2.
Di bidang sosial, industri dapat membawa perubahan dalam stratifikasi sosial daninteraksi sosial hal ini juga akan berpengaruh terhadap budayanya.Dampak industri terhadap kehidupan sosial budaya yang disebut sebagai dampak
psikososioekonomi,
dampak tersebut antara lain:a.Urbanisasi
•
Karena daya tarik industri: masyarakat desa yang semula bekerja di bidang pertanian berpindah bekerja di daerah industri.
•
Karena tidak berbekal keahlian yang memadai, maka hanya bisa menjadi tenagakerja atau buruh kasar
•
Sebagai tenaga kasar, gajinya pas-pasan, dan hanya cukup untuk menyambunghidup.
•
Tempat tinggal juga seadanya, sehingga penataan tempat tinggal dan lingkungan juga seadanya, mengakibatkan lingkungan kumuh, kotor, tidak sedap dipandang,sehingga kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan menurun.
•
Perpindahan masyarakat dari desa ke industri, mengakibatkan jumlah petanimenjadi berkurang, sehingga hasil panen juga berkurang, dan akhirnya masyarakatkekurangan stok bahan pangan. Di sisi lain kegiatan import beras merugikan kaum petani yang ada. Tetapi yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan yang diperlukan. b.Perilaku
•
Saat masih tinggal di desa: hidup saling tolong menolong, gotong royong,hubungan satu dengan yang lain terjalin dengan baik. Suasana tenang dan damai didaerah pinggiran menjadikan manusia hidup tenteram, dan tidak diburu-buru waktu.
•
Setelah pindah ke kota: suasana kota yang selalu dikejar waktu, hiruk pikuk, bising, serta pemandangan alam yang tidak hijau lagi, menyebabkan manusiamenjadi stres dan tegang. Sehingga perilaku manusia yang semula ramah bersahabatmenjadi kasar, acuh tak acuh dan sangat individualisme.c.Kriminalitas
•
Kegiatan industri dan teknologi di pabrik memerlukan tenaga keahlian secarakhusus. Sehingga tenaga kerja yang tidak punya ijasah atau keahlian khusus sangatsulit untuk mendapatkan pekerjaan dengan layak.
Leave a Comment
myhoney031@gmail.com