Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
4

4

Ratings: (0)|Views: 150 |Likes:

More info:

Published by: kylechun_parklee5240 on Dec 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2009

pdf

text

original

 
4. DASAR TEORI IKATAN KIMIA
 Ikatan kimia adalah
sebuah proses fisika yang bertanggung jawab dalam interaksigaya tarik menarik antara dua atom atau molekul yang menyebabkan suatusenyawa diatomik atau poliatomik menjadi stabil. Penjelasan mengenai gaya tarik menarik ini sangatlah rumit dan dijelaskan oleh elektrodinamika kuantum. Dalam prakteknya, para kimiawan biasanya bergantung pada teori kuantum atau penjelasan kualitatif yang kurang kaku (namun lebih mudah untuk dijelaskan)dalam menjelaskan ikatan kimia. Secara umum, ikatan kimia yang kuatdiasosiasikan dengan transfer elektron antara dua atom yang berpartisipasi. Ikatankimia menjaga molekul-molekul, kristal, dan gas-gas diatomik untuk tetap bersama. Selain itu ikatan kimia juga menentukan struktur suatu zat.Kekuatan ikatan-ikatan kimia sangatlah bervariasi. Pada umumnya, ikatan kovalendan ikatan ion dianggap sebagai ikatan "kuat", sedangkan ikatan hidrogen danikatan van der Waals dianggap sebagai ikatan "lemah". Hal yang perludiperhatikan adalah bahwa ikatan "lemah" yang paling kuat dapat lebih kuatdaripada ikatan "kuat" yang paling lemah.
 Ikatan kimia dibagi menjadi 3,antara lain :1.Ikatan Ionik 
Ikatan ion merupakan sejenis interaksi elektrostatik antara dua atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar. Tidaklah terdapat nilai-nilai yang pastiyang membedakan ikatan ion dan ikatan kovalen, namun perbedaanelektronegativitas yang lebih besar dari 2,0 bisanya disebut ikatan ion, sedangkan perbedaan yang lebih kecil dari 1,5 biasanya disebut ikatan kovalen.[3] Ikatan ionmenghasilkan ion-ion positif dan negatif yang berpisah. Muatan-muatan ion iniumumnya berkisar antara -3 e sampai dengan +3e.
2.Ikatan kovalen ada 3,yaitu :a.Polar 
Ikatan polar kovalen merupakan ikatan yang sifat-sifatnya berada di antara ikatankovalen dan ikatan ion.
 
b.Non polar 
Ikatan kovalen adalah ikatan yang umumnya sering dijumpai, yaitu ikatan yang perbedaan elektronegativitas (negatif dan positif) di antara atom-atom yang berikatsangatlah kecil atau hampir tidak ada. Ikatan-ikatan yang terdapat padakebanyakan senyawa organik dapat dikatakan sebagai ikatan kovalen. Lihat pulaikatan sigma dan ikatan pi untuk penjelasan LCAO terhadap jenis ikatan ini.
c.Koordinasi 
Ikatan kovalen koordinat, kadangkala disebut sebagai ikatan datif, adalah sejenisikatan kovalen yang keseluruhan elektron-elektron ikatannya hanya berasal darisalah satu atom, penderma pasangan elektron, ataupun basa Lewis. Konsep inimulai ditinggalkan oleh para kimiawan seiring dengan berkembangnya teori orbitalmolekul. Contoh ikatan kovalen koordinat terjadi pada nitron dan ammonia borana.Susunan ikatan ini berbeda dengan ikatan ion pada perbedaanelektronegativitasnya yang kecil, sehingga menghasilkan ikatan yang kovalen.Ikatan ini biasanya ditandai dengan tanda panah. Ujung panah ini menunjuk padaakseptor elektron atau asam Lewis dan ekor panah menunjuk pada pendermaelektron atau basa Lewis.
3.Ikatan Hidrogen
Ikatan hidrogen bisa dikatakan sebagai dipol permanen yang sangat kuat sepertiyang dijelaskan di atas. Namun, pada ikatan hidrogen, proton hidrogen beradasangat dekat dengan atom penderma elektron dan mirip dengan ikatan tiga-pusatdua-elektron seperti pada diborana. Ikatan hidrogen menjelaskan titik didih zat cair yang relatif tinggi seperti air, ammonia, dan hidrogen fluorida jika dibandingkandengan senyawa-senyawa yang lebih berat lainnya pada kolom tabel periodik yangsama.
IKATAN KIMIA
 
1.TUJUAN
Menyelidiki kepolaran senyawa
2.ALAT DAN BAHAN:
a. Buret (dapat diganti pipet tetes yang sudah dimodifikasi)b. Gelas kimiac. Penggaris polietena / batang kacad. Kain wol / kain flanel (dapat diganti dengan rambut kering / tidak berminyak)e. Gula / glukosaf. Garamg. Air 
3.CARA KERJA:
a. Pasang buret kering pada standarnyab. Isikan air pada buretc. Gosok penggaris polietilen / batang kaca pada rambut sampai bermuatand. Alirkan zat cair dari buret dan dekatkan batang penggaris pada aliran tersebut.Amati apa yang terjadi !
DAFTAR PUSTAKA

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->