Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
31Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pembahasan Muzaroah

Pembahasan Muzaroah

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 2,109 |Likes:
Published by aziezoel

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: aziezoel on Dec 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Masalah kehidupan yang paling dominan di Indonesia adalah masalah perekonomian,masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kesulitan ekonomi karena pendapatanyang rendah yang tidak sesuai dengan kebutuhan hidupnya, bahkan masih banyak masyarakatIndonesia yang menjadi pengangguran atau hanya bekerja serabutan untuk menyambunghidupnya, seperti halnya petani penggarap, yang bekerja sebagai penggarap lahan pertanianyang dimiliki oleh orang lain, atau dalam fiqih muamalah biasa disebut
Muzara’ah
.Dewasa ini banyak masyarakat yang kurang mengetahui tentang pengertian
Muzara’ah
beserta hukum, rukun dan syaratnya. Apabila kita perhatikan kehidupanmasyarakat Indonesia yang agraris. Praktik pemberian imbalan atas jasa seseorang yang telahmenggarap tanah orang lain masih banyak dilaksanakan, terutama pada daerah-daerah yangmasih banyak memiliki lahan pertanian, pada praktik pemberian imbalan atau jasa tersebutada yang cenderung pada praktek 
Muzara’ah
dan ada juga yang cenderung pada praktik 
Mukhabarah
, hal tersebut tergantung dari kesepakatan kedua belah pihak.Dalam kenyataan sehari-hari, banyak orang-orang ataupun institusi/perusahaan yang punya tanah-tanah yang luas tetapi tidak mau, tidak merasa butuh atau tidak mampu untuk mengolah tanahnya. Bagi yang tidak mau dan tidak merasa butuh mengolah tanahnya, makahendaklah dia sadar bahwa dalam pandangan Islam tanah tersebut bisa jadi sudah bukanmiliknya lagi sebagaimana hadits sbb:
“Tanah-tanah lama yang pernah ditinggalkan maka menjadi milik Allah dan RasulNya, kemudian untuk kalian sesudah masa tersebut. Barang siapa yang membuka lahan(tanah) baru, maka tanah itu menjadi miliknya dan tidak memiliki hak lagi apabila selamatiga tahun diabaikannya.”
Jadi tanah-tanah menjadi gersang dan bumi menjadi tambah panas antara lain karenasiapapun yang mengklaim memilikinya telah mengabaikan tanah yang di klaimnya tersebut.Lantas solusinya bagaimana agar dia tetap memilikinya?; biarkanlah orang lain yang bisa mengolahnya, mengolah dengan bagi hasil.
Muzara’ah
inilah akad bagi hasilnya untuk  pemilik tanah dan yang menggarapnya.Praktek demikian dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat sesudahnya.Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW mempekerjakan penduduk Khaibar dengan upah sebagian dari biji-bijian dan buah-buahan yang bisa1
 
dihasilkan dari tanah Khaibar.Berkaitan dengan
Muzara’ah
, ada Hadits yang melarang sepertiyang diriwayatkan oleh (H.R Bukhari) dan ada yang membolehkan seperti yang diriwayatkanoleh (H.R Muslim). Berdasarkan pada dua Hadits tersebut mudah-mudahan kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan oleh salah satu pihak, baik itu pemilik lahan maupun petani penggarap.BAB IIPERMASALAHAN2
 
Salah satu permasalahan utama dalam pembangunan di sektor pertanian adalahlemahnya permodalan. Pemerintah telah berusaha mengatasi permasalahan tersebut denganmeluncurkan beberapa kredit program untuk sektor pertanian. Kredit program yang memakaisistem bunga menunjukkan hasil yang kurang memuaskan, bahkan menimbulkan permasalahan baru seperti membengkaknya hutang petani serta kredit macet. Berdasarkan haltersebut perlu dicari model pembiayaan alternatif, salah satu diantaranya adalah denganMuzara’ah.Seperti dalam pengertian fiqh muamalah adalah fiqh yang mengatur hubungan antar individu dalam sebuah masyarakat. khususnya dalam bidang pertanian, Hubungan yangterjadi harus sesuai dengan ketentuan-ketentuan Islam berdasarkan Al-Quran dan Hadits.Pembiayaan Muzara’ah telah memenuhi persyaratan tersebut. Hanya saja dalam pelaksanaan dan pengembangannya terdapat beberapa masalah yang terjadi selama berjalannya waktu. Dalam makalah ini penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
Bagaimanakah Implikasi Muzara’ah Terhadap Kehidupan Ekonomi MasyarakatPedesaan?
Bagaimanakah Peran Bank Syari’ah Dalam Perkembangan Pertanian di Indonesia?
BAB IIIPEMBAHASAN
3

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Diana Jawa liked this
Binti Nur Asiyah liked this
Syaikhul Ichwan liked this
Ahmad Raihani liked this
Willyz Zha liked this
Dahlia Tambajong liked this
Tuba Gamblong liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->