Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Majalah Sekolah Al Azhar Kelapa Gading Edisi Nop2009

Majalah Sekolah Al Azhar Kelapa Gading Edisi Nop2009

Ratings: (0)|Views: 974 |Likes:
Published by Aryo Kurniawan
Kali ini alumni, orang tua siswa berpartisipasi dalam majalah sekolah yang masih tetap disebut buletin ini walaupun tampilannya sudah layak disebut majalah. Tidak ketinggalan liputan dari wartawan cilik dari SD dan SMP serta artikel dari guru dan orang tua siswa tentunya.
Kali ini alumni, orang tua siswa berpartisipasi dalam majalah sekolah yang masih tetap disebut buletin ini walaupun tampilannya sudah layak disebut majalah. Tidak ketinggalan liputan dari wartawan cilik dari SD dan SMP serta artikel dari guru dan orang tua siswa tentunya.

More info:

Published by: Aryo Kurniawan on Dec 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2014

pdf

text

original

 
 Assalamu’alaikum Wr. Wb.
“Allahummaghfirlii waliwalidayya warhamhumma kamaa robbayaniishoghiiroo” doa anak sholeh kepada orang tuanya. Setiap orang tuapasti mendambakan anaknya kelak berpredikat sholeh dan sholihahserta selalu mendoakannya. Sungguh sangat beruntung orang tua yangmemiliki anak yang sholeh dan sholihah serta sayang pada keduaorangtuanya.Kalau kita analogikan seorang anak yang kita sayangi dengansebuah biji pohon, apakah kita akan menempatkan biji pohon padalahan yang sudah diolah dengan segala yang dibutuhkan untukbertumbuh, atau kita tempatkan biji pohon pada lahan seadanya?Saya yakin pastilah kita memilih pilihan pertama.Coba kita perhatikan, bagaimana susahnya tumbuhan bertahanhidup dari ladang yang gersang. Untuk menyusupkan akar-akar sajabegitu susahnya karena tanah yang keras dan kering, apalagi untukmencari unsur hara atau nutrisi yang dibutuhkan untuk bertumbuh.Dalam keadaan seperti ini tidak banyak yang dapat diharapkan darimanfaat yang dihasilkan oleh tumbuhan yang kita tanam.Ibarat sebuah biji pohon, agar tumbuh subur kita harus merawatdan memperhatikan kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan untukbertumbuh. Kita beri pupuk yang cukup, air yang cukup sertaperlindungan dari gangguan yang merugikan pertumbuhannya sepertihama perusak, cuaca panas dan angin yang berlebihan. Jadilah pohonyang tumbuh subur dan kuat serta siap menebar manfaat dari buah-buahnya yang segar bervitamin maupun keteduhan darirerimbunnannya.Kembali pada pertumbuhan seorang anak,
ladang yang subur 
adalah ibarat lingkungan yang baik dan sehat serta mendukung anakuntuk bertumbuh secara maksimal. Kebutuhan
nutrisi dan unsur hara
 
