Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
31Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Biografi Sultan Abdul Hamid II

Biografi Sultan Abdul Hamid II

Ratings:

4.67

(6)
|Views: 14,265|Likes:
Published by Ferdian Zaman
Biografi Sultan Abdul Hamid II
Dan keruntuhan Khilafah Islamiyah
Biografi Sultan Abdul Hamid II
Dan keruntuhan Khilafah Islamiyah

More info:

Published by: Ferdian Zaman on Mar 19, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/27/2012

pdf

text

original

 
http://fauzimubarok.multiply.com/journal/item/32
|
 
Biografi Sultan Abdul Hamid II
 
1
Biografi Sultan Abdul Hamid II
 Dan keruntuhan Khilafah Islamiyah
Kondisi Daulah Utsmaniyah sebelum Abdul Hamid II
 Melalui dekrit pada tahun 1854 dan 1856, Sultan Abdul Majid melegalkan keberadaan gerakan pem-Barat-an di Daulah Utsmaniyah. Negara juga mulai menerapkan pemikiran Barat dalam pembuatanundang-undang maupun pembuatan lembaga-lembaga dalam negeri Keputusan tersebut sangatdipengaruhi oleh pembantu beliau yaitu Rasyid Pasha yang sangat cenderung pada Barat danmenggunakan filsafat freemasonri.Gerakan At-Tandzimat [1], memunculkan al-bab al-aliy, yang merupakan sistem baru saat itu (miripdengan dewan menteri pada saat ini). Pada sistem ini, menteri besar (perdana menteri) berbagikekuasaan dengan Sultan dalam pemerintahan. Kedudukan Syaikhul Islam ditempatkan pada sisikedua dari sisi otoritas serta kewenangan. Sebelumnya, struktur pemerintahan Utsmani bertumpu pada3 pilar, yakni Sultan-Diwan-Syaikhul Islam. Diwan melaksanakan perintah sultan/khalifah sebagaipembantu penyelenggaraan urusan negara, sedang Syaikhul Islam melaksanakan aktivitas syuro bagiKhalifah.Pada tahun 1860 M, didirikan organisasi Turki Muda (Turki Fatat). Didirikan secara rahasia danaktivitasnya sembunyi-sembunyi. Tujuan organisasi ini adalah memperbaiki kondisi negara dengan visiyang sama seperti revolusi perancis. Intinya adalah hendak membawa kepribadian Eropa dalamDaulah Utsmaniyah. Organisasi ini dalam perkembangannya menggunakan nama yang berbeda-beda seperti Organisasi Generasi Baru Utsmaniyah (al-Utsmaniyyun al-Jadad) atau Organisasi Kesatuandan Kemajuan (al-Ittihad wa at-Taraqqiy).
Sultan Abdul Hamid II
 Sultan Abdul Hamid kedua lahir pada hari Rabu, 21 September 1842. Nama lengkap beliau adalahAbdul Hamid Khan II bin Abdul Majid Khan. Beliau adalah putra Abdul Majid dari istri kedua beliau.Ibunya meninggal saat Abdul Hamid berusia 7 tahun. Abdul Hamid dapat berbicara bahasa Turki,Arab, dan Persia. Beliau menyukai membaca buku dan puisi. Ketika ayahnya, Abdul Majid wafat,pamannya yaitu Abdul Aziz menjadi Khalifah. Abdul Aziz berkuasa cukup lama. Beliau digulingkan dankemudian dibunuh oleh musuh politik Turki Utsmani[2], Khalifah setelah Abdul Aziz adalah Sultan MuradV, putra Abdul Aziz. Namun kekuasaan beliau tidak lama, berakhir ketika Murad V juga digulingkansetelah 93 hari berkuasa karena dianggap tidak cakap sebagai khalifah.Pada tanggal 41 Agustus 1876 (1293 H), Sultan Abdul Hamid dibai’at sebagai Khalifah. Saat itu usiabeliau 34 tahun. Abdul Hamid saat itu menyadari bahwa pembunuhan pamannya serta perubahan-perubahan kekuasaan yang terjadi saat itu merupakan konspirasi global melawan Khilafah Islamiyah.Abdul Hamid memiliki karakter yang sangat menarik para ahli sejarah. Beliau mengemban amanahmemimpin sebuah negara adidaya yang pada saat itu tengah berada pada situasi tegang dan kritis.Beliau menghabiskan 30 tahun kekuasaan sebagai Khalifah dengan dikelilingi konspirasi dari dalamdan luar negeri, perang, revolusi, dan berbagai perubahan yang senantiasa terjadi. Abdul Hamidsendiri senantiasa menuangkan perasaan beliau melalui tulisan-tulisan dan puisi.
 
