Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
index2

index2

Ratings: (0)|Views: 2 |Likes:
Published by api-19773958

More info:

Published by: api-19773958 on Nov 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Jangan Biarkan Kami Tenggelam : 2. Bencana
Wednesday, 01 August 2007
Pemutakhiran Terakhir Wednesday, 01 August 2007
(Bagian 2 dari tulisan 'Jangan Biarkan Kami Tenggelam' oleh Agus Muldya/Deny Rahadian).
Bagian yang lain:

0. Pengantar.
1. Pendahuluan.
3. Bergerak Merajut Masa Depan Dengan Kebersamaan.
4. Posisi Negara-Rakyat dan Pembangunan.
5. Konteks Indonesia.
6. Bencana Dibalik Bencana (Bagian 1).
7. Bencana Dibalik Bencana (Bagian 2).
8. Kesimpulan.
9. Penutup.

\ue0002. BENCANA

Bencana, terjadi jika ancaman datang bersamaan dengan kerentanan. Bencana adalah sebuah kejadian yang
menyebabkan kerusakan fisik dalam skala besar dan dapat mengancam nyawa orang dalam jumlah besar dalam
sebuah wilayah atau komunitas.

Persoalannya jika kita cermat melihat sejarah kebelakang setahu saya, bahwa dari semenjak belia rata-rata anak-anak
Indonesia ditanamkan bahwa kita semua dilahirkan dalam sebuah tempat yang memberikan segalanya termasuk
keamanan dan kedamaian sehingga persepsinya jauh dari bencana. Sangat mungkin maksud para leluhur kita adalah
berharap agar semua generasi penerusnya adalah generasi yang bersyukur kepada Allah SWT, agar bangsa ini
semakin diRidhoi dan diberkahi.

Kenyataan yang dihadapi Bangsa Indonesia sejak 2004 yang dimulai dengan terjadinya Gempa bumi dan Tsunami di
Aceh-Nias dan beberapa bencana termasuk Gempa Bumi Nias lagi, Yogyakarta, Pangandaran, Cilacap dan bencana
lainnya sampai ditahun 2007 ini telah mengagetkan seluruh negeri karena ternyata daerah di Indonesia ini Rawan
bencana. Begitu juga seperti yang disampaikan bebagai sumber bahwa Indonesia memang sebuah tempat dimana
lempengan Asia, Pasifik dan Australia bertemu. Begitu juga tempat berbagi gunung aktif termasuk mengeluarkan gas
beracun. KH Choirul (Malang), menyampaikan pada kami , aneh betul kok orang bangga tinggal didaerah kepulauan
bukannya pulau itu banyak yang tenggelam walau ada juga yang muncul. Tempat ini rawan bencana jadi harus waspada.

Kenyataan ini membuat sebagian besar anggota masyarakat dimanapun keberadaannya sering lalai dan tidak waspada
apalagi pada daerah tersebut belum pernah datang sebuah bencana yang dahsyat atau bencana yang pernah terjadi
dilupakan.\ue000 Faktanya pada beberapa daerah ketika akan terjadi Tsunami setelah gempa terjadi warga masyarakat
malahan berlarian ke laut mengambil ikan sehingga terlambat menyelamatkan diri. Hanya setelah kejadian Tsunami di
Aceh Masyarakat paham gejala awal Tsunami. Begitu juga warga Pulau Simeuleu ketika terjadi Tsunami di Nias dan
Aceh 26 Desember 2004, dipersepsikan berbagai pihak sangat mungkin terjadi jatuh korban yang sangat banyak
ternyata kemudian karena warga Simeuleu punya pengalaman dimasa lalu sehingga ketika sebelum terjadi Tsunami
warga berlarian ke Atas Bukit dan pengalaman itu berhasil menyelamatkan warga sehingga tidak terlalu banyak yang
menjadi korban.

Kejadian di Cimahi Jawa Barat lain lagi karena warga disekitar tempat pembuangan sampah demikian akrab tinggal disekitarnya dan tidak menyadari bahwa ada bahaya besar yang sedang mengancamnya. Tanpa di sangka tanpa dinyana datanglah bencana itu sehingga tidak sedikit warga yang meninggal terkubur sampah-sampah itu. Kejadian serupa terulang ditempat yang berbeda pada waktu setelah kejadian di Cimahi ini beberapa pengumpul sampah terkubur di TPA Bantar Gebang Bekasi.

Kejadian munculnya semburan lumpur dari perut bumi sudah merupakan sebuah fenomena yang sejak lama terjadi.
Yang di Porong Sidoarjo muncratnya ditengah kota dan terus-terusan mengeluarkan semburan dengan volume kurang
lebih 100.000 m3 sampai 150.000 m3 setara 1 juta Barel. Menurut Dr John Dahar anggota TimNas dan Dr Andang ahli
geologist\ue000 ini semburan yang paling besar yang pernah ada di dunia. Oleh karenannya akibat hal ini maka semburan
lumpur di Porong Sidoarjo ini menjadi khusus karena bisa mengakibatkan bencana bagi banyak orang dan akan juga
membawa dampak sosial serta politik jauh lebih besar dibandingkan dengan kejadian serupa dimanapun dimuka bumi
yang pernah terjadi. Lain barangkali jika ditengah Adelaide, London atau NewYork terjadi kejadian serupa akan
“lebih melotot mata dunia”

Semburan\ue000 setiap harinya terus keluar dan yang lucu ketika saya menjadi Narasumber pada sebuah diskusi muncul
Pusat Informasi Bencana Semburan Lumpur Porong
http://lumpurporong.net
Menggunakan Joomla!
Generated: 19 May, 2008, 12:20

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->