adalah ibarat kecakapan hidup yang meliputi cakap ilmupengetahuan, cakap ilmu agama serta cakap dalam menerapkan nilai-nilai moral atau yang sekarang kita sebut
character ability 
. Sedangkan
 perlindungan
dari gangguan hama dan cuaca adalah ibarat kepeduliankita pada anak dari pengaruh pergaulan yang menyesatkan danmembahayakan, yang populer adalah narkoba dan pergaulan bebas.Mari kita tempatkan buah hati kita ditempat yang mendukungnyauntuk bertumbuh dengan baik dan sehat. Tempat dimana nilai-nilaikebajikan ditebarkan, rasa persaudaraan dieratkan, kasih sayangkepada sesama ditanamkan, sikap hormat patuh dan tawadu’ kepadaorang tua dikuatkan. Kita amanahkan pada guru-guru yang peduli untukmemberi kesempatan berkembang dengan bekal ilmu pengetahuandan perilaku terpuji. Kita sirami mereka dengan curahan kasih sayangtulus dan dekapan lembut perlindungan dari kita sebagai orang tua,yang sangat menyayangi mereka.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
:: Salam redaksi.
Penanggung Jawab
oH. Syamhudi
Penasehat
oDrs. Najib Sulhan, M.AoRahmadi Wijayanto, S.ToEka Purnamawati, S.SioMPPS
Pimpinan Redaksi
oAryo Kurniawan
Konsultan
oDwi Hastuti, S.Pd.oDrs. H. Imam HambalioWienarsih, S.Pd.
Kontributor Unit
oSulistyani, A,Ma (TK)oLusy Lusmayanti, A.Ma (TK)oUnik Rahayu, S.Pd. (SD)oAini Rosyidah, S.Pd. (SD)oLilik Nur Afidah, S.S. (SMP)
Reporter
oWarcil Bina Prestasi SD dan SMP
Seting & Layout
oAryo Kurniawan
Penerbit
oPerguruan Islam Al-Azhar KelapaGading Surabaya
Percetakan
oAlfa Surya Prima
Alamat Redaksi
oJl. Taman Bhaskara Utara SurabayaTlp. (031)5927420, 5938178Fax.(031) 5938179Iklan : (031) 40002090website :
www.alazka.sch.id 
email :
 gurumusiku@yahoo.co.id 
 Tumbuh Di lahan Subur
 
