‘Id pada hari Jum’at FINAL
ملسو هيلع هلا ىلص هلا سر ىإ نتجا ق ة بأ عملسو هيلع هلا ىلص هلا سر ن ف ج و ديع فاو اذ مكديع اديع هيف م تجا دق اذ ديا ف ودشيلف ا دش أ من حأ ف جر اإ إونب ج ملسو هيلع هلا ىلص هلا سر جر لف ق
(
: ا دع ب ديتا10:273
)
Kesimpulan Ibnu Abdil Bar dalam At-Tamhid Juz X:267-295
•
Jika ‘Id terjadi pada hari Jum’at, Rasulullah SAW tetap melaksanakan Jum’at, dantidak melaksanakan Shalat Dzuhur.
•
Bagi orang yang sudah melaksanakan shalat ‘Id dan termasuk yang terkena taklif kewajiban Jum’at (Laki-laki dewasa, berjama’ah dan mendengar adzan Jum’at),maka tetap wajib melaksanakan Jum’at.
•
Rukhshah (keringanan) meninggalkan Jum’at pada hari ‘Id ialah bagi merekayang dikecualikan dari kewajiban shalat Jum’at (wanita, hamba sahaya, anakkecil, orang sakit, tidak berjama’ah dan penduduk yang jauh dari Masjid Jami’(sehingga tidak mendengar Adzan Jum’at)) bagi mereka wajib melaksanakanshalat dzuhur.
Penjelasan:Kesimpulan ini sengaja sy dahulukan mengingat besok bertepatan dengan ‘Ied pada hari Jum’at.Dari empat muthola’ah (di bawah) yg pro & kontra, ada 4 ijtihad yg telah diputuskan.1.Shalat ‘ied, tidak shalat Jum’at, diganti dengan shalat dzuhur.2.Shalat ‘ied, tidak shalat Jum’at, tidak perlu shalat dzuhur lagi.3.Shalat ‘ied, shalat jum’at setelahnya (pagi hari), tidak shalat dzuhur.4.Shalat ‘ied, shalat Jum’at pada waktu dzuhur.Semua hadits dan pendapat serta ijtihad di atas ternyata telah dibahas tuntas oleh Ibnu ‘Abdil Bar dalam At-tamhid. Dan secara pribadi dalam masalah ini sy lebih cenderung setuju dengan pendapatnya. Karena ;-Kewajiban perintah shalat jum’at itu mutlak, baik ketika ‘ied maupun bukan.-Rukhshah yang diberikan Rasulullah SAW tidak bertentangan dengan dalil2 kewajiban Jum’at danmereka yg dikecualikan tidak Jum’at dengan kewajiban shalat dzuhur.-Sebagai “Khuruj ‘anil Khilaf” (keluar dari perselisihan pendapat), maka lakukanlah sebagaimanaRasulullah SAW melakukan ketika ‘ied pada hari Jum’at yaitu Shalat ‘ied pada pagi hari kemudianshalat jum’at pada waktu dzuhur.BTW, WILUJENG BOBORAN….BAROKALLOH FIKUM….BAHAN-BAHAN MUTHOLA’AH
JIKA ‘IEDAIN PADA HARI JUM’ATIftitahIdul Fitri dan Idul Adha adalah dua hari raya dan Jum’at pun sebagai hari raya umat Islam. Jika dua hari raya berkumpul dalam satuhari yang sama yaitu Jum’at, muncul beberapa pendapat di kalangan para ulama, baik dulu maupun sekarang. Pendapat tersebut
Leave a Comment