Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
NASKAH RIWAYAT HARI JADI LAMONGAN

NASKAH RIWAYAT HARI JADI LAMONGAN

Ratings: (0)|Views: 1,296 |Likes:
Published by api-3856536

More info:

Published by: api-3856536 on Dec 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

NASKAH RIWAYAT
HARI
JADI
LAMONGAN
LAMONGAN 1883
RENCANA ISI NASKAH RIWAYAT KABUPATEN
LAMONGAN
=========================================
BAB I
PENDAHULUAN

1. Masyarakat Kabupaten Lamongan beserta segenap Instansi dan Lembaga Pendidikan yang ada, sangat mendambakan dapatnya disusun secara tertulis "Sejarah" atau "Riwayat" Kabupaten Lamongan, dengan maksud agar dimasa sekarang dan dimasa mendatang dapat mengetahui, mengerti dan bila perlu mengkoreksi Sejarah atau Riwayat tersebut.

2. Penulis menemui kesulitan yang cukup banyak dalam menyusun Naskah ini, karena langkanya kepustakaan yang memuat riwayat atau sejarah daerah kita, Lamongan ini. Memang sudah diketemukan puluhan batu prasasti di daerah ini, namun batu prasasti tersebut hampir semuanya sudah dalam keadaan rusak berat, karena sejak dulu tidak pernah dipelihara, sedang batunya bukan dari batu kali melainkan batu gunun, sehingga huruf \u2013 hurufnya menjadi aus karena hujan, terik matahari dan pengaruh alam lainya.

3. Dalam kenyataan yang demikian itu, maka sumber data yang dapat ditimba oleh penulis kemudian "diolah" dan disusun menjadi naskah ini. Adalah tokoh \u2013 tokoh tua penduduk Kabupaten Lamongan, yang secara temurun menerima ungkapan riwayat atau sejarah Lamongan ini secara lesan dari leuhurnya atau dari tokoh \u2013 tokoh tua pada jamanya.

4. Oleh sebab itu semua, kiranya tidak mengherankan bila isi Naskah ini hanya disebut Riwayat atau Cerita Rakyat, karena dinilai bobotnya hanya setara itu. Tetapi oleh karena sejauh ini Riwayat Lamongan atau Cerita Rakyat yang ada di daerah Lamongan ini belum pernah disusun secara tertulis, maka penulis igin menyumbangkan karya tulis ini kepada siapa saja yang menganggap perlu.

5. Sudah barang tentu dalam naskah ini termasuk dirangkum sejarah Hari Jadi Kabupaten Lamongan berikut perkembanganya sampai sekarang dan bahwa naskah ini dimulai dengan peristiwa \u2013 peristiwa yang dialami kerajaan Majapahit yang menyebabkan terjadinya peristiwa \u2013 peristiwa yang terjadi di daerah Lamongan sebelum Hari Jadi Lamongan. Di bawah ini penulis menyusun peristiwa \u2013 peristiwa tersebut dalam BAB \u2013 BAB secara berurutan.

BAB II
RAJA PERTAMA KERAJAAN MAJAPAHIT ( 1293 \u2013 1309 M)

Pada jamanya Raja Pertama Kerajaan Majapahit, ialah Raden Wijaya yang bergelar Kartarajasa Jayawardana, sudah terdapat jalan purbakala yang menghubungkan pusat Kerajaan tersebut dengan Bandar Tuban di pantai utara, yang wawaktu itu bernama Kambang Putih. Jalan purbakala tersebut melintasi wilayah Kabupaten Lamonga (yang sekarang), yaitu di bagian selatan dan barat mulai desa Pamotan di batas selatan dan desa Babat di batas utara. Jalan ini cukup vital dan cukup ramai dilalui para pedagang , para pungawa praja,para prajurit dan umum lainya. Akibat daripada itu , maka kehidupan bermasyarakat dan berpemeritahan di sepanjang jalan purbakala ini dan daerah-daerah sekitarnya, sudah lebih dahulu ada dan sudah lebih teratur di banding dengan kehidupan bermasyarakat dan berpemeritahan di wilayah Lamongan bagian timur. Kehidupan bermasyarakat yang sudah teratur ini yang dapat dibuktikan dengan banyaknya batu prasasti (\u00b1 40 buah) yang padah akhir-akhir ini dapat kita temukan di tempat-tempat sepanjang tepi jalan purbakala tersebut, jugak beberapa petilasan-petilasan kuno.

BAB III
RAJA KEDUA KERAJAAN MAJAPAIT (1309-1328 M.)

Raja kduah kerajahan Majapait yang lahir dari ibuyang berasal dari Negeri Campa itu, bernama Raden Kalagemet bergelar prabu Jayanegara. Selama tahta Majapahit dipegang oleh prabu Jayanegara, kerajahan terus-menerus dirudung pemberotakan. Suatu ketika keraton Majapait dikuasai oleh pemberotak dan Raja sempat mengungsi kesuatu daerah yang disebut Badender dan yang kemudian berpinda tempat pengngusiannya ke suatu tempat yang kini disebut Grujugurit ,wilayah kecamatan Ngimbang , kabupaten Lamongan. Di tempat baru inilah Raja menemukan seorang anak mudah bernama Joko Modo , yang oleh Raja laluh yang diakat menjadi perajurit dan yang akhirnya berhasil menupas pemberotak yang menguasai istana Majapait. Perajurit Modo yang gaga berani dan amat setia inilah yang dikemudian hari menjadi mapati kerajaan Majapait dengan di anugrahi gelar G

BAB IV
JOKO MODO (1300-1363 M.)

Joko Modo sebenarnya adalah putera Raden Wijaya, Raja petama kerajaan Majapait ,tetapi yang lahir dari seorang istri ampean atau selir. Waktu masi dalam kandungan telah yang diramalkan seorang pandito sakti , bawah sang bayi di kelak kemudiannya akan menjadi seoarang kesatria yang gaga perkasa dan tokoh kerajaan Majapahit yang tiada tolak bandingnya. Waktu itu Raden Wijaya mempuyai putera laki-laki yang sudah diakat dan diumumkan sebagai pangeranpati , calon pengganti Raja bernama Raden Kalagemet yang waktu itu berhusia 6 tahun. Karenanya tidak mengherankan bila Prabu Kartarajasa menaruk rasa khwatir terhadap sang bayi yang dikandung oleh garwo ampean tersebut. Raja memutuskan , garwo ampean tersebut yang konon bernama Dewi Andongsari , harus dibuang ke tempat yang jauh yaitu di alas njendung, kini

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hayu c'Armagala liked this
Yok's Kalachakra liked this
Robithoh Islami liked this
Robithoh Islami liked this
Siti Muthmainnah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->