Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kenakalan Remaja KTI Arif

Kenakalan Remaja KTI Arif

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 3,644 |Likes:
Published by arief

More info:

Published by: arief on Dec 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Banyak orang berkata, bahwa remaja adalah kelompok yang biasa saja, tidak jauh beda dengan kelompok manusia yang lain. Sementara pihak lain menganggap remaja adalahkelompok orang yang sering menyusahkan orang-orang tua. Pada pihak lain lagimenganggap, bahwa remaja adalah manusia yang perlu dimanfaatkan karena memiliki banyak potensi. Namun mana kala remaja sendiri yang angkat bicara tentang dirinya, maka iaakan menyatakan hal lain. Mungkin mereka berbicara tentang ketakutan, ketidak pedulianorang lain atau bahkan ketidak adilan atau juga, mereka berpendapat bahwa remaja adalahkelompok minoritas yang punya warna tersendiri yang sukar dijamah oleh orang lain atauorang tua. Pandangan semacam inilah yang nantinya akan memunculkan satu bentuk prilakuyang berlawanan dengan norma sosial. untuk lebih jelasnya tentang hal ini berikut uraiankami dalam pendahuluan :
A.Latar Belakang Masalah
Remaja sebagai insan manusia yang tergolong dalam masa labil membuat merekasering melakukan hal-hal yang berlawanan dengan norma, baik disengaja maupun tidak. Namun sebenarnya penyimpangan yang di lakukan oleh remaja bukan tanpa alasan ataupunsebab. Banyak faktor yang mendasari akan munculnya prilaku tersebut. Namun tak sedikitdari kita mampu menganalisis, apa penyebab dari kenakalan remaja itu, padahal problemsemacam ini, nantinya akan sangat merugikan berbagai pihak. Diantaranya remaja itu sendiri,orang lain dan juga lingkungan. Sebagai generasi muda hendaknya remaja mendapatkan perhatian serius dari kita semua, agar dikemudian hari mereka dapat menjadi generasi bangsayang berkompeten dan dapat mengharumkan nama bangsa
B.Rumusan Masalah
Permasalahan mendasar pada penelitian ini adalah, hampir sebagian besar remajamelakukan penyimpangan (kenakalan remaja). Berpijak pada permasalahan tersebut, makakami melakukan penelitian pada remaja yang terlibat dalam masalah penyimpangan /kenakalan remaja. Dan memberikan solusi pemecahan masalah tersebut.
 
C.Tujuan penelitian
Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui dengan jelas apa itu kenakalan remaja, beserta sebab musabahnya
D.Hipoteses Tindakan
Jika kita mampu memberikan sikap yang tepat pada remaja maka kenakalan remajayang selama ini menghambat peningkatan SDM yang berkompeten dapat diminimalisir.
E.Manfaat Penelitian
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi beberapa pihak, antara lain :1. Keluarga, hasil penelitian ini dapat dijadikan tolak ukur dalam mendidik anak, agar anak tidak terjerumus pada kenakalan remaja.2. Kepolisian, penelitian ini dapat dijadikan landasan untuk mengambil sikap dalammenaggulangi kenakalan remaja.3. Pehak sekolah, hasil penelitian ini dapat di jadikan landasan dalam membina anak didiknya.4. Remaja, penelitian ini dapat di jadikan kajian akan pentingnya menempatkan diridalam kehidupan bermasyarakat.
BAB IIKAJIAN PUSTAKA
 
A.Masa Remaja dan Penggolonganya :
L.C.T. Bigot, Ph. Kohnstam dan B.G. Palland, ahli-ahli psikologi berbangsa Belanda, pernah mengemukakan berbagai masa kehidupan manusia, seperti dikutip secara lengkapoleh Drs. B. Simanjuntak, SH. (namun disini kami hanya memaparkan masa remaja saja).a) Masa Pueral : 13 – 14 tahun b) Masa Prae pubertas : 14 – 15 tahunc) Masa Pubertas : 15 – 18 tahund) Masa Adolescence : 18 – 21 tahunSedang untuk pendapat kedua dalam hal ini, ahli-ahli Indonesia yang berusaha memberi batasan rentang usia remaja, namun dasar pemikiran para ahli tersebut masih banyak dipengaruhi oleh ahli di atas. Drs. M.A. Priyatno, S.H yang membahas kenakalan remajamenurut pandangan agama Islam menyebutkan, rentang usia 13 – 21 tahun adalah masaremaja. Dra. Singgih Gunarsa dan suami, walau menyatakan kesulitan dalam menentukan batasan masa remaja di Indonesia tapi akhirnya mereka sepakat bahwa usia antara 12 – 22tahun sebagai masa remaja. Sedang Dra. Susilowindradini, untuk menghindari salah paham, berpatokan pada literatur Amerika dalam menentukan masa pubertas (11/12 – 15/16 tahun).Selanjutnya beliau menguraikan tentang masa remaja awal atau Early Adolescence (13 – 17tahun) dan remaja akhir atau Late Adolescence (17 – 21 tahun).Dr. Winarno Surachmad, setelah meninjau banyak literatur luar negeri, menulis usia 12 – 22tahun adalah masa yang mencakup sebagian terbesar perkembangan Adolenscence. SedangKwee Soen Liang S.H membagi masa pubertas sebagai berikut :
1. Prae Pubertas, Laki-laki : 13 14 tahun 3. Adolescence, Laki-laki : 19 23 tahunWanita : 12 13 tahun Wanita : 18 21 tahun2. Puberteit, Laki-laki : 14 – 18 tahunWanita : 13 – 18 tahun
Berpijak pada pernyataan dari para ahli tersebut di atas, maka kami mengambil kesimpulansebagai berikut :
1.Masa Pra-Pubertas ( 12-13 Tahun )
Masa ini disebut juga masa pueral, yaitu masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja.Pada masa ini banyak perubahan yang dialami oleh remaja. Antara lain, meningkatnyahormon seksualitas, mulai berkembangnya organ-organ seksual atau organ-organ

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Shadow0056 liked this
Dedi Saputra liked this
Fajar Rasya liked this
arief liked this
Rani Rann Alnisa liked this
Jean Juwita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->