2yang tertarik pada permukaan disebut adsorbat, sementara substansi yangmenarik disebut adsorban.Ada dua tipe adsorbsi, dimana perbedaan antara kedua tipe adsorbsi iniditentukan oleh panas reaksi yang terlibat dalam proses adsorbsi tersebut.Kedua tipe reaksi tersebut adalah :
1.Adsorbsi secara fisika
Adsorbsi secara fisika ini mempunyai karakteristik antara lain panasreaksi yang rendah yaitu 10000 kal/mol atau kurang. Hal ini disebabkanoleh ikatan yang terlibat dalam adsorbsi itu ikatan yang lemah, yaknigaya Van der Waals.
2. Adsorbsi secara kimia.
Adsorbsi secara kimia ini melibatkan panas adsorbsi yang cukup besar yaitu antara 10000 kal/mol sampai 20000 kal/mol.Hal ini disebabkan adanya reaksi kimia yang biasanya terjadi danmenyebabkan adanya ikatan antara adsorban dan adsorbat menjadi lebihkuat.Hubungan antara jumlah substansi yang diserap oleh adsorban dantekanan atau konsentrasi pada kesetimbangan pada suhu konstan disebutadsorbsi isothermis.Hubungan dari jumlah zat teradsorbsi persatuan luas atau satuanmassa dan tekanan dinyatakan dengan persamaan Freundlich :y=k P
1/n
(1)(
Maron and Lando, 755
)dimana : y = berat atau volume zat yang teradsorbsi persatuan luas ataumassa adsorban.
P = tekanan saat kesetimbangan tercapai
k, n = konstantauntuk adsorbsi solute yang tidak melibatkan gas maka persamaan Freundlichmenjadi :y = k C
1/n
(2)dimana C adalah konsentrasi solute saat kesetimbangan.Persamaan (2) dapat dituliskan dalam bentuk logaritma :