diajukan di persidangan itu sangat tergantung kepada pembuktian yang dilakukan
1
Lektor Kepala Hukum Acara Perdata pada Fakultas Hukum Unpad Bandung.
2
R.M. Sudikno Mertokusumo,
Hukum Acara Perdata Indonesia.
Yogyakarta:Liberty, 1985, halaman107.2
oleh para pihak yang bersangkutan. Sebagai konsekuensinya bahwa kebenaran itubaru dikatakan ada atau tercapai apabila terdapat kesesuaian antara kesimpulanhakim (hasil proses) dengan peristiwa yang telah terjadi. Sedangkan apabila yangterjadi justru sebaliknya, berarti kebenaran itu tidak tercapai.Setelah pemeriksaan suatu perkara di persidangan dianggap selesai dan parapihak tidak mengajukan bukti-bukti lain, maka hakim akan memberikan putusannya.Putusan yang dijatuhkan itu diupayakan agar tepat dan tuntas. Secara objektif putusan yang tepat dan tuntas berarti bahwa putusan tersebut akan dapat diterimatidak hanya oleh penggugat akan atetapi juga oleh tergugat.Putusan pengadilan semacam itu penting sekali, terutama demi pembinaankepercayaan masyarakat kepada lembaga peradilan. Oleh karena itu hakim dalammenjatuhkan putusan akan selalu berusaha agar putusannya kelak seberapamungkin dapat diterima oleh masyarakat, dan akan berusaha agar lingkungan orangyang akan dapat menerima putusannya itu seluas mungkin.Apabila harapan itu terpenuhi, maka dapat diketahui dari indikatornya antaralain masing-masing pihak menerima putusan tersebut dengan senang hati dan tidakmenggunakan upaya hukum selanjutnya (banding maupun kasasi). Seandainyamereka masih menggunakan upaya-upaya hukum banding dan kasasi, itu berartimereka masih belum dapat menerima putusan tersebut secara suka rela sepenuhnya.Digunakannya hak-hak para pihak berupa upaya hukum banding dan kasasi,bukan berarti bahwa putusan peradilan tingkat pertama itu keliru. Secara yuridis,setiap putusan itu harus dianggap benar sebelum ada pembatalan oleh pengadilanyang lebih tinggi (asas
res judicata pro veritate habetur
). Ketentuan ini
Leave a Comment
Mohon petunjuk tata cara proses gugatan sangketa ketenagakerjaan pekerja BUMN
minta refrensi dunk tentang pelaksanaan kekuatan bukti elektronik
alat bukti pengekuan dlm hukum perdata
PENEGAKAN HUKUM HARUS TANPA PANDANG BULU