(HAM) atau promotor HAM (
human rights promoter
) diIndonesiaKalimat diatas, merupakan penafsiran Muhammad Yaminatas kalimat pembukaan dalam buku “
Contract Social
”yang ditulis Rousseau pada 1762. Selanjutnya, dalampidatonya pada 5 Januari 1960, Yamin, menyatakan,
“Itulah sebabnja maka diharuskan, supaya rantai jangmembelenggu manusia itu diputuskan, sehinggahilanglah perbedaan dan lahirlah persamaan hak”
.[2] Yamin, pernah, selain merujuk ajaran Jean-JacquesRousseau[3], dalam
“Empat Uraian tentang Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945”
, ia memuatmemuat sejumlah dokumen yang berkaitan dengan jaminan HAM, yakni: Deklarasi Virginia tentang Hak-hakAsasi Manusia (
the Virginia Declaration of Rights
), 12 Juni 1776 dan Deklarasi Hak-hak Manusia dan WargaNegara (
Declaration des droits de l’home et du citoyen
,26 Agustus 1789).Seorang Muhammad Yamin, sempat memberikanpandangan-pandangannya tentang apa yang disebutsebagai HAM, termasuk konsepsi dan ideal HAM yangdirumuskan dalam Undang-Undang Dasar RepublikIndonesia 1945. Yamin, merupakan salah seorangperumus UUD 1945, serta salah satu tokoh yangmeyakini UUD 1945 merupakan konstitusi terbaik,termasuk mendukung Presiden Sukarno mengeluarkan
Add a Comment
nidiana kerenleft a comment
Rhu2left a comment
jessesoenleft a comment
ady supriantleft a comment
dewhiileft a comment