarbonat
adalahsenyawa kimia denganrumusNaHCO
3
. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi bicnat. Senyawa ini termasuk kelompok garamdan telah digunakan sejak lama.Senyawa ini disebut juga
baking soda
(
soda kue
),
Sodium bikarbonat
,
natriumhidrogen karbonat
, dan lain-lain. Senyawa ini merupakankristalyang sering terdapatdalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonatlarut dalam air .Senyawa ini digunakan dalam rotiataukuekarena bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang menyebabkan roti "mengembang".Senyawa ini juga digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung).Karena bersifat alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderitaasidosis tubulus renalis(ATR ) atau rhenal tubular acidosis (RTA).  NaHCO
3
umumnya diproduksi melalui proses Solvay,yang memerlukan reaksinatrium klorida,amonia,dankarbon dioksidadalam air. NaHCO
3
diproduksi sebanyak 100 000ton/tahun (2001).
Soda kue juga diproduksi secara komesial darisoda abu(diperoleh melalui penambangan   bijihtrona, yang dilarutkan dalam air lalu direaksikan dengan karbon dioksida. Lalu NaHCO
3
 mengendap sesuai  persamaanberikut  Na
2
CO
3
+ CO
2
+ H
2
O → 2 NaHCO
3
PROSES PEMBUATAN AMONIAK ( NH
3
)
Amoniak diproduksi dengan mereaksikan gas Hydrogen (H
2
) dan Nitrogen (N
2
) denganrasio H
2
/N
2
= 3 : 1 . Disamping dua komponen tersebut campuran juga berisi inlet dangas-gas yang dibatasi kandungannya, seperti Argon (Ar) dan Methan (CH4).Secara umum tahapan-tahapan proses pembuatan Amoniak dapat diuraikan
 
sebagai berikut :1.
 
Feed Treating dan Desulfurisasi2.
 
Reforming Section3.
 
Gas Purification4.
 
Synthesa Loop dan Amoniak Refrigerant1.
 
Feed Treating dan DesulfurisasiNatural Gas sebagai bahan baku utama dalam pembuatan Amoniak haruslah ditreatment terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran-kotoran dan senyawakimiawi yang dapat mengganggu jalannya proses melalui beberapa tahapanberikut : 1.1.
 
Desulfurization Sponge IronSejumlah H
2
S dalam feed gas diserap di Desulfurization Sponge Iron dengan spongeiron sebagai media penyerap.Reaksi :Fe2O3.6H2O + H
2
S Fe2S3 6 H
2
O + 3 H
2
O1.2.
 
CO
2
Removal Pretreatment SectionFeed Gas dari Sponge Iron dialirkan ke unit CO
2
Removal PretreatmentSectionUntuk memisahkan CO
2
dengan menggunakan larutan Benfield sebagaipenyerap. Unit ini terdiri atas CO
2
absorber tower, stripper tower dan benfieldsystem.1.3.
 
Co-Mo /ZnO DesulfurizerSeksi ini bertujuan untuk memisahkan sulfur organik yang terkandung dalam feed gasdengan cara mengubahnya terlebih dahulu mejadi Hydrogen Sulfida danmereaksikannya dengan ZnO.
 
Reaksi :RSH + H
2
H
2
S + RHH
2
S + ZnO ZnS + H
2
O2.
 
Reforming Section2.1.
 
Primary ReformerSeksi ini bertujuan untuk mengubah feed gas menjadi gas sintesa secara ekonomismelalui dapur reformer dengan tube-tube berisi katalis nikel sebagai media kontak feed gas dan steam pada temperature (824
o
C)dan tekanan (45 – 46 kg/cm
2
) tertentu .Adapun kondisi operasi acuan adalah perbandingan steam to carbon ratio 3,2 : 1.Reaksi :CH
4
+ H
2
O CO + 3 H
2
- QCO + H
2
O CO
2
+ H
2
+ Q Secara overall reaksi yang terjadi adalah reaksi endothermic sehingga membutuhkanburner dan gas alam sebagai fuel.2.2.
 
Secondary ReformerGas yang keluar dari primary reformer masih mengandung kadar CH
4
yangcukup tinggi, yaitu 12 – 13 %, sehingga akan diubah menjadi H
2
pada unit inidengan perantaraan katalis nikel pada temperature 1002,5
o
C.Reaksi :CH
4
+ H
2
O 3 H
2
+ CO
 
Kandungan CH
4
yang keluar dari Secondary reformer ini diharapkan sebesar 0.34 %mol dry basis.Karena diperlukan N
2
untuk reaksi pembentukan Amoniak maka melaluimedia compressor dimasukkan udara pada unit ini.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more