Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Khair Klarifikasi Pendd. Nilai

Khair Klarifikasi Pendd. Nilai

Ratings: (0)|Views: 653 |Likes:
Published by agus9990
Khairuddin, YM
Khairuddin, YM

More info:

Published by: agus9990 on Dec 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2010

pdf

text

original

 
PENDEKATAN KLARIFIKASI DALAM PENDIDIKAN NILAI
Oleh : Khairuddin YM
A.Pendahuluan
Moral dan moralitas dua perpaduan istilah yang tidak bisa dipisahkan dalamranah kehidupan dan pendidikan di dunia. Yang pertama mengandung arti ajaranyang baik dan yang buruk yang diterima secara umum mengenai perbuatan, sikapkewajiban dan lainnya, moral juga sinonim dengan akhlak, budi pekerti dan susila.”
1 
Sementara moralitas mengandung makna segala sesuatu yang berhubungan denganetiket atau adab sopan santun.”
2
Dua istilah ini menurut permasalahan merupakan
main strem
dan tujuanakhir dari upaya pendidikan nilai yang diajarkan di sekolah-sekolah, meskipundiakui bahwa pendidikan nilai merupakan bagian yang tidak pernah 100 %diajarkan pada muridnya disebabkan berbagai kendalanya, pendidikan nilaihanyalah bagian kecil dari kurikulum yang tersembunyi
( hidden curriculum )
sebagaimana dikatakan oleh Jack R. Frankel:
“ However, values also are part of thehidden curriculum ( bagaimanapun nilai-nilai merupakan bagian dari kurikulum yang tersembunyi}
3
 
Implikasinya, nilai-nilai hanya difahami sebatas pemahamankognitif an sich yang bersifat indoktrinal yang semu, sehingga tidak heran jika banyak sekali pemahaman yang keliru atau salah dalam memahami nilai-nilai yangdiajarkan kepada anak didik.Sekolah sebagai
 second link 
dalam pendidikan, sadar atau tidak sadar telah berupaya membuat beberapa pendekatan dalam pendidikan nilai, seperti pendekatan penanaman nilai, pendekatan perkembangan kognitif, pendekatan analisis nilai,
1
. TIM Penyusun, Kamus Pusat Bahasa.
 Kamus Besar Bahasa Indonesia Ed. 3
( Jakarta : BalaiPustaka, 2002) h. 754
2
.
 Ibid 
, h. 755
3
. Jack R. Frankel,
 How To Teach About Values : an Analytic Approac
h, ( San Fransisco USA :Prentice Hall, 1977), h. 2
1
 
 pendekatan klarifikasi nilai dan pendekatan pembelajaran berbuat, tetapiketidaksigapan dan ketidak siapan dalam mengusai hakikat pendekatan-pendekatandalam pembelajaran nilai menjadi boomerang dan masalah tersendiri ada gapdiantara das sein dan das sollen.”
4
Makalah ini akan maencoba membahas tentang pendekatan klarifikasi nilai dalam pendidikan nilai.
B.Pengertian Pendekatan Klarifikasi Dalam Pendidikan Nilai
Sebelum membahas tentang pendekatan klarifkasi, marilah kita coba merabaapa makna pendekatan dan klarifikasi itu sendiri. Pendekatan bermakna : “ usahadalam rangka aktifitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yangditeliti atau metode untuk mencapai pegertian tentang masalah penelitian,ancangan.”
5
 Klarifikasi bermakna pejernihan, penjelasan dan pengembalian kepadayang sebenarnya.
6
  pendekatan pendidikan nilai dianggap sebagai cara menyikapiatau sudut pandang yang menjadi dasar atau
 source
dalam merekayasa pembelajaran nilai berlangsung dalam layak, benar dan sesuai dengan tujuan dari pendidikan nasional.”
7
 Starting point dari klarifikasi nilai adalah pandangan bahwa generasi mudadewasa ini hidup dalam satu dunia yang baru
complicated 
yang dibuat rancu oleh berbagai perspektif nilai yang terefleksi dalam kehidupan religi, politik, kode moralataupun idiologi-idiologi yang berkembang di masyarakat yang didukung olehmateri yang heterogen dan individu yang dihubungkan dengan nilai itu sendiri.
8
4
. Zubedi, P
endidikan Berbasis Masyarakat: Upaya Menawarkan Solusi terhadap berbagai Problem Sosial 
, ( Yogyakarta : Pustaka belajar, 2005), h. 12-28
5
. TIM Penyusun,
 Kamus Pusat Bahasa
.
...
, h. 247
6
.
 Ibid 
, h. 574
7
. A. Kosasih Djahiri,
Menelusuri Dunia Efektif : Pendidikan Nilai Dan Moral 
, ( Bandung ::Laboratorium Pengajaran PMP IKIP Bandung, 1996) h. 53
8
. Cheppy HC,
 Pendidikan Moral dalam Beberapa Pendekatan
, ( Jakarta : Proyek PengembanganLPTK Dirjen Dikti Depdikbud, 1988), h. 179
2
 
Pendekatan klarifikasi nilai
( values clarification approach)
pertama kalidigunakan oleh Raths, Harmin dan Simon dengan bukunya
Values and Teaching 
mereka menyatakan ada tiga proses dimana nilai-nilai dapat ditemukan yangmelalui,
Choosing 
( memilih ).
 Prizing 
( menilai ) dan
 Acting 
( aplikasi ) tahun1966.
9
kemudian diperbahaui lagi pada tahun 1975 menjadi : Thinking ( berfikir ),Feelingf ( Perasaan), Choosing ( memilih ), Communicating ( komunikasi ), acting (aplikasi ).
Pendekatan klarifikasi nilai
( values clarification approach)
memberi penekanan pada usaha membantu peserta didik dalam mengkaji perasaan dan perbuatan sendiri, untuk meningkatkan kepada mereka tentang nilai-nilai merekasendiri. Pendekatan ini dinilai efektif untuk pendidikan di alam demokrasi.
Pendekatan klarifikasi nilai
( values clarification approach)
menurut NurulZuriah yaitu : pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran danmengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi nilai-nilaimereka sendiri dan nilai-nilai orang lain. Selain itu, pendekatan ini juga membantu peseta didik untuk mampu mengkomunikasikan secara jujur dan terbuka tentangnilai-nilai mereka sendiri kepada orang lain dan membantu peserta didik dalammenggunakan kemampuan berfikir rasional dan emosional dalam menilai perasaan,nilai dan tingkah laku mereka sendiri.
 Formulasi klarifikasi nilai memperkenalkan pandangan megenai pengembangan keputusan-keputusan kita dalam hubungannya dengan kontekssosial. Senada dengan itu James Shaver dan william Stomg menyatakan : “The
9
. Jack R. Frankel,
 How To Teach…
, h. 32
10
. Barry Chazan,
Contemporary Approaches to Moral Education, The Hebrew University of  Jerussalem,
( New York & London : Teachers College Columbia University, 1985). 48
11
. Zubedi,
 Pendidikan Berbasis
…, h. 23
12
. Nurul Zuriah,
 Pendidikan Moral dan Budi Pekerti Dalam Perspektif Perubahan
, ( Jakarta PT.Bumi Angkasa, 2007 ), h. 74-75
3

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Yusuf Suharto liked this
Marleny Aribah liked this
Marleny Aribah liked this
mdhusni31 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->