http://fauzimubarok.multiply.com/journal/item/32
|
 
Biografi Sultan Abdul Hamid II
 
2
Krisis Balkan dan Rusia
 Masalah pertama yang dihadapi oleh Abdul Hamid adalah Midhat Pasha. Midhat Pasha adalah salahseorang yang bertanggung jawab terhadap konspirasi penggulingan Abdul Aziz. Saat Abdul Hamidmenjabat Khalifah, beliau meminta Midhat Pasha menjabat sebagai Perdana Menteri karena saat itukedudukan Midhat sangat populer dan Abdul Hamid membutuhkan hal tersebut untuk menjaminposisinya sebagai Khalifah. Midhat Pasha sebelumnya adalah Wali Baghdad. Midhat memilikihubungan kuat dengan para anggota Majelis Syura. Sebagai bukti, Midhat berhasil menggulirkan isuperang melawan Rusia dalam majelis Syura.Krisis Balkan tersebut, sebenarnya telah dimulai sejak akhir pemerintahan Abdul Aziz. Dimana serbia danmontenegro bersikukuh memisahkan diri dengan Daulah Utsmaniyah. Saat itu kondisi di sekitar semenanjung Kreta benar-benar kacau dan tidak mungkin negara melakukan pembenahan apapun.Satu-satunya upaya adalah menambah kekuatan militer di daerah tersebut. Namun saat tentaraUtsmani hampir memasuki beograd, tiba-tiba datang ancaman keras dari Rusia. Ancaman tersebutmenjadikan negara-negara barat pimpinan Inggris resah, karena campur tangan Rusia dalam krisisBalkan ini. Oleh karena itu, Daulah Utsmani dipaksa negara-negara barat tersebut memasuki konferensiTursanah di Istambul (23 Desember 1878). Hasil dari konferensi tersebut, Daulah Utsmani diharuskanmengadakan perdamaian di Bosnia, Herzegovina, dan Bulgaria.Kembali ke Midhat Pasha, setelah mengetahui hasil konferensi tersebut Midhat kemudian menggalangopini dalam Majelis Syuro maupun di luar Majelis Syuro, untuk menentang hasil konferensi tursana.Midhat menggerakkan para pelajar sekolah agama tingkat tinggi untuk menggelar demonstrasimenentang Sultan Abdul Hamid dan memaksa melibatkan Daulah Utsmani dalam perang melawanRusia. Sementara dalam Majelis Syuro sendiri, isu ini berkembang sangat kuat sehingga sultan sendiritidak mampu menghentikan isu tersebut.Hasilnya, para anggota konferensi tursana (negara-negara barat pimpinan Inggris) merasa kecewadan kembali ke negara mereka masing-masing. Dengan demikian, Daulah Utsmaniyah sendirian dalammenghadapi kegentingan berhadapan dengan Rusia ini. Kondisi tersebut menjadikan popularitasMidhat Pasha menurun jauh. Pada saat tersebut Sultan akhirnya memberhentikan Midhat,mengasingkan ke Eropa, dan menggantikan kedudukannya dengan Awni Pasha (Awni Pasha adalahsalah seorang pimpinan tinggi pasukan Utsmani).Pada tanggal 24 April 1877, Rusia akhirnya mengumumkan perang melawan Daulah Utsmaniyah.Dengan demikian dimulailah perang yang terkenal antara Daulah Utsmaniyah melawan Rusia yangberlangsung dari tahun 1877 – 1878 M. Perang tersebut sangat merugikan keadaan dalam negeriDaulah Utsmaniyah, karena pada saat tersebut terjadi eksodus besar-besaran kaum Muslim dariwilayah Bulgaria ke Istambul. Eksodus tersebut berarti menurunkan secara signifikan jumlah kaummuslimin di wilayah Balkan. Bahkan hingga saat ini perang tersebut menjadi sebab utama minimnya jumlah kaum muslimin di Bulgaria dan negara-negara balkan lainnya. Sementara di dalam negeriproblematika sosial karena gelombang eksodus ini semakin bertambah parah. Antara lain minimnyaperumahan dan lapangan kerja.Di medan peperangan, Awni Pasha yang diserahi amanah sepenuhnya peperangan di Balkanmengkhianati Sultan dengan cara memberikan informasi yang keliru mengenai kondisi pasukan diwilayah Balkan kepada Sultan. Awni melaporkan jumlah pasukan Daulah Utsmaniyah mencapai200.000 pasukan, sedangkan jumlah pasukan musuh mencapai 300.000. Namun pada akhirnyaterbongkarlah informasi palsu ini, bahwa ternyata jumlah pasukan Utsmani hanya 30.000 dan bahwaternyata Awni Pasha menerima uang dan hadiah dari Inggris. Jumlah yang tidak imbang ini memaksaDaulah Utsmani menelan kekalahan dan akhirnya tanggal 31 Januari 1878 dibuat perjanjian untuk mengakhiri peperangan tersebut. Daulah Utsmaniyah harus rela kehilangan wilayah Bosnia dan Yunani.
 