1
Informasi & Komunikasi Harmonis AKGS
Oleh: Drs. Najib Sulhan, MA
(Direktur Perguruan Islam AKGS)
S
etiap orang tua sangat berharap memiliki anak yangsolih-solihah, penyejuk mata (qurrota a’yun), danmandiri, siap meminpin orang lain dan diri sendiri.Bahkan setiap hari orang tua minta kepada Allah melalui do’a.Sebagaimana firman Allah Surat Al-Furqon ayat 74, yangartinya: “
”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan anak-anak kami sebagai penyejuk mata dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertqwa.”
Harapan yang setiap hari dilafalkan lewat doa seringkalitidak diikuti dengan perilaku yang baik kepada anak-anakkita. Banyak kesalahan yang dilakukan oleh orang tua bukankarena orang tua tidak sayang. Justru karena sayangnyakelewat batas, banyak orang tua melakukan kesalahan. Anakselalu diprotek untuk tidak bertemu dengan masalah.Padahal, pengalaman menjadi pelajaran yang menarik bagianak. Pendiri Pondok Modern Gontor, Ustad K.H. ImamZarkasyi mengatakan bahwa
Pengalaman itu sebagaiinduknya pengetahuan.
Ini artinya, jika anak tidak dilatihmenyelesaikan masalah sendiri, anak sudah kehilangan momenpenting di masa kecil.Orang tua berharap anaknya memiliki kemandirian,namun sejak kecil anak tidak boleh berhadapan denganmasalah. Menghadapi masalah sedikit saja orang tua sudahharus memberikan perlindungan yang berlebihan. Bahkanada kecenderungan orang tua tidak mau direpotkan, yangpenting anaknya tidak menghadapi masalah, aman daripersoalan.Ketika melihat anak menangis minta sesuatu, orang tuasegera memberikan, meskipun itu belum perlu. Ketika melihatanaknya belajar berjalan dan terjatuh, orang tua segeramenolong tanpa diberi motivasi untuk mencoba melangkahlagi. Hal ini tampak karena orang tua begitu sayang kepadaanak.Takut jika anaknya terluka. Orang tua tidak mengingin-kan anaknya menangis karena anak menangis berarti adamasalah. Maunya orang tua ingin segera membantu.Dunia anak memang dunia bermain, baik itu di sekolahmaupun di rumah. Dalam permainan itu, anak mulaiberhadapan dengan keberagaman teman. Ada yang pendiam,ada yang jail, bahkan ada yang suka mengganggu. Menghadapimasalah seperti ini terkadang orang tua kurang memberikanapresiasi. Maunya si anak harus berteman dengan yang aman-aman saja, anak yang pendiam, anak yang pintar. Lebihparahnya, ketika anak mengalami masalah dengan temannya,justru orang tua yang mengambil inisiatif untuk membantusegera dan menyelsikan dengan caranya sendiri.Sekali lagi, kesalahan orang tua terhadap anak bukankarena tidak sayang, tetapi kelewat sayang. Anak tidak diberikesempatan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Denganbahasa lain orang tua tidak tega jika anaknya harus bersusah-susah menyelesaikan masalah.Orang tua pasti ingin anaknya menjadi pemenang dantidak mau anaknya menjadi pecundang. Namun denganperlakukan yang berlebihan seperti ini
(over protectif)
makasangat memungkinkan anak hanya akan menjadi pemenangdi rumah, tetapi sebaliknya jika di luar rumah, anak akanmenjadi pecundang. Setiap ada masalah selalu minta tolongkarena tidak bisa menjadi
 probem solver 
justru yang seringanak hanya sebagai
 problem maker..
Apapun yang dikehendaki oleh anak akan terpenuhi.Anak tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah.Semua masalah yang dihadapi oleh anak sudah diambil aliholeh orang tua. Anak selalu merasa aman dan nyaman disamping orang tua. Seolah-olah tidak ada orang lain yangberhak mengganggu dirinya selama masih ada orang tua. Jikahal ini terjadi terus menerus, maka kelak dewasa anak sulitberperilaku mandiri.Keinginan orang tua bisa terwujud jika orang tua maumenahan diri. Memberikan kesempatan kepada anak untukbelajar menyelasaikan masalahnya sendiri. Sebenarnyamasalah yang dihadapi oleh anak-anak tidak terlalu rumit.Insya-Allah anak-anak mampu menyelesikan masalahnyasendiri. Orang tua cukup memberikan motivasi untuk bisamenghadapi setiap masalah anak dengan tenang. Bukan or-ang tua yang mengambil alih agar anaknya bisa terhindar dari masalah.Berdasarkan pengalaman yang ada di masyarakat, banyakorang sukses yang kehidupannya ditempa melalui pengalamanhidup sejak kecil. Merekalah yang mampu memenangkanpersaingan di dunia nyata. Anak yang sejak kecil seringberhadapan dengan masalah dan diajari untuk menyelesaikanmasalah, dialah yang akan memiliki kekayaan luas terhadapproblem yang dihadapi dan tahu cara menyelesaikannya.Akhirnya, dia akan menjadi
 problem solver.
Pengalaman hidup adalah hal yang sangat berharga untukkemudian hari. Ibarat seorang dokter yang sering menghadapipasien, maka dokter tersebut akan banyak memilikipengalaman. Begitu juga seorang guru yang sering menghadapibroblem di kelas, maka dengan pengalaman itu, akan banyaklangkah yang diperoleh untuk menyelesaikan masalah,asalkan guru itu tidak mudah mengeluh.Rasulullah Muhammad SAW mempunyai pengalaman hidupyang cukup berat. Ketika dilahirkan, tidak bertemu denganayah. Ketika usia enam tahun ditinggal oleh ibu. Dengankondisi yang cukup berat itu, Muhammad mampu menghadapipermasalahan dengan baik. Akhirnya beliau tampil sebagaipemimpin yang paling berpengaruh.Insya-Allah kita semua berharap anak kita menjadi anakyang tangguh. Anak yang siap menghadapi tantangan hariesok yang lebih berat. Untuk itu, berikan kesempatan kepadaanak-anak kita untuk belajar menyelesaikan masalah yangdihadapi. Biarkan anak kita bertemu dengan keragamanmasalah. Namun demikian, ajarilah untuk menyelesaikanmasalah dan bukan mengambil alih masalah. Dengan demikian,insya-Allah kita akan menemukan anak-anak kita yangtanggung jawab dan siap menghadapi masalah dan menjadipemimpin masa depan yang sukses dan mulia. Amin.
:: Beranda

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kid's Q-Ta liked this
Gembrot Gendut liked this
amdtur liked this
nagalolaloli liked this
Su Sandi liked this
Noetz CLuth liked this
geubu liked this
muhamadzainudin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->