• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 2
    CommentGo Back
Download
 
1
PENANGGULANGAN WABAH MALARIAPADA MASA KOLONIAL
Tsabit Azinar Ahmad
A.Pendahuluan
Malaria merupakan salah satu penyakit
reemerging 
, yakni penyakityang menular kembali secara massal, sehingga menjadi ancaman serius bagimasyarakat yang tinggal di daerah tropis dan subtropics (Pikiran Rakyat, 9Januari 2003). Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh satu atau lebihdari empat
 Plasmodia
yang menginfeksi manusia :
 P. Falciparum, P. Vivax, P.ovale dan P.malariae.
Dua spesies yang pertama (
 P.falciparum, P.vivax)
merupakan enyebab lebih dari 95% kasus malaria di dunia. Dua
 P.falciparum
ditemukan terutama di daerah tropis dan resiko kematian lebih besar bagiorang yang tidak imun, karena dapat menyerang sel darah merah disemuaumur dan obat biasanya resistensi (Desrinawati, 2003: 1; Cut Irsanya NilamSari, 2005: 4). Penularan vektor untuk parasit malaria manusia adalahnyamuk  Anopheles. Ragam dariPlasmodium falciparumdari parasit ini bertanggung  jawab atas 80% kasus dan 90% kematian. Penemu dari penyebab malariaadalahCharles Louis Alphonse Laveranyang meraihPenghargaan Nobel  untuk Fisiologi dan Medis pada1907(http://id.wikipedia.org/wiki/Malaria, 3  November 2009).Dalam pidato pengukuhan Wita Pribadi berjudul “Masalah PenyakitMalaria dan Upaya Penanggulangannya Menjelang Tahun 2000” dijelaskan bahwa penyakit malaria diperkirakan berasal dari Afrika, tempat asal muasalmanusia. Fosil nyamuk ditemukan di lapisan geologis yang berumur 30 jutatahun dan tidak dapat disangsikan lagi bahwa nyamuk itu menyebarkan infeksike daerah yang beriklim panas di seluruh dunia, lama sebelum sejarahdimulai. Malaria mengikuti migrasi manusia ke pantai Mediteranian, keMesopotamia, jazirah India dan Asia Tenggara (Wita Pribadi, t.th. dalamhttp://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=80881&lokasi=lokal,2 November 2009).
 
2Demam musiman dan intermiten diketahui dari buku-buku agama dankedokteran orang Assyria, Cina dan India tetapi belum dipastikan berhubungan dengan malaria. Penyakit ini biasanya dihubungkan dengankutukan Tuhan ataupembalasan iblis. Mitologi Cina menggambarkan tigaiblis, yang satu dengan membawa palu, yang lain membawa ember berisi air dingin dan yang ketiga dengan tungku api. Mereka melambangkan kelainansakit kepala, menggigil dan demam. Tahun 2700 sebelum Masehi, bukukedokteran Cina, Nei Ching, menguraikan gejala seperti malaria danhubungannya antara demam dan pembesaran limpa (Wita Pribadi, t.th. dalamhttp://www.digilib.ui.ac.id/opac/themes/libri2/detail.jsp?id=80881&lokasi=lokal,2 November 2009).Hippocrates yang hidup di Yunani pada abad ke 5 sebelum Masehimerupakan dokter pertama yang merinci gambaran klinis beberapa jenis penyakit malaria. Ia juga merupakan orang pertama yang tidak percaya padatahayul itu dan mengamati hubungan antara timbulnya penyakit denganmusim atau ternpat tinggal penderita. Air rawa dan uap rawa adalah faktor  penyebabnya dan mulai diperbincangkan pengaruh musim dan topografi pada penyakit malaria. Hal ini merupakan permulaan dari epidemitologi malaria.Mulai saat itu, dilakukan drainase di Yunani kuno terutama di Roma untuk rnengurangi genangan air, dan "membersihkan udara dari aliran air yang beracun". Oleh karena itu, nama penyakit malaria berasal dari kata "
mal 
" - buruk, dan "
aria
" udara. Sementara di Perancis dan Spanyol, malaria dikenaldengan nama
“paladisme
atau
 paludismo
“, yang berarti daerah rawa atau payau karena penyakit ini banyak ditemukan di daerah pinggiran pantai.Epidemi malaria berulang kali berlanjut di Yunani, Italia, dan negaralain selama berabad-abad. Selama hampir 1.500 tahun pengetahuan tentangmalaria tidak bertambah. Baru pada tahun 1880, Laveran menemukan parasitmalaria di bawah mikroskop dan Ronald Ross, seorang dokter militer Ingrisyang bertugas di India pada tahun 1897 berhasil membuktikan bahwa ternyatamalaria tidak disebabkan oleh udara kotor tetapi akibat gigitan nyamuk 
anopheles
(Ermi ML Ndoen, 2006).
 
3Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyakaratutama di seluruh dunia. Dalam buku
The World Malaria Report 2005
, BadanKesehatan Dunia (WHO), menggambarkan walaupun berbagai upaya telahdilakukan, hingga tahun 2005 malaria masih menjadi masalah kesehatanutama di 107 negara di dunia. Penyakit ini menyerang sedikitnya 350-500 jutaorang setiap tahunnya dan bertanggung jawab terhadap kematian sekitar 1 jutaorang setiap tahunnya. Diperkirakan masih sekitar 3,2 miliar orang hidup didaerah endemis malaria. Malaria juga bertanggung jawab secara ekonomisterhadap kehilangan 12 % pendapatan nasional, negara-negara yang memilikimalaria (Desrinawati, 2003: 1).Di Indonesia sendiri, diperkirakan 50 persen penduduk Indonesiamasih tinggal di daerah endemis malaria. Menurut perkiraan WHO, tidakurang dari 30 juta kasus malaria terjadi setiap tahunnya di Indonesia, dengan30.000 kematian. Survai kesehatan nasional tahun 2001 mendapati angkakematian akibat malaria sekitar 8-11 per 100.000 orang per tahun.
United  Nation Development Program
(UNDP,2004) juga mengklaim bahwa akibatmalaria, Indonesia sedikitnya mengalami kerugian ekonomi sebesar $ 56,6 juta pertahun (Ermi ML Ndoen, 2006).Di Indonesia sampai saat ini penyakit malaria masih merupakanmasalah kesehatan masyarakat. Angka kesakitan penyakit ini masih cukuptinggi, terutama di daerah endemis dan yang non endemis malaria. Di daerahtersebut masih sering terjadi letusan wabah yang menimbulkan banyak kematian. Laporan pertama tentang adanya malaria di Indonesia oleh tentaraBelanda. Dilaporkan adanya wabah di Cirebon pada tahun 1852-1854(Desrinawati, 2003: 1). Oleh karena malaria telah ditemukan dan menjadiendemik sejak zaman kolonial, tulisan ini secara ringkas berupaya untuk memberikan deskripsi secara historis tentang upaya yang telah dilakukandalam rangka pemberantasan malaria pada masa kolonial.
B.
Penanggulangan Malaria Masa Kolonial
Batas dari penyebaran malaria adalah 61
o
LU (Rusia) dan 32
o
LS(Argentina). Ketinggian yang dimungkinkan adalah 100 meter di bawah
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...