http://fauzimubarok.multiply.com/journal/item/32
|
 
Biografi Sultan Abdul Hamid II
 
3
Yahudi dan Tanah Palestina
 Keruntuhan Daulah Utsmaniyah semakin tampak jelas pada tahun-tahun selanjutnya. Semua orangseperti binatang rakus yang menginginkan setiap jengkal kekayaan yang dimiliki oleh The sickman ofEurope ini, tak terkecuali bankir konglomerat yahudi Mizray Krusow, dan pimpinan organisasizionisme[3], Herzl. Mereka menawarkan kepada Sultan Abdul Hamid II :1. Akan membayar seluruh hutang yang dimiliki oleh Daulah Utsmaniyah.2. Akan membantu peningkatan kekuatan Angkatan Laut Daulah Utsmaniyah.3. Memberi pinjaman 35 juta mata uang emas lira Utsmaniyah tanpa bunga untuk menjaminkesejahteraan Daulah Utsmaniyah.Sebagai balasannya, mereka menghendaki dipenuhinya syarat :1. Dibolehkannya warga Yahudi untuk berziarah ke Palestina kapanpun mereka berkehendak. Danuntuk tinggal di Palestina selama mereka menginginkan untuk tinggal di “tanah suci” tersebut.2. Dibolehkannya warga Yahudi untuk membangun pemukiman dimana mereka dapat tinggal dilokasi-lokasi di sekitar yerusalem.Sikap sultan terhadap tawaran ini sangat tegas. Bahkan Sultan Abdul Hamid menolak untuk bertemudelegasi ini. Beliau mengirimkan jawaban kepada mereka melalui Tahsin Pasha. Jawaban beliau saatitu adalah “Sampaikan kepada Yahudi yang tidak sopan itu bahwa hutang Utsmani bukanlah sebuahhal yang memalukan, Perancis juga memiliki hutang dan hutang tersebut tidak mempengaruhi negaraitu. Yerusalem menjadi bagian dari tanah kaum Muslimin sejak Umar Bin Khattab membebaskan kotatersebut dan aku tidak akan pernah mau menanggung beban sejarah memalukan dengan menjualtanah suci kepada Yahudi dan mengkhianati tanggung jawab dan kepercayaan dari kaumku.Silahkan Yahudi itu menyimpan uang mereka, dan Utsmani tidak akan pernah mau berlindung di balik benteng yang dibuat dari uang musuh-musuh Islam”. Beliau juga meminta mereka agar pergi dantidak pernah kembali menemui beliau lagi. Peristiwan ini semakin mengentalkan pandangan dalam diriHertzl, bahwa Abdul Hamid adalah seorang sultan yang sangat jahat, busuk, dan tidak dapatmempercayai seorang pun.Peristiwa tersebut seakan menjadi tonggak bersatunya kekuatan Yahudi dengan zionis, melaluiperistiwa tersebut juga peranan mereka dalam mengakhiri Daulah Utsmaniyah dimulai. Uang darikaum Yahudi menjadi aset sangat penting untuk membiayai penghancuran Daulah Utsmani, karenamereka sangat berkepentingan untuk membangun negara zionis di tanah Palestina, negara yangYahudi benar-benar menginginkannya sehingga mereka mau untuk mempertaruhkan apapun untuk terwujudnya negara zionis itu.
Kegagalan Herzl dan Eksploitasi Minoritas Non-Muslim Melawan Khalifah
 Yahudi tidak menyerah setelah ditolak mentah-mentah oleh Abdul Hamid II. Pada tahun yang sama,1901, pendiri gerakan zionisme, theodore hertzl mengunjungi Istambul dan berusaha bertemu kembalidengan Abdul Hamid II, dan sekali lagi Abdul Hamid II menolak untuk bertemu dengannya danmengutus perdana menteri “Sampaikan kepada Dr. Hertzl untuk tidak mengambil langkah lebih jauhlagi dalam proyeknya ini. Aku tidak bisa memberikan sejengkal pun tanah dari wilayah Palestinakarena memang tanah ini bukan milikku, tanah ini milik Daulah Islam. Daulah Islam yang telahmengobarkan jihad demi untuk penggabungan wilayah ini, dan mereka telah mengaliri tanah inidengan darah mereka. Silakan Yahudi menyimpan kembali uang mereka. Jika Khilafah Islam suatu harinanti berhasil dihancurkan, mereka boleh mengambil tanah palestina dengan gratis. Tapi, selama akumasih hidup, aku lebih memilih menusukkan pedang ke dalam tubuhku daripada harus melihat tanahPalestina dipotong dan dilepaskan dari Khilafah Islam. Ini adalah suatu hal yang tidak akan terjadi. Aku

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ahmad Mulyadi liked this
Atiex Ones liked this
Andi Poniran liked this
Sa'adah Laily liked this
lisnam liked this
opiss liked this
Fahrul Rozi liked this
Maman Cihuy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->