tingkah laku para penegak hukum tersebut.
B.Pembangunan dan Penegakan Hukum
Penegakan hukum merupakan salah satu agenda utama pemerintah. Hal inidapat dilihat melalui UU Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional 2000-2004 dan Rencana Kerja Pemerintah tahun 2007. Dimasukkan penegakan hukum ke dalam salah satu prioritas pembangunan disebabkan olehlemahnya penegakan hukum selama ini. Salah satu penyebabnya adalah belumterlaksananya pembangunan hukum yang komprehensif. Intensitas peningkatan produk peraturan perundang-undangan,dan peningkatan kapasitas aparatur penegak hukum serta sarana dan prasarana hukum pada kenyataannya tidak diimbangi dengan peningkatan moral dan profesionalisme aparat penegak hukum,kesadaran, dan mutu pelayanan publik di bidang hukum kepada masyarakat.Sehingga kepastian keadilan dan jaminan hukum tidak tercipta dan akhirnyamelemahkan penegakan supremasi hukum.Perwujudan supremasi hukum oleh pemerintah tidak hanya merupakanlingkup dan dilaksanakan dalam bidang hukum saja, tetapi juga merupakantanggung jawab bersama di bidang-bidang pembangunan lainnya. Perwujudantersebut dilakukan melalui upaya penyempurnaan dan pembaruan peraturan perundang-undangan dan pengembangan budaya hukum, pemberdayaan lembaga peradilan dan lembaga penegak hukum lainnya, peningkatan etika dan komitmen para penyelengara negara dalam mematuhi berbagai aturan hukum, pembentukan budaya taat hukum melalui pendidikan dan agama, serta peningkatan kualitassumber daya manusia.Dalam arah kebijakan pembangunan hukum ada beberapa hal yangmenjadi perhatiannya yaitu :1)mengembangkan budaya hukum di semua lapisan masyarakat untuk terciptanya kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka hukum dalamrangka kerangka supremasi hukum dan tegaknya negara hukum;2)meningkatkan integritas moral dan keprofesionalan aparat penegak hukumtermasuk Kepolisian untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat denganmeningkatkan kesejahteraan, dukungan sarana dan prasarana hukum, pendidikan serta pengawasan yang efektif;3)mewujudkan lembaga peradilan yang mandiri dan bebas dari pengaruh penguasa dan pihak manapun;4)menyelenggarakan proses peradilan secara cepat, mudah, murah, dan terbukaserta bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan tetap menjunjung tinggiasas keadilan dan kebenaran.Dalam hal ini sebenarnya terlihat jelas keinginan pemerintah untuk melakukan perubahan dalam pelaksanaan penegakan hukum. Penegakan hukumtersebut diarahkan bukan hanya pada proses pelaksanaannya saja namun jugamencakup unsur utama lainnya. Unsur-unsur tersebut antara lain pada sumber Daya manusia (penegak hukum), tingkah laku dan norma yang hidup dalammasyarakat, kondisi sosial, politik, dan ekonomi, serta aparatur pemerintah secarakeseluruhan. Pelaksanaan penegakan hukum juga menyangkut tiga elemen penting yaitu hukum itu sendiri, penegak hukum, dan budaya penegakanhukumnya.Perwujudan penegakan hukum yang benar tidak bisa dilaksanakan tanpamengikutsertakan ketiga elemen tadi. Hubungan ketiga elemen tersebut adalahsaling mempengaruhi. Artinya apabila salah satu ketiga elemen tersebut tidak dilaksanakan sesuai asas dan prinsip yang benar maka penegakan hukum akan
Add a Comment
dinoroy aritonangleft a comment