Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Politik Indonesia Berkembang Ke Arah Dinasti

Politik Indonesia Berkembang Ke Arah Dinasti

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
Published by Fatma Susanti
.......
.......

More info:

Published by: Fatma Susanti on Jun 20, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Contact Home » Politik Indonesia Berkembang ke Arah Dinasti
Politik Indonesia Berkembang ke Arah Dinasti
 
Ketua Dewan Direktur “Sabang
-
Merauke Circle”
Syahganda Nainggolan berpendapat politik nasional saat ini, terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah, berkembang ke arah dinasti.
“Yang terjadi dewasa ini parade anggota keluarga dalam pencalonan
Pilkada, baik istri, anak,
atau kerabat sehingga sulit mengukur kemampuannya memimpin masyarakat,” katanya.
 Kandidat doktor di Universitas Indonesia itu mengatakan kapasitas mereka yang berangkat dengan bekal politik dinasti umumnya tidak memenuhi harapan masyarakat kecuali dikenal
akibat membonceng popularitas keluarga. “Sementara perannya sendiri untuk publik juga terbatas,” kata mantan Direktur Eksekutif Cides (Center for Information and Development
 
Studies) itu tanpa menyebutkan sejumlah nama calon kepala daerah yang dinilai melakukan  praktik politik dinasti. Ia mengakui terdapat kemungkinan calon pemimpin dari dinasti tertentu berkemampuan memadai tetapi perekrutan ataupun penokohannya tidak berdasar kredibilitas maupun
kapabilitas. “Sulit mencari yang
terbaik dari para pewaris dinasti atau lingkungan keluarga
tertentu,” katanya. .
 Praktik politik dinasti berwatak feodalisme baru itu, katanya, berbahaya bagi perkembangan demokrasi karena demokrasi dipertaruhkan pada orang-orang yang belum memiliki kecakapan memimpin, bukan yang terbaik di masyarakat. Untuk itu, katanya, partai politik dan masyarakat  perlu kritis dan selektif menghadapi perkembangan politik dinasti. Jika semuanya berangkat dengan kemampuan calon terbaik dan sanggup mengembangkan kemajuan demokrasi, kehadiran seseorang dari lingkungan dinasti bisa saja diterima, katanya.* Popularity: 3% [?] 
Baca Juga : 2 Comments
1.
 
 Herry
yang saya lihat politik kita cenderung latah…tidak mempunyai kemampuan dan jam
terbang di politik, cuma karena dukungan dinasti/keluarga, financial, dan bujukan  petualang politik (tim sukses)..ikut2tan mencalonkan diri, meski dilihat dari segi kemampuan dibidangnya tidak berakualitas dan bahayanya apabila terpilih akan menjadi  pemimpin yang korup.. 2.
 
 jack 
 says: 22/11/2010 at 11:29 lha menurut anda kebijakan yang cocok untuk menanggapi hal tersebut apa? tapi belum tentu orang keturunan tersebut berkapabilitas jelek. bahkan banyak para pemimpin yang  bagus karena faktor keturunan (gen),,,
Advertisement:
 
Film: Minggu Pagi di Victoria Park
Mayang, anak kedua dari pasangan Sukardi dan Lastri diberangkatkan ke Hong Kong sebagai TKW. Penuh dengan ketidak tahuan dan rasa takut ia belajar dan bekerja sekaligus bertahan hidup di keluarga dan negara yang sangat asing  baginya. Mayang memiliki cita-cita yang tinggi dan sebenarnya enggan menjadi TKW karena  pengalaman-pengalaman TKW yang pernah ia dengar, tetapi orang tuanya memaksa pergi untuk mencari Sekar, adiknya, yang telah menjadi TKW Hong Kong selama 2 tahun lebih tetapi menghilang tanpa kabar. Akankah Mayang dapat menemukan adiknya? Popularity: 43% [?] 
Berita Lain
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Komentar Terakhir
o
 
o
 
o
 
o
 
o
 
o
 
o
 
o
 
 
 
 
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->