Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
64Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Profil Kependudukan Prov DIY

Profil Kependudukan Prov DIY

Ratings: (0)|Views: 5,207 |Likes:
Published by mahambari
tugas teknik demografi
tugas teknik demografi

More info:

Published by: mahambari on Nov 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

 
BAB I GAMBARAN UMUM WILAYAH1.1Keadaan Geografis
Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu provinsi dari 33 provinsi diwilayah Indonesia dan terletak di pulau Jawa bagian tengah. Daerah IstimewaYogyakarta di bagian selatan dibatasi Lautan Indonesia, bagian timur lautdibatasi oleh Kabupaten Klaten, bagian tenggara dibatasi oleh KabupatenWonogiri, bagian barat dibatasi oleh Kabupaten Purworejo, dan pada bagian barat laut dibatasi oleh Kabupaen Magelang.Berdasarkan satuan fisiografis, Daerah Istimewa Yogyakarta terdiri dariPegunungan Selatan dengan luas
±
1.656,25 km
2
dengan ketinggian antara150-700 mdpl, Gunung Berapi Merapi dengan luas
±
582,81 km
2
denganketinggian 80-2.911 mdpl, dataran rendah antara Pegunungan Selatan danPegunungan Kulon Progo dengan luas
±
215,62 km
2
dengan ketinggian antara0-80 mdpl, serta Pegunungan Kulon Progo dan Dataran Rendah Selatandengan luas
±
706,25 km
2
dengan ketinggian antara 0-572 mdpl.Posisi D.I. Yogyakarta yang terletak antara 7°.33’ - 8°.12’ Lintang Selatandan 110°.00’ 110°.50’ Bujur Timur, tercatat memiliki luas 3.185,80 km² atau0,17 persen dari luas Indonesia (1.860.359,67 km²) dan merupakan provinsiterkecil setelah Provinsi DKI Jakarta. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakartaterdiri dari 5 kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Kulon Progo, Bantul, GunungKidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta.
Tabel 1.1.1 Luas Wilayah, Ketinggian, dan Jarak Lurus ke IbukotaProvinsi menurut Kabupaten/Kota di Provinsi DaerahIstimewa Yogyakarta Tahun 2007Kabupaten/KotaIbukotaLuasWilayah(km
2
)PersentaseLuas(%)KetinggianJarak Lurus(km)
(1)(2)(3)(4)(5)(6)
Kulon ProgoWates586,2718,405022BantulBantul506,8515,914512Gunung KidulWonosari1.485,3646,6318530SlemanSleman574,8218,041459
 
YogyakartaYogyakarta32,501,02752
Provinsi DIY
Yogyakarta3.185,80100,00
Sumber : Badan Pertanahan Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
1.2Keadaan Ekonomi1.2.1Pertumbuhan Ekonomi
Berdasarkan perhitungan PDRB atas harga konstan, perekonomianProvinsi D.I. Yogyakarta tahun 2007 tumbuh sekitar 4,31 persen, lebihtinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,70 persen(angka diperbaiki). Hal yang menggembirakan dari gambaranekonomi D.I. Yogyakarta tahun 2007 adalah pertumbuhan positif dariseluruh sektor. Sektor pertambangan/penggalian mengalami partumbuhan paling besar yaitu sebesar 9,69 persen, disusul dengansektor bangunan dan listrik/gas/air masing-masing sebesar 9,66 persendan 8,45 persen. Sektor keuangan, sector angkutan/komunikasi, sektor  perdagangan dan sektor jasa-jasa tahun ini tumbuh positif sebesar 6,49 persen, 6,45 persen dan 5,06 persen dan 3,61 persen. Sedangkan pertumbuhan sektor industry pengolahan dan sektor pertanian relatif kecil, tercatat sebesar 1,89 persen dan 0,80 persen. Meski andil sektor industri masih lebih kecil dari sektor perdagangan/hotel/restauran,sektor pertanian ataupun sektor jasa-jasa, namun sektor industri tetapmerupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi yang potensialkarena sifat industri yang mampu mendorong pembentukan nilaitambah yang tinggi.
1.2.2Struktur Ekonomi
 Nilai Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlakuProvinsi D.I. Yogyakarta pada tahun 2007 tercatat sebesar Rp32.916.736 juta dengan PDRB per kapita sebesar Rp 9.584.047 ataunaik 10,77 persen. Berdasarkan komposisi nilai Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku dapat diketahui bahwa peransektor pertanian sebagai penyumbang terbesar dalam perekonomianProvinsi D.I. Yogyakarta mulai tergeser oleh sektor lain. Pada tahun2007, andil terbesar berasal dari sektor jasa-jasa sebesar 19,79 persen.
 
Kemudian sektor perdagangan/hotel/restaurant, sektor pertanian dansektor industri pengolahan memiliki andil 19,22 persen, 15,01 persen,dan 13,06 persen. Sektor bangunan, sector angkutan/komunikasi,sektor keuangan tercatat sebesar 10,54 persen, 10,08 persen dan 9,69 persen. Sedangkan sektor listrik/gas/air bersih dan sektor  pertambangan dan penggalian merupakan sektor dengan andil terkecilatau tercatat sebesar masing-masing sebesar 1,29 persen dan 0,79 persen dari total PDRB harga berlaku.
1.3Keadaan Sosial Budaya1.3.1Pendidikan
Kualitas pendidikan yang memadai diperlukan penduduk untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Tingginya permintaan jasa pendidikan menuntut tersedianya penyelenggara pendidikan yangmakin bermutu. Secara nasional, pendidikan diselenggarakan baik oleh pemerintah maupun swasta. Pada jenjang Sekolah Dasar(SD), padatahun 2007 memiliki 2.035 sekolah dengan jumlah murid sebanyak 307.475 anak dan diasuh oleh 23.149 guru. Untuk jenjang pendidikanyang lebih tinggi, yakni SMP tercatat sebanyak 500 sekolah dengan147.569 anak didik yang diasuh oleh 12.988 orang guru. Pada SekolahMenengah Umum, tercatat sebanyak 7.175 orang guru yang mengajar 62.100 siswa yang tersebar pada 208 sekolah. Adapun untuk tingkatSekolah Menengah Kejuruan terdapat 173 unit sekolah dengan 63.359siswa yang diajar oleh 6.849 orang guru. Pada jenjang perguruan tingginegeri, Provinsi D.I. Yogyakarta memiliki Universitas GadjahMada(UGM), Universitas Negeri Yogyakarta(UNY), Universitas IslamIndonesia(UII), Institut Seni Indonesia(ISI), Sekolah TinggiPertanahan Nasional(STPN), Sekolah Tinggi Teknik Nuklir(STTN)dan Akademi Teknologi Kulit(ATK) dengan jumlah mahasiswakeseluruhan sebanyak 84.344 orang atau naik 3,45 persendibandingkan tahun 2006, yang diajar 4.213 dosen tetap. Adapun perguruan tinggi swasta(PTS) tercatat sebanyak 123 institusi denganrincian 48,78 persen akademi, 27,64 persen sekolah tinggi, 13,82

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->