Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenapufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an ituadalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Diamenyaksikan segala sesuatu? (QS. Fushilat 53)
Al Masih putera Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalusebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanyabiasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka(ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana merekaberpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS. Al-Maidah 75).
Bagi umat Kristiani yang mungkin tidak meyakini kebenaran al-Qur’an, terdapat dalamInjil Thomas satu pernyataan Yesus sebagai berikut:
Jesus said, “Know what is in front of your face, and what is hidden from you will bedisclosed to you. For there is nothing hidden that will not be revealed. Jesusmengatakan, “Ketahuilah, apa yang ada dihadapanmu, dan apa yang tersembunyidarimu akan dibuka untukmu. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi kecuali akandijelaskan. Thome 5:2
Makna dari pernyataan Yesus/Isa As, di atas juga sejalan dengan yang ada pada InjilLukas 12:2, Tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak adasesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Juga pada Markus 4:22.Tanpa berani memastikan bahwa penemuan tersebut merupakan bukti dari janji Allah,namun sebagai seorang Muslim yang diajari al-Qur’an untuk mengkaji segala yangterjadi, kita patut meneliti dan mencari hikmah apa dibalik penemuan dari benda-bendayang sudah terkubur selama + 2000 tahun.Jika kita melihat perkembang sain dan tekhnologi masa kini, di mana rasionalitasditempatkan di urutan pertama oleh dunia barat yang telah lelah dengan keimananterhadap dogma Gereja. Maka penelitian arkeologis dapat sepenuhnya dilakukan tanpadirecoki oleh Gereja, seperti yang pernah dilakukan terhadap Galeleo pada masa dulu.Apalagi bahwa penelitian arkeologi pada masa kini dilengkapi dengan ilmu-ilmu lainyang berbasis teknologi tinggi, seperti analisa DNA, carbon dating (untuk mengetahuimasa per menit dari sampel yang dikaji), Satelit (untuk melihat outline dari daerah lokasipenemuan), serta tes kimia.Adalah hikmah dari yang Maha Mengetahui, jika penemuan itu terjadi pada masasekarang, masa dimana manusia telah siap menerima penyingkapan tabir baik secaramental (obyektifitas berdasarkan sain dan bukan kepentingan kelompok agama) sertakemampuan manusia dalam memahami penyingkapan tersberdasarkan ilmu danpengetahuan yang mereka miliki. Sebab, –mungkin- jika ditemukan pada masa-masadulu, “kepentingan” dan “ketidakmampuan”-lah yang berbicara, maka manuskrip-