Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
91Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sel Volta

Sel Volta

Ratings: (0)|Views: 5,296 |Likes:
Published by ibr@himz

More info:

Published by: ibr@himz on Nov 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2013

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR 
Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Karena atas rahmat-Nya Tugas KIMIA inidapat terselesaikan tepat pada waktunya. Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada guru pembimbing kami, Ibu Yuniarti yang telah membantu menyelesaikan tugas kimia ini denganmemberikan materi – materi yang dibutuhkan.Tentu saja penyusunan Makalah KIMIA ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu,kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi kesempurnaan makalah KIMIA ini.Mudah mudahan Makalah ini bermanfaat dan mohon maaf bila terjadi kesalahan dalam penulisan. Semoga Makalah ini dapat membantu siswa – siswi dalam proses belajar mengajar.Trenggalek, 06 November 2009Penyusun
 
SEL VOLTA
A.PENDAHULUANPada sel volta, reaksi kimia bersifat spontan dan menghasilkan arus listrik. Katodemerupakan kutub positif dan anode merupakan kutub negatif. Contoh: penggunaan baterai dan aki.Penemuan bahwa reaksi kimia dapat menghasilkan energi listrik oleh Alessandro Volta(1745-1827) berdasarkan eksperimen Luigi Galvani (1737-1798). Rangkaian alat yangmenghasilkan arus listrik dari reaksi kimia selanjutnya disebut sel Volta. Reaksi kimia tersebuthanya terjadi pada reaksi redoks yang berlangsung spontan. Sel Volta mempunyai elektrode logamyang dicelupkan ke dalam larutan garamnya.Suatu reaksi dapat berlangsung jika ada perbedaan potensial positif antara kedua setengahreaksi reduksi dan oksidasi. Reaksi redoks dapat berjalan spontan jika E
0
sel > 0 (+)B.PEMBAHASAN
a.Sel Volta
Sel volta (sel galvani) adalah Sel elektrokimia di mana reaksi oksidasi-reduksi spontanterjadi dan menghasilkan beda potensial. Sel Volta mengubah energi dari suatu reaksi redoksspontan menjadi energi listrik. Sel Volta (sel Galvani) dikembangkan oleh Alessandro Volta(1745-1827) dan Luigi Galvani (1737-1798). Sel Volta disebut juga Sel elektrokimia.
b.Kegunaan
Berdasarkan kegunaannya, sel Volta dibedakan atas dua macam sebagai berikut :a. Sel Volta untuk penentuan pH larutan, energi reaksi, titrasi, kelarutan garam dansebagainya. b. Sel Volta untuk menghasilkan tenaga listrik, misalnya untuk penerangan, penggerak motor, radio transistor, dan kalkulator.
 
c.
Prinsip Kerja Reaksi
Logam seng dalam larutan mengandung ion Zn
2+
(larutan garam seng) dan logam tembagadalam larutan ion Cu
2+
(larutan garam tembaga (II)). Logam seng larut dengan melepas duaelektron.Elektron mengalir ke logam tembaga melalui kawat penghantar dan ion Cu
2+
mengambilelektron dari logam tembaga dan mengendap.Persamaan reaksi redoksnya sebagai berikut:Oksidasi :Reduksi:Dengan demikian, rangkaian tersebut dapat menghasilkan aliran elektron (listrik). Untuk menetralkan muatan listrik pada kedua larutan dihubungkan dengan suatu jembatan garam, yaitularutan garam dalam agar-agar (seperti NaCl atau KNO
3
). Ion-ion negatif dari jembatan garam bergerak untuk menetralkan kelebihan ion Zn
2+
, sedangkan ion-ion positif bergerak untuk menetralka kelebihan ion SO
42-
.Logam seng dan tembaga yang menjadi kutub-kutub listrik pada rangkaian sel elektrokimiadi sebut electrode. Sedangkan logam seng (Zn) sendiri merupakan elektrode tempat terjadinyareaksi oksidasi atau pelepasan dan merupakan kutub negatif (anode). Logam tembaga (Cu)merupakan elektrode tempat terjadinya reaksi reduksi atau pengikatan elektron dan merupakankutub positif (katode).Susunan sel Volta dapat dituliskan dengan suatu notasi singkat (diagram sel) sebagai berikut: Notasi tersebut menyatakan bahwa oksidasi Zn menjadi Zn
2+ 
terjadi pada anode, sedangkanreduksi ion Cu
2+
menjadi Cu di katode. Dua garis sejajar yang memisahkan anode dan katodemenyatakan jembatan garam, sedangkan garis tunggal menyatakan batas antar fase (Zn padatan,sedangkan Zn
2+
dalam larutan; Cu
2+
dalam larutan, sedangkan Cu padatan)Zn
(s)
Zn
2+(aq)
+ 2e
-
Cu
2+(aq)
+ 2e
-
Cu
(s)
Zn
(s)
Zn
2+(aq)
+ 2e
-
Cu
2+(aq)
+ 2e
-
Cu
(s)
Zn
(s)
+ Cu
2+(aq)
Zn
2+(aq)
+ Cu
(s)
Anode | larutan (ion) || larutan (ion) | katodeZn | Zn
2+ 
|| Cu
2+ 
| Cu

Activity (91)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erwan Amir liked this
rezquef liked this
Ayu Fitriyanti liked this
Erna Endtylv liked this
Aida Aprilisiana liked this
Adek Parmalesuix liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->